Cinta Anggita

Cinta Anggita
Permintaan gadis kecil


__ADS_3

Dan memang kabar Gita dan Gilang kini semakin meluas. Dan hubungan Gita dan Gilang ini, tidak seperti Reni dan Lukman. Saat mengetahui mereka sangat heboh, bahkan sampai ada yang ngeghibah tentang Gita. Tapi tentu tidak untuk anak anak produksi semua bahagia mendengar Gita akan di lamar dengan bosnya sendiri. Termasuk Fahri, kini dia sudah ikhlas merelakan Gita di lamar oleh bos nya.


Kini waktu cepat berlalu seminggu sudah mereka lalui. Di hari Sabtu ini seluruh keluarga Gita sedang sibuk, karena nanti malam keluarga Gilang akan datang kerumah Gita. Reni pun turut membantu keluarga Gita, dan tak lupa di bantu Fitri juga kakak sepupu Gita. Chika tentunya di bantu jaga oleh ayahnya yang sedang libur kerja.


Kini Gita pun sedang membuat macam macam kue, di bantu Reni. Sedangkan Bu Siti sedang membuat soto Betawi khas Mereka. Walaupun Bu Siti berdarah sunda, tapi Bu Siti jago membuat soto Betawi karena almarhum mertuanya pernah mengajarkan cara membuat soto Betawi makanan favorit pak Jaka.


Pak Jaka dan dan suaminya Fitri mengajak Chika bermain menaiki motor, sambil keliling,sekaligus membeli buah untuk acara lamaran Gita nanti malam.


Waktu sudah menunjukkan sore hari, acara masak masak pun akan selesai. Bu Siti sudah selesai membuat sotonya, dan Gita sudah selesai membuat kue nya.


Mereka hanya tinggal menata nata kue dan makanan di tempatnya. Mereka semua saling bekerja sama dan bergotong royong membantu pekerjaan.


Begitupula dengan suami Fitri yang mau membantu pak Jaka.


Sehabis magrib Reni sudah datang kerumahnya Gita. Untuk membantu Gita dan keluarga. Dan Gita pun Juga kini sudah rapih, terlihat sangat cantik. Dengan memakai kebaya berwarna tosca.


Di depan teras sudah ada para tamu bapak bapak yang akan menemani para tamu, di dalam pun juga ada ibu ibu yang menemani keluarga Gita. Tidak banyak hanya beberapa orang yang pak Jaka


undang untuk menemani acaranya.


Dan kini waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Seluruh keluarga Gilang pun kini sudah sampai depan rumah Gita, masing masing membawa bungkusan parsel. Terlihat Gilang yang sudah memakai baju batik perpaduan tosca dan hitam. Serta Jessy menggunakan gaun berwarna tosca, dengan rambut di kepang serta mahkota kecil di kepalanya. Terlihat sangat cantik dan lucu anak itu, dengan senyuman yang terus terlihat di bibirnya.


" Assalamualaikum..." Salam dari keluarga Gilang.


"Waalaikumsallam..." Jawab bapak bapak yang hadir di depan teras.

__ADS_1


Mereka pun saling bersalaman. Gilang mengajak tetangga komplek untuk ikut hadir dalam lamaran nya. Ya Gilang mengajak pak Jarwo, pak Yusuf, dan pak Udin.


Tak lupa mama Henny juga membawa keluarga dari almarhum suaminya. Ya Lukman adalah anak yatim, ayah Lukman sudah meninggal dunia sejak Lukman SMA. Jadi Lukman sudah menganggap pak Hendra seperti papahnya sendiri. Mamah Henny dengan keluarga suaminya, komunikasi dan silahturahmi masih tetap berjalan lancar.


"Silahkan masuk para tamu, maafkan tempat kami yang sederhana ini". Ucap pak RT setempat, yang turut hadir dalam acara lamaran Gita.


"Aaah... Tidak apa pak, tempat sama saja, yang penting nyaman dan damai dengan orang sekitar." Jawab pak Hendra yang bersalaman dengan pak RT setempat.


"Iya iya pak, betul yang bapak ucapkan" kata pak RT dengan terkekeh. Semuanya pun ikut tersenyum mendengar ucapan pak RT." Ayo mati masuk jangan di luar, silahkan masuk".


Dan keluarga Gilang pun duduk di dalam,sebagian ada yang di luar, menemani bapak bapak di teras.


Bunda Yuni,dan mamah Henny pun bersalaman dengan para ibu-ibu yang berada di dalam. Serta memeluk Reni dan terutama pemeran utamanya Gita.


"Trimakasih bunda". Jawab Gita yang tersipu malu.


"Iya ihh... Calon keponakan tanteh cantik. Beruntung nya Gilang dan Jessy mendapatkan kamu sayang." Mamah Henny pun turut memuji, lalu cipika-cipiki dengan Gita.


Gilang melihat Gita yang terlihat cantik dengan kebaya yang Gita gunakan, serta makeup yang terlihat semakin cantik. Begitupun juga Jessy yang duduk dekat dengan Gita, Gita pun tersenyum melihat Jessy yang begitu lucu dan cantik.


"Kakak Gita cantik sekali, gak sabar deh nunggu ka Gita jadi mamah Jessy." Ucap Jessy dengan polosnya,membuat semua tertawa mendengar ucapan Jessy.


"Trimakasih sayang, kamu juga cantik. Kamu siapa yang memakai kan makeup ini.?" Gita menoel hidung Jessy.


"Gadis kecil itu siapa.?" Tanya si ibu A

__ADS_1


"Itu calon anak sambung Gita". Jawab si ibu B.


"Ow jadi Gita mau nikah sama duda.?"


Si ibu A berbisik.


"Iya duren, duda keren. Liat aja dudanya aja kaya gitu, apa lagi bujang nya. Cewek pada nemplok kali sama dia, Gita pinter cari calon suaminya. Hihihi...." Ibu si B ikut menimpali si ibu A..


Si Fitri yang mendengarnya langsung nimbrung." Bu ini acara lamaran Gita, bukan acara gosip Mak rumpi". Celetuk Fitri, dan dua ibu ibu itu langsung diam.


Dan Fitri pun langsung tersenyum karena dua ibu ibu itu diam tidak bergosip ria lagi .


Nah kembali ke Gita, kini Gilang Gita dan Jessy berdiri di depan bapak bapak dan ibu ibu.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, aku Jessy anak dari papah Gilang". Jessy memegang tangan Gita.


"Ka Gita, selama ini aku tidak pernah merasakan kasih sayang mamah seperti apa. Aku suka iri saat teman teman ku bermain bersama mamahnya, sedangkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang bahkan bermain sama mamah. Yang aku rasakan kasih sayang papah, Om Lukman, Oma dan opa. Aku ingin sekali punya mamah yang sayang sama papah dan aku dengan tulus. Bukan yang hanya sayang sama papah saja , dan aku juga selalu berdoa, agar aku di berikan mamah." Kata kata yang di sampaikan Jessy dari isi hatinya, berhasil membuat yang menyaksikan menitikkan air mata. Karena suara polos anak itu.


"Dan aku dapat merasakan kasih sayang itu dari kak Gita, aku senang kak Gita perhatian dan sayang sama aku. Dan aku merasakan seperti mempunya mamah. Dan aku disini ingin bertanya dengan Ka Gita.? Apa ka Gita mau menjadi mamah untuk Jessy,dan sayangi Jessy sepenuh hati Ka Gita.?" Pertanyaan Jessy berhasil membuat Gita dan yang memperhatikan menjadi terharu.


Gita pun berlutut di depan Jessy, dengan mata yang mengembun dan senyuman manis untuk Jessy.


"Jessy sayang, Jessy tidak perlu sedih. Karena Jessy anak baik, dan Allah pasti mengabulkan doa doa Jessy. Dan jika memang kamu merasakan itu, KA Gita bersedia menjadi mamah untuk Jessy. Dan Ka Gita , insyaallah akan cintai dan sayangi Jessy sepenuh hati kakak. Apa kak Gita boleh menjadi mamah untuk Jessy, kalau boleh, apa kakak boleh minta di peluk oleh Jessy sekarang." Jessy pun yang ikut terharu, lalu tersenyum. Dan langsung memeluk tubuh Gita dengan erat, dan yang melihat acara lamaran itu, plus ada drama permintaan dari gadis kecil itu. Berhasil membuat para ibu-ibu dan bapak-bapak ikut terharu, karena permintaan tulus dari gadis kecil.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2