
Gita pun dapat sambutan dengan tepuk tangan yang meriah, karena memang Gita memainkan gitar dan lagu nya, di bawakan dengan sempurna.
Gilang merasa dirinya benar-benar sudah gila, akan diri Gita. Buktinya Gilang merasa kagum,dan terpesona akan diri Gita yang bernyanyi di panggung dengan suara yang bagus dan merdu.
Bahkan petikan gitar akustiknya, sangat sempurna di mainkan. Padahal itu mendadak tapi Gita membawa kan nya dengan tenang dan sempurna.
Setelah Gita membawakan dua lagu, yang dia nyanyikan. Gita kembali ke kelompoknya, dan duduk kembali bersama Reni.
" Keren loe Git, elo gak liat pak Gilang terpesona ngeliat elo nyanyi kaya tadi." Ucap Reni membuat Gita tersenyum mendengarnya.
"Masa sih, abis gue belum siap aja buat ngisi acara. Tapi kalau memang merasa terhibur ya Alhamdulillah". Jawab Gita.
Dan setelah acara musik selesai, kini acaranya membuat perlombaan. Di mana para peserta mengikuti setiap perlombaan. Dan teman teman Gita pun juga sudah mengikuti perlombaannya, ada yang menang dan ada yang kalah..
Dan sekarang giliran Gita yang di suruh ikut maju, Gita Reni, Lukman dan Gilang maju. Mereka memainkan sendal bakiak, karena setiap kelompok ada empat orang. Dan Gilang sebagai atasan juga ingin menikmati permainannya. Untuk di depan ada Gilang, di tengah ada Gita,Reni dan paling belakang Lukman.
"Dengar ya, kalau saya bilang kiri, kalian harus menggerakkan kaki kiri kalian. Kalau saya bilang kanan, kalian harus menggerakkan kaki kanan kalian. Paham kan, saya akan kasih aba aba pada kalian." Gilang kasih pengarahan kepada tim nya, semua pun mengangguk Karena paham apa yang di ucapkan Gilang.
Gilang menarik tangan Gita untuk berpegang di pinggangnya. Begitupun Reni, dan, Lukman.
Lukman hanya tersenyum karena mendengar teriakannya dari karyawan nya.
'Pak Lukman modus, pak Lukman modus, cari kesempatan dalam kesempitan.
Tapi tidak dengan Gita, yang jantungnya Sepertinya ingin keluar, karena memegang pinggang Gilang. Pria yang sudah mengungkapkan isi hatinya kepada Gita.
Oke semua siap,kita mulai
1
__ADS_1
2
3
Kanan, kiri,kanan, kiri, kanan kiri. Begitu suara aba aba Gilang. Sampai seterusnya, agar kompak. Ada juga yang teriak, ijo, ijo ijo. Macam macam teriakan dari para peserta.
Dan akhirnya ternyata tim Gilang yang menang, karena mengikuti arahan dari Gilang. Yang lain ada yang terjatuh, ada yang putus sendal bakikak mereka.
Dan sampai acara selesai, mereka pun membuat acara sendiri. Ada yang berenang, dan ada yang kembali ke penginapan mereka.
Gita sebenarnya tidak mau ikut, karena Gita memang tidak bisa berenang. Namun karena Reni dan teman temannya memaksa, Jadi terpaksa Gita ikut.
Jessy yang sedang berenang begitu menikmati. Apalagi di temani oleh mamah Henny, dia merasa senang.
Kini Gita merasakan rasa tidak nyaman, dan Gita pun naik ke atas kolam. Dan Gita berjalan meninggalkan Reni, yang sedang berenang bersama Lukman dan Jessy. Dan saat Gita ingin ke tempat bilas, dan melewati kolam yang kedalamannya dua meter. Tiba-tiba ada seseorang yang mendorong tubuh Gita sampai Gita tercebur.
Byuuur...
Byuuuur...
Tiba-tiba ada seseorang yang menyelamatkan tubuh Gita, dan membawa tubuh Gita ke atas kolam.
Flashback on
Saat Gilang naik ke atas kolam renang,karena niat Gilang ingin udahan. Namun saat Gilang ingin memesankan makanan dan minuman, Gilang melihat seorang gadis yang tercebur di kolam renang. Dan saat di lihat ternyata Gita yang tercebur di kolam itu, Gita berteriak meminta tolong. Dan Gilang segera berlari untuk menolong Gita yang sepertinya akan tenggelam.
Flashback of.
Bunda Yuni yang melihat Gilang berlari dan memanggil nama Gita. Bu Yuni langsung berteriak, dan menghampiri bersama pak Hendra.
__ADS_1
Reni yang mendengar Bu Yuni berteriak menyebutkan nama Gita, langsung menyusul nya. Benar saja Gita sudah di tolong oleh bos nya, Gilang menggendong Gita ala bridal style.
Gilang meletakan Gita di lantai kolam, Reni yang takut terjadi sesuatu pada Gita Reni pun menangis. Karena Reni melihat Gita yang tak sadarkan diri. Bu Yuni menenangkan Reni, yang memanggil nama Gita.
Reni menepuk pipi Gita." Git bangun Git, jangan bercanda ga lucu".
Gilang berusaha menekan dada Gita, namun tak ada respon dari Gita.Lukman yang mencari Reni tak ada, dan melihat Reni berkumpul dengan keluarga Gilang, langsung menghampiri Reni. Dan terkejut karena melihat Gita yang tak sadarkan diri dan Reni yang menangis di sampingnya.
Gilang lagi lagi menepuk pipi Gita, namun nihil Gita masih belum sadar juga. Cara terakhir akhirnya Gilang memberikan nafas buatan untuk Gita. Gilang menutup hidung Gita, dan Gilang menempelkan mulut nya dengan mulut Gita. Dan Gilang memberikan nafas buatan untuk Gita, setelah itu Gita pun tersadar dan mengeluarkan air dari dalam mulutnya.
Uuhukk.... Uuuhukk... Uuuhuuukkk.... Gita pun terbatuk-batuk dalam pelukan Gilang, dan Gilang menepuk punggung Gita, yang masih terbatuk-batuk .
Reni memberikan minuman untuk Gita, Gilang pun membantu nya untuk minum. Setelah cukup tenang Reni langsung memeluk tubuh Gita.
"Git, elo gak kenapa kenapa kan. Gue bersyukur elo selamat Git, untung ada pak Gilang yang selamatin elo. Kalau gak, gue gak kebayang Gita." Reni masih menangis sambil memeluk Gita.
"Iya bersyukur gue masih selamat, kalau ga pasti elo galau Mulu ya Ren, karena gak ada temen kaya gue gini." Ucap Gita dalam keadaan seperti itu masih bisa menghibur temannya.
"Elo ngomong apaan si Git, elo itu teman gue yang istimewa. Gue gak mau kehilangan elo, paham loe". Jawab Reni yang masih memeluk Gita.
"Yasudah Gita sudah gak apa-apa, Gita hanya masih lemas saja. Kita balik ke penginapan aja ya, kamu harus istirahat. Lagian sudah sore juga , kelamaan takut Jessy masuk angin nanti.!" Ucap bunda Yuni yang juga sedikit khawatir dengan Gita. Dan akhirnya semua pun kembali ke penginapan mereka.
Setelah sampai penginapan, Gita pun langsung beristirahat. Keesokan paginya Gilang mengajak seluruh karyawan untuk menikmati liburannya. Karena esok pagi mereka akan kembali ke Jakarta.
Gilang mengajak seluruh karyawan ketempat wisata alam di Bandung. Mereka semua menikmati pemandangan, dengan berfoto dan menikmati wahana di sana.
Semua sibuk dengan kegiatan mereka, bahkan Reni pun dia sedang sibuk dengan Lukman. Setelah Reni berfoto dengan Gita, Lukman mengajaknya ke suatu tempat. Ya itu privasi mereka, Gita paham akan itu. Dan Jessy gadis kecil itu ia sedang menikmati bermain dengan para Oma dan opa nya.
Kini Gita hanya seorang diri yang duduk di sebuah kursi kayu dan terdapat meja bundar di depannya. Saat Gita sedang melihat hape nya, tiba tiba terdengar suara seseorang yang berdehem di dekat nya. Dan Gita pun menoleh,dan saat Gita menoleh ternyata orang itu adalah Gilang. Yang tak lain itu bos nya , yang telah mengungkapkan perasaan nya kepadanya, dan juga telah menyelamatkan dirinya saat tenggelam kemarin.
__ADS_1
Gilang tersenyum kearah Gita, dan Gita pun membalas senyuman nya. Kini jantungnya kembali berdegup sangat cepat, saat melihat pria itu kini di hadapannya.