Cinta Anggita

Cinta Anggita
Akhir cerita


__ADS_3

Dan kini keluarga besar pak Hendra hidup bahagia.


Begitu pun juga pak Jaka yang melihat putri semata wayangnya, hidup bahagia mempunyai menantu yang begitu menyayangi putri nya. Dan pak Jaka juga bahagia putri nya di kelilingi dengan orang orang yang menyayangi putri nya. Apalagi pak Jaka sudah memiliki tiga cucu. Walaupun cucu kandung nya hanya satu, tapi kasih sayang pak Jaka tidak membedakan Cucu yang lainnya..


Riko pun juga sama kini dia sudah melupakan kenangan nya bersama Gita. Karena Riko sudah memiliki istri seperti Gina yang sikapnya hampir sama dengan Gita. Bahkan kini istri sedang mengandung dua bulan, jadi Riko harus membuang perasaan terhadap Gita. Riko ingin bahagia dengan keluarga baru nya saat ini.


Sedangkan Andi kini dia dan juga istrinya, sudah tinggal di dekat rumah orang tuanya. Andi ingin menjauh dari Gita, agar bisa melupakan masa lalu bersama dengan Gita. Bagaimana pun Andi harus menjaga perasaan keluarga besarnya.


Dan lima tahun kemudian Gita dan Gilang di berikan kepercayaan kembali oleh tuhan. Kini Gita sedang mengandung kembali, Gita mengandung anak kembar. Itulah yang Gita inginkan mengandung anak kembar.


Karena dari keluarga Gita, keluarga nya tidak ada yang memiliki keturunan anak kembar. Namun dari keluarga Gilang lah yang pernah mempunyai keturunan kembar. Kata bunda Yuni dulu Gilang mempunyai kakak, mereka saudara kembar. Saudara kembar Gilang bernama Galang. Namun karena kecelakaan dan mengakibatkan kakak nya Gilang meninggal dunia.


Kini usia kandungan Gita sudah hamil tua. Dan Gilang juga kini sedang menjadi suami siaga. Gilang tidak ingin kejadian lima tahun lalu terulang kembali.


"Pah, papah tidak ke pabrik.?" Tanya Abi yang sedang menikmati sarapannya.


Kini usia Abi sudah menginjak 19 tahun. Dan usia Jessy 12 tahun. Sedangkan baby Gandi kini berusia 6 tahun.


"Tidak bi, papah tidak ke pabrik. Papah ingin menemani mamah kamu nak."


"Pah ada Abi di sini. Abi sedang tidak kuliah, jadi papah tidak perlu khawatir."


"Kamu tidak ke toko kamu bi.?"


"Gak lah, besok saja Abi ke toko. Itu pun juga hanya mengecek stok barang aja. Lagian nanti malam aku baru keluar ketempat kakek nenek."


"Pintar kamu sekarang Abi. Papah bangga sama kamu."


"Trimakasih pah ".


Dan mereka pun menikmati sarapan mereka.


Tiba tiba terdengar suara teriakan Gita dari kamar memanggil nama Gilang.


"Maaaasss.... Gilaaang....


Abi dan Gilang saling melihat." Mamah.."


Keduanya meninggal kan sarapan mereka. Dan berlari menghampiri Gita yang berada di kamarnya.


Gilang membuka pintu kamarnya,dan terkejut melihat Gita yang duduk di lantai.

__ADS_1


"Mamah..."


"Pah perut ku sakit, kan masih belum waktunya ya.?" Kata Gita dengan mata yang sudah basah.


"Ayo kita kerumah sakit, Abi antarkan kerumah sakit." Abi pun mengangguk.


Gilang memberikan kunci mobil nya, ke Abi. Sedangkan Gilang menggendong istrinya menuju mobilnya. Gilang menemani Gita duduk di belakang, sedangkan Abi, yang mengendarai mobilnya.


Abi cukup tenang mengendarai mobilnya, sedang kan Gilang sudah terlihat panik melihat istrinya saat ini.


Kini Gita sedang berada di ruang persalinan, dengan di dampingi oleh Gilang di dalam. Sedangkan Abi sambil duduk, mulutnya tak berhenti berdoa.


"Ya Allah lindungilah mamah, selamat kan lah mamah dan baby kembar'nya ".


Abi bolak balik di depan kamar bersalin. Tak lama terlihat om Lukman dan om Tyo datang.


" Bagaimana keadaan mamah kamu.?" Tanya Lukman.


"Sedang ditangani oleh dokter om".


Satu jam Gita di dalam, Terdengar suara tangisan bayi.


" Semoga mereka sehat semua tanpa ada masalah apapun." Kata Tyo.


"Amiin... " Jawab Abi dan Lukman.


Tidak lama pintu kamar terbuka, dan Gilang pun keluar dengan keringat yang bercucuran.


" Pah bagaimana keadaan mamah dan baby kembar'nya.?" Tanya Abi sangat antusias.


"Lang bagaimana keadaan kakak ipar, dan baby nya.?" Tanya Tyo dan di angguki oleh Lukman.


"Alhamdulillah mereka selamat, dan sehat. Abi sekarang kamu menjadi kakak lagi, adik kamu nambah sekali dua cantik dan tampan." Kata Gilang dengan wajah bahagia.


"Alhamdulillah..." Jawab Semua nya.


Tiga hari selesai lahiran, Gita di perbolehkan pulang kerumah. Dan seluruh keluarga menyambut kedatangan nya, Baby kembar'nya Gilang dan Gita.


Jessy dan Gandi begitu bahagia, kini dia memiliki dua adik kembar. Adik yang lucu lucu, walaupun kadang Gandi masih suka ngambek karena rasa cemburu. Namun Gita juga tak menghiraukan begitu saja kepada anak laki laki nya itu.


Bukan hanya Gita yang mempunyai baby. Hilda dan Tyo juga sudah memiliki anak, yang usianya sudah tiga tahun. Begitupun juga Reni dan Lukman usia anak kedua mereka berusia dua tahun. Sedangkan anak Riko usianya menginjak dua tahun setengah. Istri Andi pun juga tak mau kalah Andi mempunyai baby yang usianya masih satu tahun.

__ADS_1


Kini mereka memiliki masing-masing keluarga bahagia.


Sedangkan mamah Henny dan om Ridwan, mereka pun tak mau kalah. Walaupun usianya mamah Henny masuk kepala empat, tapi mamah Henny masih produktif dan di berikan amanah untuk memiliki anak dari papah Ridwan.


Jadi Lukman dan Anisa memiliki adik laki-laki yang bernama Rendra, yang usianya masih empat tahun. Dan di usia nya empat tahun Rendra sudah menjadi om kecil.


Anak anak Gilang dan Gita


Bernama Abi, Jessy, Gandi, dan yang kembar


di berikan nama Gea dan Gerry.


Sedangkan anak Lukman dan Reni yang pertama bernama Rania Az-Zahra,dan yang kedua bernama Rendy putra Al Lukman.


Sedangkan anak Andi dan Anisa yang pertama di beri nama Andini Alisia Ridwan, dan yang kedua di beri nama al-Fatih.


Anak Riko dan Gina di beri nama Reino.


Anak Hilda dan Tyo di beri nama Hito perastyo.


Dan kini Abi lah yang menjadi kakak paling tertua, Abi harus bisa memberikan dan menjaga adik adiknya itu. Walaupun Abi hanya anak angkat tapi Abi sadar diri. Hanya dengan perhatian dan kasih sayang yang bisa Abi berikan untuk keluarga nya.


Selain itu Abi walaupun masih sangat muda usianya, tapi Abi juga memiliki usahanya. Abi membuka usaha berjualan baju di mall di kawasan Jakarta. Walaupun hanya memiliki satu toko tapi itu hasil tabungan Abi sendiri.


Dulu Setiap kali Abi di beri uang oleh orang tua nya, Abi langsung tabungin uang itu. Dan Abi kumpulin selama bertahun-tahun. Sejak sekolah SMA Abi iseng iseng berjualan di online shop. Ternyata hasil jualan nya laris, dan diam diam Abi membuka usahanya. Walaupun sambil kuliah dan di bantu oleh papah Gilang dengan di belikan toko di mall di Jakarta.


Dan sekarang toko itu ramai banyak yang membeli barang di toko Abi. Bukan hanya di toko, Abi juga membantu papah Gilang di pabrik. Bahkan tak jarang juga Abi suka diajak oleh papah nya ke Bandung untuk membantu usahanya di sana.


Abi juga tak tinggal di rumah papah Gilang, Abi sekarang tinggal bersama kakek Jaka dan nenek Siti. Karena beliau sudah sepi, jadi Abi meminta dirinya untuk menemani kakek dan neneknya.


...*TAMAT*...


Assalamu'alaikum....


Teman teman cerita cinta Anggita cukup sampai di sini. Insya Allah Mungkin lain waktu aku juga ingin membuat cerita cinta si Abi, tapi belum tau si kapan.


Terimakasih yang sudah mau mampir di karya ku ini. silahkan mampir ke karya ku yang satu nya.



...Jangan lupa untuk tinggal jejak kalian 👍, komentar, hadiah juga boleh. hihihi... trimakasih sudah membaca karya ku ini. Trimakasih 🙏🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2