
Keesokan pagi Gita bersiap siap untuk berangkat kerja ,Gita akan di jemput dengan kuda terbang dan sahabatnya.
Terdengar suara motor berhenti di depan rumah Gita. Dan terdengar suara Reni mengucapkan salam." Assalamualaikum Gita".
"Waalaikumsallam, masuk Jubaidah." Ucap Gita.
Lalu datang lah ibu nya Gita dari dalam kamarnya." Eehh Reni sudah datang, ayo sarapan dulu bareng Gita." Kata Bu Siti yang duduk di kursi makan.
"Iya Reni yuk makan, biasanya Lo maen nyerobot." Ledek Gita
"Apaan si Git, iya bua tadi Reni udah makan mamah Reni tadi masak." Jawab Reni yang masih betah duduk di samping Gita.
"Yakin Lo nggak mau. Ayoo ni gue suapi ya,. Aaaaaa...."Gita menyendok nasi lauknya nya ke mulut Reni
Karena Gita udah mengambil nasi dan lauknya di sendok, dan berada di depan mulut Reni. Mau tidak mau Reni membuka mulut nya, dan memakan nasi yang sudah di sendok oleh Gita.
"Bagaimana enak nggak ."Tanya Gita yang di angguki oleh Reni .
"Sayang gue udah makan Git. Buat siang aja bawa banyakan.hihihi..." Kata Reni dengan tidak malu nya..
"Dasar tamu nggak ada akhlak begini. Pake nyuruh bawa yang banyak." Kata Gita dengan memajukan bibir bawahnya.
"Udah ibu siapkan buat kalian berdua ko Reni Gita." Ucap Bu Siti.
"Waaah.... Trimakasih loh bu. Ni Git nyokap Lo baik, nggak kaya elo. Pelit banget weee...." Ledek reni dengan mengeluarkan lidahnya ke arah Gita
Gita hanya tersenyum melihat tingkah temannya itu.
Setelah sarapan Gita dan Reni pun pamit untuk berangkat. Reni dan Gita menggunakan kuda terbang nya.
Hanya lima belas menit Gita dan Reni sampai di tempat kerja mereka. Reni pun tak lupa memarkirkan kuda terbangnya dengan kuda kuda yang lain.
Seperti biasa Gita dan Reni menyimpan tas nya ke dalam loker miliknya. Lalu Reni tidak lupa untuk absen. Reni dan Gita masuk ke ruangan produksi. Di sana sudah ada mpo Ati, Fahri, Joko,Rizal dan Jono. Itu hanya team produksi,karena tim packaging dan finishing belum datang. Karena team produksi masuk lebih cepat dari packaging..
__ADS_1
Saat Gita mengambil perlengkapan alat tempur nya, Rizal bertanya." Git kamu mau buat coklat apa." Tanya Rizal sedang mencari kan coklat nya..
" Coklat yang ada catatan aja dulu. Nanti yang buat anak anak, agak siangan aja zal." Jawab Gita.
"Ok Git." Rizal kembali mengaduk coklat tersebut.
"Yaelah zal, kaga Lo kaga Fahri . Gita aja yang di tanyain. Gue ora Lo tanya emang nya." Tanya mpo Ati dengan pura pura marah.
"Ya ampun mpo Ati yang boto inten kenapa si cemburu ya sama bebeb Gita." Ledek Rizal.
"Iya gue cemburu, Napa kaga Lo kaga Fahri, apa lagi Joko noh kalau udah ma Gita beuuh kalau bisa mah baju bekas dia . Langsung di kasih ke Gita."ledek mpo Ati ,di akhir katanya pake ketawa ngakak nya..
"Idiiih ya kaga baju bekas Joko juga mpo, ya ampun tuh bener bener abis di kasih gue langsung pingsan, jangan kan gue kucing aja di kasih baju joko.beeuuuh tuh kucing langsung bunting..Hahahaha..... " Jawab Gita dan semua pun langsung ketawa.
" Sembarangan kamu Git. Kalo ngomong bukan kucing tapi kecoa pada bunting. Puas Lo puas." Jawab Joko dengan berlaga marah.
Alhasil semuanya pun ikut tertawa,termasuk Reni dan Gita. Dan setelah coklatnya semua sudah meleleh, semua pun mulai bekerja dengan tugas masing-masing. Reni pun kembali ke ruangannya. Dan anak packaging dan finishing pun sudah mulai tugas nya masing-masing.
Sampai waktu menunjukan jam makan siang semua divisi pun berhenti bekerja untuk beristirahat.
"Reni, gue liat Lo sama pak Lukman kaya nya semakin dekat. Apa jangan-jangan kamu sudah jadian ya." Pertanyaan Gita membuat Reni tersedak.
"Ukhuk... Ukhuukk...Git Lo tuh kalo nanya maen nembak jeederr aja ..Gue belum jadian, cuma gue lagi dekat aja sama dia. Emang nya Lo doang yang jadian sama Andi. Gue juga boleh donk Deket ma Lukman." Jawab Reni.
Gita hanya senyum senyum karena pak Lukman nya ada di belakang Reni." Kalo seandainya pak Lukman nembak Lo langsung bagaimana, Lo mau terima nggak Reni." Tanya Gita sengaja bilang begitu biar Lukman nya benar ungkapin perasaan nya ke Reni.
"Gue si mau aja Maimunah, pak Lukman itu baik, ya gue cukup nyaman aja sama dia Git. Tapi gue sadar diri aja lah, takutnya dia nggak suka sama gue. Kan malu banget Maimunah, tapi sepertinya dia udah punya incaran deh Git." Jawab Reni dengan Mulu masih mengunyah.
Gita hanya senyum senyum mendengar ucapan Reni. Sekaligus memberi kode ke Lukman dengan alisnya naik turun. Tentu saja Lukman faham apa yang di maksud Gita. Lukman pun tersenyum dan mengangguk.
"Kalau saya nya suka sama kamu, dan incaran saya itu kamu, apa kamu mau Reni jadi pacar saya. Dan menjalin hubungan dengan saya." Suara Lukman membuat kunyahan di mulut Reni berhenti. Dengan mata yang membulat sempurna, mulut kembung penuh dengan makanan nya.
Gita pun hanya tersenyum ke arah Reni.. Karena mulut Reni penuh, alhasil Reni pun tersedak dan terbatuk-batuk.
__ADS_1
Ukhuk.... Ukhuukk... Ukhuukk. Gita pun segera mengambil kan minum untuk Reni. Setelah Reni minum. Reni berbisik ke Gita." Maimunah Lo kenap nggak ngomong kalau ada orang nya rese Lo".
Gita hanya senyum mendengar bisikan Reni ." Sorry nih kalau gitu aku permisi ya sudah kenyang juga. Mau sholat dulu, aku duluan ya Reni. Pak Lukman saya permisi". Kata Gita,dan Gita pun langsung pergi meninggalkan Reni dan Lukman di taman.
Lukman pun berdehem." Ekhem... Reni , sini dong kan aku nya di sini masa kamu nya hadap sana." Lukman tau Reni malu.
"Aaah iya, hihihi..."kata Reni dengan cengengesan dan berputar menghadap Lukman. Terlihat pipinya Reni merah karena malu.
Lalu Lukman mendekat ke arah Reni. Dan Lukman pun menyentuh tangan Reni." Reni kami tau perasaan aku sekarang, aku juga tau perasaan kamu juga. Terus jawaban kamu apa untuk pertanyaan aku ini.
"Maaf pak, saya hanya takut kalau pak Lukman itu sudah mempunyai gadis lain." Jawab Reni dengan menunduk.
"Iya gadis itu kamu Reni. Selama ini aku mengincar kamu, aku dekat dengan kamu apa kamu nggak sadar Ren." Ucap Lukman. Yang membuat Reni . mengangguk kan kepalanya.
"Aku tau pak, dan aku sadar ko. Cuma aku hanya tidak mau ke pedean sama bapak. Kalau bapak itu suka sama saya." Jawab Reni.
"Lalu apa jawaban kamu sekarang,apa kamu mau terima perasaan aku ini." Tanya Lukman dengan tersenyum di hadapan Reni.
"Pak ini di tempat kerja loh. Nanti jadi rame. " Jawab Reni yang membuat Lukman gemes sama Reni yang terlalu bertele-tele.
"Reni aku nggak peduli kalau rame. Yang aku butuhkan jawaban kamu.kalau perlu aku pake toa masjid buat ngomong tentang perasaan aku ini. Terus apa jawaban kamu sekarang. Kamu mau terima perasaan aku atau tidak." Tanya Lukman dengan tegas.
"Iya mau pak, galak banget si nembak cewe udah kaya mau interview karyawan baru ." Celetuk Reni dan berhasil membuat Lukman terkekeh.
" Jadi kami terima perasaan aku ini Ren.." Tanya Lukman memastikan.
"Iya pak, saya mau". Jawab Reni.
"Alhamdulillah.... Trimakasih ya Reni. Kamu sudah terima perasaan aku ini." Dengan menyentuh tangan Reni . Dan tersenyum bahagia. Reni hanya mengangguk kan kepalanya. Dan membalas tersenyum.
Lalu Gita menghampiri Reni dan Lukman." Yeee akhirnya jadian juga kalian. Selamat ya pak Lukman dan Reni, senang teman gue yang ini udah nggak jomblo lagi .. Traktiran nya ya jangan lupa.Hahahahah.... " Gita pun memeluk Reni begitu pun Reni membalas pelukan sahabat nya.
Lukman pun tersenyum melihat tingkah Gita dan Reni . Dan dari ruangan lain ada seorang pria, yang sedang memperhatikan tiga orang yang berada di taman dengan tersenyum. Dan Lukman pun dapat melihat jika kakak sepupu nya dan yang tak lain bos nya itu sedang memperhatikan dirinya..
__ADS_1
Bersambung
Maaf baru update satu. Aku mau tamatin cerita yang satu dulu .baru aku lanjut cerita ini . trimakasih jangan lupa tinggalkan jejak nya🙏🙏🙏🙏