
"Ya sudah ibu buatkan minuman dulu ya. Yah.." IBu nya Reni memberi kode untuk masuk kedalam.
"Git gue masuk dulu ya kebelet gue habis minum es tadi.haduh.... KA temenin Gita dulu ya". Reni langsung masuk ke dalam kamarnya.
Dirumahnya Reni tepatnya di ruang tamu. Gita dan Riko nampak canggung. Riko hanya melirik Gita sebentar dan menunduk kembali. Gita yang fokus dengan gawai nya tak memperhatikan kalau Gita sedang di perhatikan Riko.
"Gita bagaimana kabar kamu sekarang". Tanya Riko yang masih duduk tak jauh dari Gita .
"Alhamdulillah Gita baik ka. Kakak sendiri bagaimana kabarnya. Gimana sekarang sudah punya pacar lagi donk". Kata Gita basa basi sebenarnya Gita juga bingung mau nanya apa?
Riko menggeleng kan kepalanya. Dengan senyuman yang sedikit di bibirnya." Belum Git masih menunggu seseorang.
Gita paham arah pembicaraan Riko kemana . Gita mengalihkan pembicaraan nya."Ka Riko, nanti pulang ada yang ingin Gita omongin sama kakak.
"Baik, nanti pulang kakak antar ya.. Kita keluar sebentar Gita mau kan ?" Tanya Riko dengan masih memberikan senyuman ke Gita. Dan Gita pun mengangguk.
Terdengar suara adzan magrib berkumandang. Waktunya panggilan untuk shalat. Riko dan ayahnya Reni pergi menuju mushollah untuk shalat Maghrib berjamaah . Sedangkan Reni, Gita dan ibunya Reni shalat di rumah secara berjamaah.
Setelah melaksanakan shalat Maghrib. Gita melihat ibu Reka yang sedang di dapur. Gita segera membantu ibu Reka membuat makanan untuk makan malam.
"Masak apa Bu sini Gita bantuin". Tanya Gita yang sedang menghampiri ibunya Reni .
"Ini ibu goreng tempe tahu ikan, biasa ayah sama Riko kalau makan tempe dan ikan itu serba baru serba dadakan jadi kata nya enak. Sekalian ibu mau bikin sambel kalau nggak ada sambel kurang enak Gita. Kalau kata Ayah nya Reni kurang nendang kalau nggak pedes. Apalagi Riko udah kaya beo. Kalau nggak pedes tuh nggak nampol.. Ada aja sebutannya." Jawab Bu Reka yang lagi menggoreng tempe tahu.
"Yasudah sini aku bantu. Apa aku buatin sambelnya aja kali ya tapi sambel apa nih." Gita yang sudah siap membantu.
"Ow itu Git bahan bahan sambelnya nya kamu siapkan saja nanti cabe nya di goreng. Cabe, rawitnya Git banyakin, sekalian tomat nya, terasi nya ada di toples kecil ya Git,ibu sudah goreng."kata ibu Reka, Merasa senang karena masak ada yang bantuin biasanya ibunya Reni ini masak slalu sendiri. Karena Reni kurang suka berada di dapur.
Gita pun membantu membuatkan sambel dan menggoreng ikan. Reni pun baru keluar dari dalam kamarnya. Membantu menyiapkan makanan yang sudah jadi di tata di meja makan." Beeeuuhhh enak banget perawan bukan nya bantuin ibunya ini baru keluar." Ledek Gita ke Reni yang hanya di tanggapi hanya cengengesan.
"Gue males Gita, biasanya gue bantuin ibu. Cuma kan ini ada Lo. Jadi gue Santai santai hahahahah... " Jawab Reni yang menata makanan di meja.
Karena waktu sudah menunjukkan jam tujuh lewat. Waktu shalat isya pun sudah lewat . Terdengar suara orang mengucapkan salam dari luar. Ternyata ayahnya Reni dan Riko yang baru pulang dari mushollah.
__ADS_1
"Assalamualaikum" salam dua laki laki dari pulang shalat.
"Waalaikumsallam" Jawab para tiga wanita dari arah dapur.
"Masyaallah wangi banget masakannya. Riko jadi laper ini. Riko ganti baju dulu ya." Kata Riko dengan senyuman dan lari masuk kedalam kamarnya untuk mengganti baju.
"Dasar Riko nggak boleh nyium wangi masakan pasti begitu Git " kata Bu Reka dengan menggelengkan kepalanya. Dan Gita hanya tersenyum menanggapi cerita nya ibunya Reni .
"Iya ayah juga laper mau ganti baju dulu nanti baru makan aah..." Kata pak Romi. Yang tak lain ayahnya Riko .
"Ya sudah ganti baju dulu ayahnya." Jawab Bu Reka.
Riko pun keluar dari dalam kamarnya. Menggunakan t-shirt hitam dengan Jans pendek nya. Membuat kesan sendiri untuk Gita. Mangkanya Gita hanya tersenyum melihat Riko berpenampilan seperti itu..
"Ya ampun KA Riko kenapa penampilan nya kaya gitu si depan gue. Dia kelihatan ganteng banget kaya gini. Apa ini godaannya orang pacaran yang LDRan ya." Kata Gita dalam hati.
"Yuk kita makan Gita Ayuk makan, ayah udah lapar kaya nya enak nih" kata pak Romi yang sudah siap duduk di kursi makan.
Namun saat ingin mengambil sambalnya Gita dan Riko berbarengan mengambil sendok sambalnya.Mereka saling memandang namun Gita segera melepaskan tangannya. Lalu mengalihkan mengambil yang lain. Setelah Riko sudah mengambil sambalnya barulah Gita yang mengambil sambalnya.
"Waahh enak banget nih mamah bikin sambelnya tumben pedes mantuul lagi."kata Riko dengan mengancungkan jari jempolnya ke arah mamahnya.
Bu Reka,Reni dan Gita hanya tersenyum. "Riko kamu bilangnya ke Gita donk.kan Gita yang bikin sambelnya. Sama yang goreng ikannya ". Kata ibu Reka.
Riko sudah bisa menebak kalau itu buatan Gita. Riko hanya iseng ingin tau benar tidak nya Kalau Gita yang masak. Karena Riko pernah memakan makanan buatan nya Gita..
"Ow kamu Git yang bikin pantesan enak. Sering sering aja kaya gini.. Bisa bulet aku begini." Kata Riko terkekeh.
" Ya kakak, aku tiap hari makan makanannya Gita kalau stiap siang. Yaa Git. Mangkanya KA cari cewek tuh yang bisa masak jangan cari cewe cuma bisa dandan aja ." Ledek Reni ke Riko.
" Nanti aku cari cewe yang pinter masak. Kalau perlu Gita aja yuk Git ." Kata kata Riko berhasil membuat Gita terbatuk-batuk.
Reni segera memberikan minuman ke Gita." Gita Lo nggak apa apa. Minum lagi Git ". Kata Reni yang menyodorkan Minuman ke Gita.
__ADS_1
" Maaf Git bercanda aku kelewatan.." kata Riko yang merasa tak tega dengan Kania.
"Riko kalau bercanda lihat lihat sikon dulu . Jangan lagi makan kamu bilang gitu. Dasar kamu tuh". Omel ayahnya Riko.
"Iya maaf yah, maaf ya Git." Kata Riko yang meminta maaf.
"Iya nggak apa apa ko ka santai aja. Dah lupain, ow iya maaf semua Gita sudah selesai makan nya. Sebentar Gita mau keluar dulu." Kata Gita yang bangun dari kursi makan.
"Iya Gita ya sudah tidak apa kalau kamu sudah selesai makannya. "Kata pak Romi, dan Gita pun bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ruang tamu .
"KA Riko rese iihh.. Kan Gita jadi nggak nyaman." Kata Reni yang ngomel.
"Lain kali kamu jangan begitu ko. Nggak enak sama Gita." Kata pak Romi menasehati Riko.
"Iya iya nanti aku minta maaf. Aku juga nanti mau keluar lagi sama Gita. Ada yang mau di omongin". Kata Riko Reni yang sudah tau ya hanya cuek. Tapi untuk orang tua nya Reni mereka saling berpandangan.
" Kamu mau kemana ko?" Tanya sang ibu ke Riko.
" Ya paling dekat sini sih. Tau da apaan Gita mau bicara empat mata.'' kata Riko memberi tahu.
" Ya sudah jangan malam malam kalau ngajak anak gadis orang." Kata pak Romi.
" Iya yah"! Jawab Riko.
Mereka pun sudah selesai makan malamnya. Dan kini Riko bersiap siap memakai jaket dan mengambil dompetnya dan mengambil kunci motornya.
"Kak Riko mau pakai motor Reni. Pakai aja nih kuncinya. Nggak dek, kakak pake motor kakak si lancip. Jalan sama cewe itu yang keren motor nya." Kata Riko yang cengengesan.
"Gaya banget Lo ka. Awas Lo pake motor gue lagi." Kata Reni dengan kesal .
" Dek ini tuh Gita buat kakak istimewa." Jawab Riko dengan tersenyum dan mata di kedipkan sebelah.
bersambung..
__ADS_1