
Nah sekarang giliran Reni, Reni tersenyum melihat Gita." Selamat ulang tahun ya beb, semoga elo tetap jadi sahabat terbaik gue. Dan semoga segala doa doa elu yang baik di kabulkan. Amiin...." Kata Reni yang memeluk Gita dengan erat." Maaf ya gue kemaren jutek sama elu, semua itu sengaja untuk ngerjain elo." Kata Reni yang ngaku sudah ngerjain Gita dengan cengengesan.
" Trimakasih ya Beb, iya Lo tuh jahat banget sama gue sampe gue sedih di cuekin elo, selama seminggu. Padahal gue nggak pernah salah sama elo". Jawab Gita dengan memanyunkan bibirnya. Bu
"Uuuuhhh sayang, Reni pun memeluk kembali Gita, dan semua pun tersenyum melihat Gita dan Reni.
"Selamat ulang tahun Gita,adik gue yang paling nyebelin. Semoga elo sehat selalu dan cepat nikah ya, buat kasih cucu untuk ayah dan ibu loe." Kata Fitri yang tak lain kakak sepupu Gita." Maaf ya gue marah sama elo, semua itu rencana kita untuk ngerjain elo. Tapi sebenarnya gue sayang sama elo, walaupun elo nyebelin tapi elo gue anggap seperti adik gue sendiri". Kata Fitri yang tak lain kakak sepupu Gita.
"Trimakasih KA Fit, iya Lo juga gue anggap seperti kakak kandung gue sendiri. Karena memang gue nggak punya kakak." Jawab Gita lalu memeluk Fitri.
"Selamat ulang tahun ya Git, semoga kami di berikan kesehatan,di lancarkan rezekinya,dan di dekat kan jodoh nya. Amiinn". Kata suami Fitri ya g bernama Dimas
"Amiin ya Allah Trimakasih KA Dimas atas doa nya".ucap Reni yang mengamini doa kakak iparnya.
"Trimakasih ya semua kalian memang selalu ingat ulang tahun aku. Tapi kalian jahat ngerjain aku sampe sedih tiap hari.
Reni tiap hari jutek, Andi sibuk Mulu, Fitri galak Banget, ayah marah marah mulu, apa aja salah". Kata Gita yang kembali mellow mengingat ayah nya membentak dirinya.
"Iya maaf ya ayah sudah marah dan bentak kamu, tapi jujur semua itu hanya rencana untuk ngerjain kamu aja. Kapan lagi ayah ngerjain anak kesayangan ayah ini ". Kata pak Jaka yang membuat Gita menoleh ke arahnya, dan tersenyum.
"Ayah Gita juga sayang ayah, karena ayah sudah ngerjain Gita, Gita minta hadiah dari ayah loh". Kata Gita dengan senyuman dengan menaik turunkan kedua alisnya.
"Waduh ko ayah jadi takut ya sama permintaan anak ayah yang boto ini." Kata pak Jaka dengan terkekeh..
Tiba tiba terdengar suara chika, si bocah kecil yang centil." Otong tueh nya anteh Dita, Ica mau mamam tueh na". Kata Chika dengan semangat.
"Ya udah kita potong kuenya ya". Kata Gita yang sudah memegang pisau kue nya. Potongan kue pertama di letakan di piring." Kue pertama ini untuk orang yang aku paling sayang,yaitu ayah dan ibu, aku suapi kalian berdua ya. Aaaaa..... Aaaaaam". Gita memasukan kue nya ke mulut ibunya, lalu ke mulut ayahnya.
__ADS_1
Sekarang Gita memotong kue kembali. Potongan kue nya yang ke dua di berikan kepada Andi dan Reni,Gita menyuapi kue nya ke mulut Andi." Selamat ulang tahun ya sayang". Andi mencium pipi Gita.
Gita pun tersenyum" terima kasih ya sayang".
Lalu Gita menyuapi kue nya ke Reni."Ini kue untuk sahabat gue, yang paling the best,dan paling ngeselin. Aaammm...."
"Trimakasih ya Gita sayang, selamat ulang tahun. Maafin gue ya kemarin kemarin gue udah cuekin elo". Kata Reni dengan mencium pipi Gita.
"Iya gue maafin elo, tapi elo harus kasih gue hadiah dulu buat gue. Baru gue Maafin." Kata Gita dengan menyengir kuda. Dan Gita pun di pelototi oleh Reni .
" Ya udah ini Potongan kue buat Chika. Tanteh kasih yang banyak ya, sepesial buat Chika." Kata Gita dengan memotong kue nya dengan memberikan senyuman kepada Gita. Dan Chika mengangguk kegirangan, serta bertepuk tangan nya.
"Ini buat Chika yang Cantik, cium aku dulu dong". Kata Gita yang menunjukkan pipinya ke arah Chika. Chika pun mencium pipinya Gita" mmmuuuuaaaachhh.... Trimakasih anteh aku puang ya. Ica mau bobo". Kata Chika dengan suaranya yang serak karena mengantuk, dan sangat lucu membuat semua tertawa mendengar nya.
" Iya sayang Chika Bobo ya sekarang. Soalnya udah malam, besok kita main lagi oke". Kata Gita yang menunjukkan jari jempolnya.
"Oteh". Jawab anak kecil itu. Lalu anak itu pun minta pulang ke ayah nya." Git, kita pulang dulu ya". Kata Fitri yang sudah ditarik tangannya oleh sang anak. Gita pun mengangguk.
"Iya yah nanti kita ga lama ko, kita balik." Kata Andi yang tak mau membuat pak Jaka khawatir. Pak Jaka pun mengangguk dan masuk kedalam kerumahnya.
"Gita ini buat elo". Kata Reni yang memberikan kado berbentuk kotak.
"Wah... Apa ni Reni, trimakasih ya". Gita pun mengambil kado dari Reni." Gue buka ya?".
"Masa elo buka nya di depan orang nya. Gue jadi minder nih, takut elo ga suka sama kado nya. Nanti aja kalau gue udah balik".
"Iya deh iya nanti gue buka nya,tapi apapun hadiah elo pasti selalu gue hargain ko. Gue nggak pernah liat pemberian orang dari harga, yang penting itu untuk gue. Gue udah senang banget". Jawab Gita yang menyentuh tangan Reni.
__ADS_1
"Nah ini dari aku sayang, maaf ya aku slalu sibuk, nggak pernah terima telpon kamu. Tuh di suruh nenek sama nenek sihir, aku disuruh sama cuekin kamu, padahal mana bisa aku cuek sama kamu. Sehari nggak ngabarin kamu aja aku rindu berat sama kamu ". Kata Andi yang menggombali Gita. Dan Gita hanya cuek mendengar ucapan Andi.
Sedangkan Reni di belakang menjebirkan bibir bawahnya, serta belaga ingin muntah mendengar Andi gombal ke Gita.
Dan Andi melihat Reni dengan belaga muntah di belakang Gita.
" Hei Zubaidah, elo jangan gitu, bantuin gue Napa. Gita ngambek nih semuanya kan karena rencana elu, Elo jelasin ke Gita". Andi yang bingung karena Gita memang masih ngambek dengan Andi.
" Gita kamu percaya dong sama aku, mana bisa aku cuek sama kamu sayang".
Reni yang melihat Gita masih ngambek pun merasa tak tega dengan Andi, karena memang sebenarnya itu rencana dirinya.
"Gita benar yang di bilang Andi, sebenarnya semuanya itu rencana gue, gue udah ancam dia buat cuekin elo. Kakao nggak gue minta traktir makan dan nonton berdua Lukman". Kata Reni dengan cengengesan seperti merasa tak bersalah, membuat Gita membelalakkan matanya.
" Apa... Jadi elo ngancem Andi, kalau dia nggak mau ikutin rencana elo,elo malakin Andi dengan bayarin nonton dan makan Lo sama pak Lukman, edan kali Lo Reni. Enak di elo nggak enak di cowok gue". Kata Gita yang nggak terima Andi di manfaatin Reni. Sedangkan Reni mendengar ocehan Gita hanya cengengesan aja tak menanggapi.
Gita melihat ke arah Andi ." Maaf ya sayang, aku punya sesuatu buat kamu, kamu Terima ya". Andi memberikan kado berbentuk kotak. Gita pun tersenyum lalu mengambil kadonya dari Andi.
"Trimakasih ya sayang, tapi janji jangan seperti itu lagi. Tau nggak aku sedih di mana aku di jutekin sama Reni, sedangkan ayah, dia marah marah sama aku. Dan kamu yang aku butuhkan buat menghibur aku, malah ikutan cuek". Kata Reni dengan cemberut.
"Iya maaf ya sayang, aku janji nggak akan ikuti apa yang di suruh nenek sihir itu." Kata Andi dan di pelototi oleh Reni. Dan Gita tersenyum melihat Reni melotot.
" Sekarang kamu buka kado nya?"
Gita pun mengangguk, lalu Gita membuka bungkusan kado nya. Dan saat di buka bungkus kado nya, terlihat kotak berwarna merah. Gita melihat ke arah Andi,dan Andi pun mengangguk. Lalu Gita membuka kotak berwarna merah itu, di sana ada sebuah kalung berliontin huruf G." Andi, ini serius buat aku". Kata Gita dengan mata mengembun.
Dan Andi pun mengangguk." Yaa itu untuk kamu, kamu suka nggak Git.?"
__ADS_1
Gita pun mengangguk" Iya aku suka Ndi, trimakasih ya, ini cantik sekali". Kata Gita yang merasa terharu melihat pemberian Andi sebuah kalung yang cantik berliontin huruf G tersebut.
bersambung...