Cinta Anggita

Cinta Anggita
kerumah Reni 1


__ADS_3

Dan mereka pun meninggalkan taman belakang dan absen pulang. Reni dan Gita pun pergi menaiki kuda terbangnya.


Mereka menaiki kuda terbang menyusuri jalan.


Gita dan Reni mengendarai kuda terbang nya menuju taman. Tempat anak muda biasa kumpul kumpul. Sebelumnya Gita dan Reni sampai taman. Mereka jajan beli minuman dan makanan buat kasih makan pelihara mereka di dalam perut agar tidak banyak yang demo.karena cacing cacing di dalam perut mereka sudah banyak yang demo..


Sampai di taman Gita dan Reni membeli cilok, tak juga mereka membeli minumannya sekalian. Merekapun mencari tempat untuk mereka duduk, agar dapat bercerita dan duduk santai. Sambil menikmati nikmatnya makan cilok dengan bumbu kacang serta saos sambal nya. Dari tadi Gita sudah tak tahan dia memakan satu demi satu cilok yang ada di dalam plastiknya .


"Git kita duduk situ yuk. Kan nggak jauh dari situ ada tukang siomay tuh. Jadi kalau cilok kita abis kita tinggal beli siomay Maimunah." Kata Reni dengan tangan nya menunjuk rumput taman. Yang kosong dan terdapat tukang siomay tak jauh dari situ.


"Reni Reni makanan Mulu di otak Lo. Tuh cilok aja belum habis. Dah punya niat makan siomay. Hadeuh..." Kata Gita sambil menepuk keningnya sendiri.


Reni pun hanya tertawa. Stelah sampai Reni dan Gita pun duduk menikmati anak kecil sedang berlarian. Ada yang main ayunan, perosotan dan ada yang melihat kolam ikan di sekitar taman yang sudah di sediakan. Gita dan Reni duduk jauh dari keramaian. Agar mereka leluasa untuk bercerita.


"Nah sekarang kita sudah duduk. Git cilok nya enak ya. Aaah pulang gue belii aaah buat di rumah sekalian buat Abang gue dia suka sama cilok. Dia kalau kemana mana selalu inget sama gue Git." Kata Reni yang terus mengoceh padahal mulut penuh lagi mengunyah cilok.


"Beeuuh.... Yang punya kakak enak banget. Diingetin yerus.....Gue apa pacar satu aja jauh kasian ya gue. Hiks..." Kata Gita berlaga sedih.


"Lebay Lo Maimunah, yasudah cepetan Lo mau cerita apa. Kenapa bawa bawa Abang gue antara Lo dan nenek sihir itu." Tanya Reni sudah nampak tak sabar. Sambil mulutnya mengunyah cilok tersebut.


"Gini, antara gue sama Abang Lo itu sebenarnya.." Gita berhenti pembicaraan nya." Tapi Lo janji ya beneran Lo jangan marah sama gue Jubaidah. Kalau Lo marah gue nggak mau lanjutin lagi ceritanya." Kata Gita sedikit takut takut karena ekspresi Reni terlihat serius, dan itu amat mengerikan buat Gita .


"Ada apaan si Maimunah. Lo kenapa sama Abang gue sebenernya gue sampe berhenti nih makan cilok nya yang nikmat ini." Jawab Reni dengan wajah sedikit kesal nya .


"Hehehe.... Tapi Lo janji jangan marah ya Jubaidah. Lo harus janji dulu sama gue." Sambil mengarahkan jari kelingking kanannya ke arah Reni.


"Idih... Apaan si Lo kaya bocah pake beginian segala. Hahahaha ... Iya iya gue janji nggak akan marah sama Lo Gita. Mana bisa gue marah sama Lo." Sambil menyambut jari kelingking nya ke kelingking Gita .dan mereka saling janji nggak akan marah.

__ADS_1


Gita melanjutkan ceritanya ke Reni ." Sebenarnya gue sama Abang Lo. Kita pernah menjalin hubungan, gue pernah pacaran sama dia Reni. Itu tanpa sepengetahuan lo ". Kata Gita dengan takut takutkan.


Gita melihat wajah Reni sudah berubah menakutkan. Mata melotot dan wajah yang serius. Reni terus memperhatikan Gita tanpa berkedip sama sekali.


"Kapan kalian pacaran. Kenapa gue bisa nggak tau kalau kalian pacaran. Lo rahasiakan hubungan Lo sama kakak gue Git." Tanya Gita dengan wajah serius nya.


"Gue di suruh kakak Lo buat rahasiain hubungan kita Reni dari Lo. Kita pacaran juga nggak lama ko. Reni Lo kan udah janji nggak akan marah sama gue Reni." Kata Gita dengan menundukkan kepalanya. Dengan ekspresi sedih nya. Membuat Reni merasa tak tega.


"Ya ampun Gita gue nggak marah sama Lo. Hahahaha.... Gue malah senang kalau Lo pacaran sama kakak gue.kenapa Lo nggak balikkan lagi aja sama ka Riko" . Kata Reni dengan menaik turunkan alisnya.


"Reni Lo nggak marah sama gue. Gue takut Lo marah tau nggak." Kata Gita merasa lega.


"Ngapain meski marah si Git. Kita memang adik kakak, tapi stiap hubungan kita bebas aja. Asal nanti harus di kenalin sama keluarga. Gue dukung Lo sama Abang gue. Dari pada sama Andi si Badrun itu. Sahabat gue di tinggal jauh gini. Eeit.... Tapi kenapa Lo bisa putus ma Abang gue. Dan sama nenek sihir itu apa urusannya sama kalian ?" Tanya Reni panjang lebar dengan penasaran.


"Nah itu dia gue baru tau tadi Reni. Ternyata Bu Mutia itu mantan pacarnya kakak Lo, gue nggak tau asli dah. Katanya dia pacaran lama terus kakak loh nggak balik. Pas dia tau kakak Lo pacaran sama gue. Mangkanya dia nggak suka sama gue. Ada dendam pribadi sama gue.. Mangkanya gue mau nanya sama kakak Lo Reni." Penjelasan Gita membuat mata Reni melotot sempurna.


Gita tertawa melihat ekspresi wajah nya Reni ." Apaan si Reni Lo tuh udah kaya robot gedek tau nggak. Hahaha.... Mangkanya gue mau tanya ke kakak Lo tentang tuh Bu Mutia dan kakak Lo itu."


"Iya dah Lo tanya dah sama Abang gue. Kalo bisa Lo hasut Abang gue jangan balikan lagi sama tuh nenek sihir ya.. Kalau sampai jadi gue siksa terus biar jadi judul sinetron Adik ipar ku yang kejam.Hahahahaha.... " kata Reni dengan tawa ngakak nya. Gita pun jadi ikut ketawa mendengar ucapan Reni.


"Dasar Lo. Kalau dia yang di siksa sama Lo. Nah kalo Lo yang di siksa, di jadiin kacung sama dia Giman. Nanti judul sinetron nya. Ratapan adik ipar. Nanti Lo nyanyi gini..OOoohooo luka hati ini luka ku teramat dalam.Hahahaha..... " Kata Gita dengan ekspresi orang yang menyedihkan. Dengan seperti orang yang menangis'.


"Iidihh ... Dasar Lo Git korban dangdut Lo ya.. tau aja lagi lagu nya." Reni dengan tawa ngakak nya.


''nggak ada dalam kamus Reni. Kalau gue itu di aniaya dan di tindas sama orang.. Gini gini gue anak buah nya kong sedul Git . Enak aja mau maen tindas cucu Kong sedul.." Kata Reni dengan sombongnya.


Memang masalah ilmu bela diri Reni jangan di tanya. Kakek nya yang bernama Kong sedul terkenal di kampungan Reni dan Gita. Yang mempunyai tempat pelatihan bela diri beksi. Dan Reni Riko juga ikut dalam menjadi anak murid didiknya. Karena engkong nya Reni sudah wafat jadi di turunkan oke anak anaknya dari Kong sedul untuk melatih anak didiknya.

__ADS_1


Sebenarnya Gita juga ikut dalam pelatihan nya namun Gita suka malas ikut latihan. Dia lebih suka memasak bereksperimen dengan membuat karya masakan barunya.. Apa lagi nenek Gita itu pembuat kue terenak di kampungan situ. Jadi hanya Gita dan ibu nya yang bisa mewariskan bakat masaknya dan membuat kue.


"Ya sudah kita pulang yuk,, sudah mau magrib juga.. Nanti kita omongin lagi di rumah Lo .. Gue udah kabarin ibu gue.. kalau gue mau kerumah Lo." Kata Gita yang sudah bangun dari duduknya. Begitupun juga Reni ia juga ikut bangun dari duduknya.


Mereka pun berjalan meninggalkan tempat yang mereka duduki. Dan mereka meluncur menggunakan kuda terbang milik Reni . Tidak membutuhkan waktu yang lama mereka sampai di tempat rumah Reni..


Di sana sudah ada ayah, ibu dan Riko kakaknya Reni." Assalamualaikum" salam Reni dan Gita.


" Waalaikumsallam" Jawab salam semua.


Gita dan Reni pun turun. Mencium tangan kedua orang tuanya Reni. Reni berlanjut mencium tangan kakaknya. Tapi tidak dengan Gita. Dia hanya memberikan senyuman dan mengangguk kan kepalanya.


Riko yang duduk di sofa ruang tamu yang sedang memainkan handphone nya sesekali melirik ke arah Gita.


Dua anak ibu udah Dateng. Aduh anak ibu yang satu ini jarang main. Sibuk ya Git sekarang udah jarang main."


Tanya ibu nya Reni yang biasa dikenal mpo Reka.


"Nggak Bu Gita ada dirumah. Memang Gita lagi lelah aja jadi habis pulang kerja langsung tidur istirahat di rumah." Jawab Gita. Semua itu tak luput dari pandangan Riko. Riko slalu memperhatikan Gita secara diam-diam.


"Ya sudah ibu buatkan minuman dulu ya. Yah.." IBu nya Reni memberi kode untuk masuk kedalam.


"Git gue masuk dulu ya kebelet gue habis minum es tadi.haduh.... KA temenin Gita dulu ya". Reni langsung masuk ke dalam kamarnya.


Dirumahnya Reni tepatnya di ruang tamu. Gita dan Riko nampak canggung. Riko hanya melirik Gita sebentar dan menunduk kembali. Gita yang fokus dengan gawai nya tak memperhatikan kalau Gita sedang di perhatikan Riko.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2