
Setelah bersih bersih Gita dan Andi tidak melanjutkan dengan Jalan jalan,Gita langsung pulang. Setelah sampai rumah Gita dan Andi pun duduk untuk istirahat. dan Gita pun masuk ke dalam rumah nya untuk membuat kan minum untuk Andi.
Rumah Gita sepi memang tadi ibunya menelpon kalau kedua orang tuanya, lagi pergi ke tempat saudaranya.
setelah membuat minuman tak lupa Gita menyiapkan makanan untuk Andi juga.
Gita terus memperhatikan Andi yang semenjak tadi ada pak Gilang Andi jadi lebih diam.
"Andi kamu kenapa ko diam aja dari tadi aku perhatiin .?" Gita melihat Andi yang hanya diam saja memainkan benda pipih tersebut .
"Aku nggak kenapa kenapa memangnya aku kenapa".Jawab Andi namun mata nya masih ke handphone nya.
"Kalau bicara liat orang nya yang ngajak bicara bukan ke handphone. Kalau memang kamu nggak kenapa-kenapa, yaudah sekarang udah malam aku mau masuk istirahat" .Kata Gita yang beranjak dari duduknya.
Lalu Andi pun langsung menahan tangan Gita untuk tidak pergi." Gita, tunggu aku ingin nanya sesuatu sama kamu". Kata Andi yang masih memegang tangan Gita.
Lalu Gita duduk kembali." Kamu mau tanya apa". Dengan melihat Andi yang berada di sebelahnya.
Andi membuang nafasnya." Kamu kenal sama cowok tadi itu yang sama anaknya". Tanya Andi yang juga memandang Gita.
"Maksud kamu pak Gilang, iya aku kenal dia bos baru di tempat aku. Kenapa kamu curiga Andi, kamu nggak percaya Kalau dia itu bos aku. Tanya Reni, mungkin omongannya Reni kamu bisa percaya". Jawab Gita dengan kesal.
"Bukan begitu maksud aku Git, aku percaya sama kamu. Maaf kalau aku bikin kamu jadi bete, aku bingung kamu sedikit beda sama aku. kamu seperti malu gitu punya hubungan sama aku".Tanya Andi kembali.
Ucapan Andi membuat Gita makin bete sama andi." Andi kalau aku malu punya hubungan sama kamu, aku nggak akan mau jalan sama kamu Andi. Ya memang aku masih canggung sama hubungan kita, bukan berarti aku malu punya hubungan sama kamu. Aku hanya masih belum terbiasa aja, Justru aku yang malu sama kamu,takut kamu malu jalan sama aku ". Jawab Gita dengan wajah memelas.
Andi yang melihat Gita merasa tak tega."Maaf Git, bukan maksud aku seperti itu. Aku nggak pernah malu jalan sama kamu,apa lagi punya hubungan sama kamu Git. Aku minta maaf ya Git, please jangan marah". Kata Andi yang memegang tangan Gita.
"Iya aku harap kamu ngerti Andi, aku bukan malu,aku hanya masih belum terbiasa. Bagaimana pun kamu itu juga sahabat aku juga kalau kita lagi kumpul sama Reni". Kata Gita dengan sedikit senyum.
"Iya maaf ya, aku terlalu berlebihan dengan sikap aku". Gita pun mengangguk Dan mereka pun akhirnya berbaikan.
****
Balik ke kediaman Gilang , sang anak yang terus menerus bertanya ke papahnya semenjak bertemu dengan Anggita. Hingga saat di kamar tidur papahnya anak itu terus bertanya ke papahnya membuat Gilang sedikit pusing.
Saat Gilang sedang memeluk sang anak, agar Jessy tertidur namun Jessy masih ingin bercerita." Pah, kak Gita itu kerja di tempat papah ya? Jessy boleh tidak pah main kesitu ikut papah, aku ingin ketemu sama Ka Gita pah." Tanya Jessy ke papahnya.
"Sayang kan ka Gita di sana lagi kerja, jadi nggak bisa di ajak main nanti ". Jawab Gilang dengan mengusap kepala sang anak.
"Pah aku kan cuma mau ketemu Ka Gita aja ,aku nggak akan ganggu Ka Gita kerja ko boleh ya pah ". Kata Jessy dengan memohon dan tersenyum.
__ADS_1
"Ya sudah tapi kamu sehabis pulang sekolah ya ke tempat papah". Ucap Gilang ke Jessy.
"Yee besok Jessy ikut papah, ketemu Ka Gita deh. Trimakasih ya pah. Mmmuuuuaaaccchh....."Jessy mencium pipi papahnya.
****
Keesokan harinya Andi sudah balik bekerja, begitu Reni dan Gita kembali masuk kerja tempat mereka beraktivitas.
Saat sampai tempat kerja , seperti biasa Gita mengganti kostum dan memegang alat tempur nya di produksi.
"Hai semua...." Sapa Gita ke team kerja nya.
"Aduh senang banget si Git, ada angin apa ni, mpo seperti mencium bau bau aneh.hahahahah...."Kata salah satu karyawan yang bernama Atika,tapi biasa di panggil mpo Ati.
" Namanya kemarin abis libur ya kita kudu semangat mpok. Emang Mpok nyium bau apa? mpo nyium bau aneh aneh, apa mpok nyium bau nya si Joko kali mpok. Hahahaha......" Kata Gita dengan terkekeh ,dan mengambil cetakan untuk mencetak.
"Eehhh.... Buseh.... Enak aja loh kalo ngomong,gue habis mandi tau nggak. Habis mandi, gue pake parfum nih. Coba nih cium ni coba wangi kan". Kata Joko yang meledek Gita, dan dengan logat Jawa nya.
"Iiiihhh.... Gue getok ni pake sendok,,benjol benjol kepala Lo". Kata Gita dengan ancang-ancang memegang sendok ke atas untuk siap siap getok kepala Joko.
Dan semuanya pun tertawa, melihat tingkah Joko dan Gita. Dan setelah semua bahan bahan dan perlengkapan sudah siapa. Team Gita pun siap melakukan tugas nya untuk sampai target.
****
Lagu pun di putar lagu dari Slank.
**
Pandangan pertama awal aku berjumpa
Pandangan pertama awal aku berjumpa
Seolah-olah hanya, impian yang berlalu
Sungguh tak ku sangka, dan rasa tak percaya.
Cowok setampan dia,
datang menghampiri ku.
Hampir-hampir aku tak sadar di buat nya.
__ADS_1
Memang kecantikan nya,
dan kelembutan hati nya
Membuat aku berani,
Menghadapi dunia.
***
Gita pun bernyanyi dengan tangan yang masih mencetak coklat,dengan rapih dan benar.
Begitulah suasana di tempat kerja Gita, mendengar kan Lagu ,tapi tangan harus tetap bekerja.
"Mpo catatan cuma ini ya, bukannya ini catatan yang kemarin. apa belum di tambah lagi ya catatan nya dari pak Lukman". Tanya Gita ke mpo Ati.
"Iya Gita yang bohay itu catatan yang kemarin,yang sekarang belum". Kata Joko yang menjawab.
"Ikutan aja lagi Lo joko, Gita kan nanya gue bukan Lo bang tampan".kata mpo Ati dengan suaranya yang cerewet membuat semua jadi terkekeh.
"Iya Gita itu catatan yang kemarin, catatan yang hari ini belom dah dari pak Lukman. Emangnya Lo udah nyampe target". Tanya mpo Ati ke Gita yang mengeluarkan coklat dari cetakan .
"Dikit lagi Gita kelar". Jawab Gita.
Waktu sudah menunjukan waktu istirahat,dan tugas pun ditinggalkan sejenak, untuk semua karyawan beristirahat.
Saat Gita berjalan dan keluar dari ruangan,dan beranjak untuk ke loker,tiba tiba seperti ada yang memanggil namanya.
"Kak Gita....." Suara anak kecil memanggil Gita.
Semua orang yang sedang mau keluar pun menengok ke sumber suara tersebut.
Gita yang mencari sumber suara tersebut tersenyum, saat Gita tau siapa yang memanggil dirinya. Gadis kecil itu pun menghampiri Gita lalu memeluk Gita
"Hay...Jessy kamu di sini, kamu ikut papah kesini". Tanya Gita ke Jessy yang masih berada di pelukan Gita.
"Iya kak, Jessy ingin ikut kesini ingin kesini untuk ketemu sama kak Gita,tau tidak Jessy senang banget loh Ka Gita"..jawab jessy dengan senyum manisnya.
Gita pun jadi bahan perhatian dari teman temannya, karena melihat kedekatan nya dengan anak bos nya .
bersambung
__ADS_1