Cinta Anggita

Cinta Anggita
Gosip


__ADS_3

Lalu Gita menempel kan catatan pembuatan yang akan di kerjakan di Mading,agar semua bisa melihat apa saja.


Setelah itu mereka melanjutkan tugasnya sampai selesai sebelum jam pulang . Karena kata pak Lukman akan di adakan briefing jadi tugas harus selesai jangan sampai ada yang tersisa.


Tugas masing-masing mereka stiap tugas pun selesai. Kini hanya tinggal bersih bersih,untuk tugas membersihkan lantai dan segalanya sudah tugas anak laki laki. Tugas Mpok Ati, dan Gita bagian mencuci cetakan, dan di bantu juga oleh Joko.


Setelah tugas bagian produksi selesai, mereka pun sejenak. Beristirahat saat Gita sedang duduk bersama Fahri dan teman teman lainnya, Gita seperti di panggil oleh seseorang yang tak lain adalah Jessy.


"Kakak, kak Gita ..... Gita pun menoleh ternyata ada Jessy dan pak Gilang yang sedang melihat Gita dan temannya. Gita hanya tersenyum,karena Gita bingung jika Gita melambaikan tangan, ada bos nya di sebelah Jessy.


"Git, anak bos kaya nya Deket banget sama Lo, kaya nya kaya nya nih" .Kata Joko yang meledek Gita.


"Kayaknya kayaknya, kaya biji mata Lo . Sembarangan kalau ngomong, kalau di denger sama yang lain bisa panjang Nia kaya kabel listrik. Hati hati kalau ngomong mas Joko". Jawab Gita yang geregetan sama ucapan Joko .


" Lah emang kenapa si Git, gini ya Lo suka sama anak kecil, dan anak pak bos itu Deket sama Lo. Apalagi pak bos itu duren ... Kurang apa lagi coba Git". Kata mpo Ati yang ikut menimpali ucapan Joko.


"Ini lagi mpo ikutan aja, bener kan gue bilang kaya kabel listrik bisa panjang urusannya. Dengerin yeee.... Pak bos itu pasti seleranya tinggi,lah sedangkan gue apa, Hadeeeuuuhhh ... Kalian ini bikin gosip itu gampang banget dah .."Kata Gita yang menggeleng kan kepalanya.


"Justru gosip itu yang paling enak di gosok makin siiip.... Hahahaha...." Semua pun tertawa mendengar ucapan mpo Ati.


"Iye buat kita siip.. Buat yang Laen, yang ada saya di bilang ga tau malu. Berani berani nya suka sama sultan. Udah jangan di bahas lagi, kita kedalam yuk bantuin teman teman." Ajak Gita yang menyudahi pembicaraan yang ngalor ngidul nggak berfaedah.


Lalu Gita duduk di bagian finishing,membantu sebagian. Begitu lah Gita,dia bisa ngerjain pekerjaan,mau di produksi, packaging ataupun finishing. karena Gita pertama kali bekerja ya sebagai packaging, finishing dan baru produksi.


Stelah pekerjaan di finishing, baru lah pak bos, pak Lukman, Reni, dan Bu Mutia turun dari ruangan mereka tak lupa juga dengan si kecil yang lucu tang slalu ikut dengan papahnya.


"Yuk kita kumpul mulai briefing". Ucap pak Lukman. Yang membuka pintu sedikit.

__ADS_1


Dan semua karyawan pun berkumpul di satu ruangan yang cukup besar.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Teman teman semua.


Saya ingin memberi tahu mungkin kalian sudah tau ya,kita akan kedatangan kunjungan dari sekolah anak anak. Untuk mengetahui cara pembuatan coklat yang mereka makan seperti apa. Dan saya mohon bantuannya dari kalian semua, karena saya juga Baru memimpin di sini. Saya butuh bantuan dari kalian semua untuk acara ini. Mungkin cukup dari saya kalian tetap semangat dan jaga kesehatan kalian ya. Ya saya sudah menyerahkan pak Lukman untuk menyampaikan siapa saja yang akan membantu dan yang sudah biasa membantu acara ini. Silahkan pak Lukman". Ucap Gilang kepada karyawannya.


Sedangkan yang di samping Gilang, yang tak lain adalah Jessy. Putri itu terus memperhatikan Gita yang duduk di seberang yang sedikit menjauh .Jessy selalu tersenyum melihat Gita, begitu pun Gita yang tersenyum di perhatikan oleh Jessy. Dan semua itu terlihat jelas dari pandangan Gilang .


"Assalamualaikum... Kawan kawan karena tadi sudah di sampaikan oleh pak Gilang, dan saya akan menjelaskan siapa saja yang akan saya pilih untuk membantu untuk kedatangan anak anak nanti. Di sini sudah saya tuliskan nama-nama nya".pak Lukman menyebutkan namanya


*Reni


*Gita


*Mpo Ati


*Joko


*Citra


....


....


....


Dan sekitar dua puluh orang yang saya tuliskan namanya. Sebagian yang tidak di sebut kan namanya di liburkan. Karena faktor usia juga ya Ibu, takut kecapean ibu ibu semuanya saya mohon maaf". Kata pak Lukman merasa tak enak hati untuk nama yang tak di sebutkan.

__ADS_1


"Iya tidak apa-apa pak, kita justru senang kita libur dan nggak di pilih". kata ibu ibu yang tak di pilih namanya.


"Alhamdulillah kalau begitu ibu ibu sekalian, saya cuma takut di keroyok sama ibu ibu sekalian. Hihihi...."pak Lukman pun terkekeh,dan semuanya pun ikut tertawa.Termasuk pak Gilang bos baru yang wajah nya seperti beruang kutub itu pun ikut tersenyum. Walaupun sedikit tapi terlihat sekali kalau bos nya itu tersenyum.


"Di sini saya sudah membagikan tugas untuk kalian. Gita, kamu buat coklat yang bentuknya lucu dan secantik mungkin. Untuk buah tangan mereka untuk di bawa pulang. Dan juga kamu di sini waktu acara nya kamu itu sebagai MC ya, kamu sudah biasa kan jadi pembawa acaranya setiap ada acara". Pak Lukman menyampaikan kepada Gita .


"Siap pa, mulai besok saya akan bikin untuk buah tangan mereka" . Ucap Gita dan membuat bosnya tersenyum kepadanya.


"Aaah nggak salah pak bos senyum ke gue". Ucap Gita dalam hati.


"Terus untuk Fahri dan tim produksi kalian harus standby jika anak anak sudah mulai turun kalian yang akan mendampingi mereka cara membuat coklat nya. Untuk Joko kamu spesial nih, kamu jadi badut ya,pakai kostum sapi untuk menghibur anak-anak nanti".Kata pak Lukman dengan terkekeh.


"Ya ampun pak saya pakai kostum lagi. Begitu terus kapan saya kelihatan kalau saya ganteng pak di depan guru guru yang manis dan cantik. Saya bantuin Gita aja ya pak untuk pembawa acaranya, kasian Gita pasti lelah".protes joko yang menolak untuk jadi badut. Namu bukan nya protes marah malah bikin semua jadi tertawa.


Sambil terkekeh Lukman pun menjelaskan." Kalau Gita sudah ada temannya Dina. Dan buat tim citra dan kawan kawan kalian mendampingi anak anak masuk ke dalam untuk membungkus coklat". Kata Lukman dan Citra dan teman temannya pun mengangguk.


Sudah paham kan yang saya sampaikan sama teman-teman. Apa ada pertanyaan dari kalian semua". Tanya pak Lukman.


Gita mengancungkan tangan nya." Pakai seragam apa pak?" Tanya Gita yang dapat tatapan dari teman teman semua.


"Iya pak pake baju yang mana pak". Jawab teman teman yang lain.


"Ok kalau itu nanti saya sampaikan lagi pada kalian Ok, saya si inginnya yang warna kuning atau merah. Nanti saya sampaikan lagi aja". Jawab Lukman.


"Ok masalah seragam nanti saya sampaikan lagi kepada kalian. Saya cuma harap kalian tetap jaga kesehatan dan kebersihan, lagi lagi saya jelaskan kebersihan ya Kalian faham kan". Kata Bu Mutia dengan tersenyum.


"Ok kalau begitu karena tidak ada pertanyaan lagi dan waktu juga sudah sore, kita tutup ya sampai disini. Sekali lagi terimakasih atas waktu nya saya ucapkan semangat... Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu." Salam dari pak Lukman. Lalu semua pun bubar.

__ADS_1


bersambung...


maaf ya baru bisa update satu. Karena badan kurang sehat .jadi susah buat bikin ceritanya 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2