
L: "Gimana Bang, soal berantem aye udah ladenin, soal ngaji abang udah dengerin kan, tuh pengantin laki-laki udad bawain.
Ape aye ama rombongan udah boleh masuk, ape masih ade saratnye lagi,
Bang.?"
P: " Cukup dah Bang... Rase-rasenye kage sie-sie aye bebesanan ame Abang.
Soal silat Abang jago, soal ngaji noh pengantin juga bise. Aye Cuma bisa bilang.
Buah mangga bukan sembarang mangga
buahnye satu tulung petikin
Aye bangga bukan sembarang bangga
mantu yang begini yang aye arep-arepin
ahlan wasahlan buat Abang ame rombongan…
Assalamu, alaikum…
Kini rombongan keluarga mempelai pria pun sudah di perbolehkan masuk.
Sebelum masuk Gita di bawa keruang rias terlebih dahulu. Dan saat masuk pun Gilang di pasangkan bunga melati yang sudah di renteng berbentuk lingkaran. Lalu di pasangkan oleh Bu Siti di leher Gilang. Gilang pun mencium tangan kedua orang tuanya Gita, begitu pula kedua orang tuanya Gilang saling bersalaman.
Seserahan yang Gilang bawakan untuk Gita, kini sudah di berikan oleh keluarga Gita, untuk di simpan di dalam.
Setelah itu Gilang pun sudah duduk di sebuah kursi,di mana berhadapan dengan pak penghulu, dan pak Jaka ayah Gita. Dan adu dua saksi yang di pinta oleh dua pihak keluarga. Dan Gita pun masih belum boleh dipertemukan Gilang selama Gilang belum mengucapkan ijab Qobul, dan mendengar kata SAH.
Gita yang berada di ruangan rias di temani oleh Reni dan Fitri, nampak gelisah. Kini tangan Gilang memegang tangan pak Jaka, saat tangan di hentakan Gilang dengan lantang mengucapkan ijab Qobul dengan lancar dan benar.
Semua orang pun mengucapkan SAH,dan membaca doa. Dan Gita pun mengusap wajahnya dan membaca doa, karena setatus nya saat ini sudah menjadi istri dari pria bernama Gilang Wijaya.
Kini Gita pun di bawa bersama Gilang, Gita pun berjalan dengan anggun. Gilang tersenyum melihat Gita menghampiri dirinya, dengan nampak tersipu malu.
__ADS_1
Kini Gita sudah berhadapan dengan Gilang, kini Gita di pasangkan cincin nikah dijari manis sebelah kanan. Lalu Gita mencium tangan Gilang, yang kini sudah menjadi suaminya. Gilang pun menyentuh ubun ubun kepala Gita dan membacakan doa, setelah membaca kan doa Gilang mencium kening Gita. Kini mereka sudah Sah menjadi pasangan suami istri.
Kini mereka sudah duduk di atas pelaminan, wajah bahagia terpancar di wajah mereka. Dan Jessy yang berada di tengah-tengah mereka juga terlihat Bahagia.
Reni dan Lukman naik di atas pelaminan Gita dan Gilang." Selamat mas Gilang sekarang sudah SAH menjadi suami Gita, aku titip sahabat ku ini ya Semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Amiin ." Sambil bersalaman ke Gilang, bos nya sekaligus calon kakak iparnya.
" Aamiin.... Trimakasih Reni atas doanya, dan saya juga akan berusaha menjaga titipan kamu ini. Sahabat yang kamu sayangi ini, Trimakasih sudah menjadi sahabat yang baik untuk Gita". Reni pun mengangguk, Reni pun bergeser ke arah Gita
" Mas selamat ya akhirnya SAH juga, jadi ga perlu lah ngintip ngintip Gita dari balik kaca ruangan". Gita dan Reni mendengar Lukman bicara seperti itu Lukman. Gilang pun langsung menginjak kaki Lukman dengan sangat kencang, lalu tersenyum menyeringai menatap Lukman.
" Kiyaaa.... Aduh sakit mas, ga usah pake diinjak juga kaki gue mas." Lukman meringis, lalu Gilang pun mengangkat kakinya dari kaki Lukman.
Lalu Reni hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah absurd Lukman. Dalam acara seperti ini bisa bisa nya bikin pengantin kesal.
" Gita, selamat ya akhirnya lo sudah SAH menjadi seorang istri, dan menjadi mamah untuk Jessy. Semoga kalian menjadi keluarga yang bahagia ya, pokoknya gue senang liat elo bahagia." Sambil memeluk tubuh Gita.
" Aamiin .... Trimakasih ya, semoga Lo akan menyusul secepatnya Ren sama mas Lukman. Dan kita bukan cuma hanya teman tapi kita akan menjadi saudara an". Reni pun mengangguk.
" Amiin amin ya Allah..." Jawab Reni, dan mereka tertawa bersama.
" Selamat Gita, sekarang sudah jadi kakak ipar saya. Semoga kalian selalu bahagia, dan cepat cepat memiliki momongan agar Jessy ada temannya." Kata Lukman yang menaikan kedua alisnya.
" Amiin, Trimakasih mas. Insya Allah kalau Allah menghendaki. Trimakasih atas doa nya, dan semoga mas Lukman cepat nyusul ingat umur mas". Jawa. Gita dengan di akhir kata nya wajah Lukman nampak bete. Dan Gita hanya tersenyum, begitu pun Gilang yang ikut terkekeh.
" Trimakasih Git, sekali ngomong nusuk banget sampai bawa bawa umur segala". Gita pun terkekeh mendengarnya,Reni tidak dengar karena Reni bersalaman ke orang tua Gilang.
Dan kini Gita dan Gilang menjadi Ratu dan Raja sehari semalam. Wajah Gilang terlihat aura kebahagiaan, ke dua orang tua mereka sangat bahagia.
Kini Gita dan Gilang sedang mengganti kostumnya. Gilang masih menunggu Gita di ruang rias, Gilang tersenyum melihat Gita yang sedang di rias.
Sambil menikmati makan siangnya, sekaligus Gilang menyuapi Gita yang sedang duduk di meja rias. Gita merasa kepalanya sangat pusing mungkin karena menggunakan Siangko mahkota kecil penutup wajahnya. Memang itu sedikit beras saat memakai itu. Gilang merasa tak tega melihat Gita, mangkanya Gilang menyuruh Gita beristirahat sejenak.
Kini mereka sudah mengganti kostum pengantin nya, dan sekarang mereka sudah duduk di bangku pelaminan. Wajah kebahagiaan masih terpancar di wajah mereka.
Tamu undangan pun tidak ada habis habisnya datang ke acara mereka. Semua itu tamu tamu penting dari pak Hendra dan Gilang, karena merek mengundang kolega kolega dan seluruh karyawan nya.
__ADS_1
Kini waktu sudah menunjukkan sore hari menjelang malam. Acara pernikahan mereka pun hanya sampai jam delapan malam. Gita dan Gilang pun sudah mengganti kostumnya yang ke tiga.
Setelah mengganti kostum Gilang dan Gita pun duduk kembali ke pelaminan. Banyak sekali sesi pemotretan yang Gita dan Gilang lakukan setiap kali ganti gaun, para tamu undangan, keluarga,saudara,dan teman temannya.
Saat Gita dan Gilang sedang berfoto, Gilang dan Gita, melihat kelompok rombongan yang mereka kenal.
Karyawan yang di pabrik pun semuanya datang ke acara pernikahan bos nya.
Gilang menunjukkan senyumnya dengan wajah hangat nya ke semua karyawan nya. Gita pun juga sangat bahagia teman teman nya yang datang ke acara pernikahan nya.
" Selamat ya atas pernikahan nya ya Gita, bersama pak Gilang. Semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Amiin.." Ucap mpo Ati, Gilang dan Gita pun ikut mengamini ucapan mpo Ati." Ya ampun Gita, elu cantik bener. Udah kaya Barbie, senang gue liat elu". Mpo Ati pun memeluk Gita dan cipika-cipiki Gita.
"Trimakasih ya kalian sudah datang ke kesini. Sekarang kalian makan nikmati semuanya bebas kalian makan nya". Ucap Gilang membuat semua karyawan tertawa.
Dan mereka semua semuanya pun memberikan selamat kepada bos nya dan Gita sebagai teman mereka.
Dan karena Gilang memanggil acara live music, untuk menghibur acara pernikahan nya. Reni pun ikut mengisi acara musik dengan menyanyikan lagu untuk para tamu.
Rizal pun tak mau kalah dia juga ikut menyumbangkan lagu untuk mengisi acara di pernikahan Gita untuk menghibur tamu undangan.
Namun saat Reni ingin duduk bersama teman teman kerjanya, Reni melihat seorang laki-laki yang sangat ia kenal datang ke acara pernikahan Gita.
Reni dan Lukman saling menatap satu sama lain, Reni dan Lukman pun menghampiri orang itu.
" Andi Lo ko datang, kan.?" Reni belum selesai bicara Andi sudah memotong pembicaraan Reni.
" Kenapa? Lo kaget kenapa gue bisa datang. Jahat Lo Ren, Gita nikah gak ngundang gue. Sahabat macam apa Lo, Gita nikah sampai gue gak di undang". Ucap Andi dengan wajah kesalnya.
" Jangan marah sama Reni, Lagian kami hanya tidak ingin sesuatu terjadi d sini yang tidak kami inginkan." Jawab Lukman dengan wajah tak suka.
Dan di situ terjadilah saling menatap dengan tatapan tak suka dari Lukman dan Andi. Reni bingung harus bagaimana, karena mereka berdua juga berarti bagi Reni. Sahabat dan kekasihnya, karena permasalahan tamu yang tak di undang.
Karena Andi mantan pacarnya Gita, dan dia masih memiliki rasa sama Gita. Gilang pun tak ingin jika Andi datang ke acara pernikahan nya. Karena Gilang tidak ingin sesuatu terjadi di acara pernikahan, apa lagi terjadi sesuatu pada Gita, yang tidak di inginkan oleh Gilang.
Bersambung.....
__ADS_1