Cinta Anggita

Cinta Anggita
Berfoto bersama


__ADS_3

Lalu salah dua orang guru,maju ke depan dengan membawa sesuatu." Pak Gilang,mba Gita, mba dan mas nya sekalian. Kami mengucapkan banyak terimakasih sudah mau menerima kunjungan kami kesini. Untuk anak anak menambah pengetahuan mereka bagaimana cara membuat coklat, jadi tidak hanya makan dan makan saja." Kata salah satu guru yang berdiri di hadapan Gita dan Gilang." Dan kami juga punya kenang kenangan untuk kalian, bahwa kami pernah berkunjung ke sini untuk belajar membuat coklat." Lalu guru itu memberikan foto beserta lukisan dari sekolah cinta bunda kepada Gilang,dan Gita dan di moments itu di abadikan Reni, dan Fahri.


"Aaahh iya sama-sama Bu kami pun juga sangat bahagia menerima kunjungan dari sekolah ci*ta Bunda." Kata Gilang lalu Gilang pun bersalaman kepada dua guru yang berada di depan.


Lalu Gita pun meminta berfoto seluruh guru dan semua murid. Lalu beserta tim coklat Semua berfoto. Dan anak murid pun semua bersalaman kepada kakak kakak tim coklat, untuk pamitan pulang. Dan kini anak anak sudah masuk ke dalam mobil, lalu para guru pun juga bersalaman kepada Gita dan kawan kawan untuk berpamitan pulang.


.


Lalu semua anak anak yang berada di dalam mobil pun melambaikan tangan kepada Gita." Daaaaaahhhh.... Ka Gita." Kata semua murid yang berada di dalam mobilnya.


Lalu Gita pun membalas lambaian tangan kepada anak anak." Daaaaaahhhh.... Adik adik hati hati ya. Belajar yang rajin ya semua". Kata Gita dengan senyuman nya.


Gilang tersenyum melihat anak anak yang merasa begitu dekat dengan Gita. Lalu Lukman melihat kakak sepupu nya, dan yang tak lain adalah bos nya." Kenapa mas ko ngeliatin nya Samapi segitu nya?"kata Lukman dengan menaik turunkan alisnya.


Lukman dapat tatapan membunuh dari Gilang." Jangan so tau kamu Man, memang saya hanya melihat Gita saja. Kan di depan juga banyak anak karyawan, Termasuk pacar kamu". Jawab Gilang tanpa ekspresi apapun.


Lukman terkekeh," Yang bilang mas liat Gita itu siapa mas. Kan saya tidak menyebutkan nama Gita. Saya juga tau di depan ada anak anak lain termasuk Reni pacar saya, tapi kenapa mas menyebutkan nama Gita". Gilang tersadar dengan jebakan Lukman yang memberikan pertanyaan kepadanya.


Saat Gilang ingin menjawabnya, Lukman pun pergi meninggalkan Gilang sendirian. Dan bergabung pada teman teman nya, yang sedang berfoto.

__ADS_1


Mereka pun berfoto bersama sama, begitupun juga Joko dan Raffa yang masih menggunakan kostum badut..


Gilang hanya memperhatikan para karyawan nya berfoto, terutama pandangannya tertuju pada Gita, Gilang pun tersenyum melihat Gita tertawa dengan teman-teman nya.


Hanya Gilang yang tidak ikut berfoto, lalu Gita memanggil bosnya yang sedang duduk di kursi." Pak Gilang sini ikut foto, ayo gabung." Ajak Gita, Gilang hanya menggelengkan kepalanya dan memberikan senyuman.


Gita pun berjalan menghampiri bos nya, " Ayoo pak foto bareng sama teman-teman, ngapain sendirian di sini." Kata Gita yang menarik tangan bos nya.


"Gita kamu saja, saya tidak bisa bergaya untuk foto". Kata Gilang yang menolak ajakannya Gita.


"Masa nggak bisa,kapan lagi foto sama pak Gilang. Kan pak Gilang bos baru di sini, ayoo pak foto sama Temen temen". Kata Gita yang memaksa bos nya.


Dan Gilang pun mengikuti Gita, Gita mendorong belakang bos nya. Seluruh karyawan pun melihat keakraban Gita dengan bos nya, dan itu membuat tanda tanya Bu Mutia, citra dan kawan-kawan nya. Dan Gilang pun menuruti permintaan Gita, dan itupun membuat Lukman tersenyum dengan sikap kakak sepupu nya.


Matahari pun sudah sangat terik, waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang. Waktu makan siang dan Adzan Zuhur pun sudah berkumandang, sebagian karyawan pun ada yang melakukan shalat terlebih dahulu, ada yang makan siang lebih dahulu. Namun Gita dan Reni pun lebih memilih shalat Zuhur dahulu. Dan untuk laki laki mereka semuanya shalat di masjid, karena di belakang pabrik terdapat masjid milik warga. Jadi mereka lebih memilih shalat di masjid, begitu Gilang dan Lukman. Dan Gilang pun sedikit sedikit sudah bisa berbaur dengan karyawan laki laki.


Kini Gita dan Reni sedang makan siang berdua di kursi depan. Karena kursi belakang sudah ada Citra dan kawan kawannya.


Reni dan Gita tertawa cekikikan karena melihat foto-foto,yang menurut mereka lucu."Git, Joko kasian muka nya nggak keliatan,hihihi.... "Kata Reni.

__ADS_1


"Iya, tapi ini ada Joko nya ko. Kirimin ke gue ya Ren, tapi yang ada gue nya aja Ren." Kata Gita yang meminta Foto dirinya di handphone Reni.


"Ini semua foto ada elo nya Git. Apa yang di pilih nya Git." Kata Reni dengan terkekeh." Udah aah yuk lanjut makan, laper gue Git".


Lalu mereka pun melanjutkan makannya, saat sedang makan Gilang dan Lukman datang." Ekhem.... Serius banget makan nya.?


"Makan pak Lukman, makan pak Gilang". Kata Gita yang menawarkan makanan.


Gilang hanya melihat sekilas," Heeemmm...." Lalu melanjutkan jalannya kembali.


"Iya Gita, Ren, kita makan di sini saja biar saya ada temen makan di sini. Sebentar ya saya ajak pak bos kanebo kering dulu". Kata Lukman di akhir kalimat suaranya di kecilkan, takut terdengar yang punya nama tersebut . Membuat Lukman, Reni Gita terkekeh mendengar Lukman bicara.


Reni dan Gita hanya tersenyum, dan menganggukkan kepalanya. Lalu Lukman pun berjalan menuju ruangan bos nya. Karena ruangan Gilang tertutup sedikit, jadi Lukman hanya mengintip saja.


" Syuuut,, syuuut .... Mas makan yuk, kita makan bareng bareng."


Gilang berdecak saat melihat Lukman" Ceeek.... Kamu makan lah Man duluan, saya belum lapar". Kata Gilang yang masih duduk di kursi ruang kerjanya..


"Ya sudahlah kalau makan nya nanti, tapi mas lebih enak makan sama sama. Inget mas kata Jessy yang slalu khawatir papahnya kalau sudah kerja lupa makan. Ya sudah aku makan dulu." Lukman pun turun dari ruangan Gilang, lalu mengambil nasi box. Memang Gilang dan Lukman memesan nasi box untuk para karyawan makan siang, jadi tidak mesti harus beli makan di luar

__ADS_1


Lukman bergabung makan bersama Gita dan Reni," bos Kata nya makanya nanti". Lalu Lukman membuka tempat makanan nya. Baru ingin memasukkan makanan, Gilang keluar dari ruangannya. Dan turun kebawah mengambil makanan, dan bergabung dengan gita,Reni, dan Lukman.


Gilang duduk di samping Lukman," saya makan gabung kalian ya". Gita, dan Reni menganggukkan kepalanya, sedangkan Lukman tersenyum melihat Gilang yang ikut bergabung untuk makan siang. Gilang membuka nasi box nya,lalu mulia memakan nasi boxnya lalu makan bersama dengan Gita, Reni dan Lukman.


__ADS_2