Cinta Anggita

Cinta Anggita
Ceplokin


__ADS_3

"Iya ya pah, Ka Gita kan bukan anak kecil ya, masa aku beliin boneka. Hihihi..." Kata Jessy dengan cekikikan." Terus beliin apa ya pah? Ka Gita sudah baik sama aku pah, aku ingin kasih ka Gita hadiah pah". Kata Jessy dengan menggoyangkan tangannya papahnya.


"Bagaimana kalau Jessy kasih kadonya tas aja.? Kalau tas pasti Ka Gita pakai nak". Gilang mengasih usulan ke Jessy.


Dan Jessy pun tersenyum lalu mengangguk kan kepalanya, sebagai tanda setuju." Iya pah setuju, usul papah bagus. Ayo pah kita cari kan tas untuk ka Gita". Dengan semangat Jessy menarik tangan papahnya,untuk mencari tas untuk hadiah ulang tahun.


Keesokan harinya di mana Reni dan Gita sudah kembali beraktivitas. Dan Andi pun sudah kembali untuk beraktivitas, dan kembali dari semalam.


Kini Reni dan Gita pun sudah sampai di pabrik di mana tempat kerja yang mereka cintai. Cih... Cintai dah kaya sama pasangan saja.


Saat Gita hendak turun ke ruangannya, tiba tiba Gita bertabrakan dengan Fahri yang hendak ingin ke depan loker.


" Eeh Git, kebetulan ketemu di sini. Tunggu sebentar ya."Fahri pun berjalan ke depan lokernya, entahlah apa yang ia ambil.


Reni bertanya dengan memberikan isyarat, tapi di jawab Gita dengan menaikkan kedua bahunya. Akhirnya Reni pun meninggalkan Gita, menuju ruangannya. Karena bagi Reni itu privasi Gita.


Lalu Fahri pun menghampiri Gita yang sedang menunggu di pintu masuk menuju tangga, di sana Gita melihat taman di belakang pabrik.


Fahri memberikan sesuatu ke Gita." Selamat ulang tahun ya, Semoga apa yang elo inginkan tercapai. Aamiin." Gita pun mengusap wajahnya lalu tersenyum ke arah Fahri."Aamiin trimakasih Fahri".


"Nih untuk elo Git".


"Apa ini". Gita pun mengambil pemberian Fahri, Gita pun membuka paper bag dan melihat hadiah masih di bungkus kertas kado.


" Trimakasih Fahri.,elo slalu kasih hadiah buat gue."


" Sama sama Gita, nggak apa-apa. Mumpung gue liat gue inget elo jadi gue beliin, tapi gue nggak tau elo suka nggak"..


"Pasti suka dong nama nya hadiah, gue taro di loker dulu ya". Fahri pun mengangguk, Lalu gimereka pun kembali keruangan kerjanya.


Siang harinya Gita mendengar seperti ada yang memanggil namanya, saat Gita selesai istirahat. Saat Gita selesai ke toilet, suara riang dari anak kecil yang Gita kenal." KA Gita ikut aku keruangan papah yuk, ada yang ingin aku kasih ke la Gita." Tanpa mendengar Jawaban dari Gita Jessy sudah menarik tangan Gita menuju ruangannya pak Gilang.


Saat Gita masuk ke ruangan Gilang, Lukman yang melihat kedatangan Jessy pun segera menghampiri mereka. Dengan perasaan kepo nya Lukman pun masuk tanpa di suruh masuk oleh Gilang.

__ADS_1


" Selamat ulang tahun ka Gita, semoga KA Gita sehat selalu, dan tetap jadi ka Gita yang baik hati". Lalu Jessy memberikan bingkisan ke Gita." Ini untuk ka Gita".


"Terimakasih Jessy sayang, ya ampun kamu tau ultah kakak". Jessy mengambil bingkisan dari tangan Jessy. Lalu Gita mencium pipi Jessy lalu memeluknya.


"Iya dong ka, kan aku lihat di Hp papah, aku liat di status KA Gita".


"Selamat ulang tahun ya Git, Semoga apa yang kamu inginkan tercapai". Gilang mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


Gita pun juga mengulur kan tangannya untuk berjabat tangan pada Gilang." Aaamiin trimakasih ya pak, terima kasih juga kado nya."


"Iya sama sama, itu Jessy yang pilih untuk kamu, semoga kamu suka Git".


"Pasti suka dong kan yang pilih Jessy, trimakasih ya cantik". Sambil menoel hidungnya Jessy, Jessy pun tersenyum.


"Ow kamu ultah Git, Selamat ulang tahun ya, semoga panjang umur, dan di berikan kesehatan selalu, amiin..." Kata Lukman yang ikut mengucapkan selamat ke Gita.


" Kadonya nyusul ya Git,hehehe".


"Iya pak nggak apa-apa ko pak, saya tunggu kado dari pak Lukman," Gita dengan terkekeh." Kalau begitu saya permisi ya pak," Lukman dan Gilang pun mengangguk." Jessy ka Gita lanjut kerja lagi ya cantik." Nanti kita ketemu lagi ya sayang, trimakasih kado nya".


"Dah cantik". Lalu Gita pun berjalan menuruni anak tangganya. Menyimpan kado dari Jessy ke dalam loker.


Gita pun kembali ke ruangan produksi untuk memulai kerja kembali.


"Dari mana neng lama bener baru masuk". Tanya mpo Ati.


"Ada urusan tadi di panggil pak bos ke atas". Jawab Gita apa adanya,dan mpo Ati pun mengangguk.Lalu mpo ati pun melanjutkan tugasnya.


Sedangkan Joko hanya tersenyum melihat Gita, dan Gita melihat Joko yang senyum senyum." Kenapa Lo ko, dari tadi senyum senyum nggak jelas".


"Kenapa si sayang ku, memang nya kenapa si kalau aku senyum senyum ke kamu ". Ucapan Joko membuat semua tertawa.


"Aaahahhhy sayang nih Yee..". Mpo ati dengan tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Gita membelalakkan matanya." Sayang sayang, biji mata loe kendor. Manggil sayang sayang segala. Ini lagi Ema Ema girang bener si Joko manggil gitu."


" Gue kangen Git, kemarin gue pulkam, kangen ngeledek elo Git. Elo sama gue kan ibarat kepompong dan kupu-kupu". Ledek Joko ke Gita".


Gita menunjukkan wajah geli nya dengan ucapannya Joko., Lalu Gita terkekeh.


" Eeh.. Joko kalau calon istri elo tau, kalau elo itu genit sama gue, elo nggak takut emangnya".


"Kenapa gue. Takut, wong calon bojo ku di kampung Git, kan nggak liat". Kata Joko dengan sekenanya.


" Waah... ORA beres ni Joko, macem macem gue masukin botol kecap".


"Sembarang elo Git, elo kira gue jin Tomang mau di masukin di dalam botol. Malah botol kecap lagi, yang cakepan dikit apa Git."


Gita pun terkekeh mendengar Joko protes," emang mau nya botol apa Joko, botol cuka mau ngga.?"


"Eeh buseh... Lebih parah lagi botol cuka". Akhirnya semua pun tertawa mendengar ucapannya Joko. Bercanda namun tangan tetap bekerja.


Namun tiba tiba mu Mutia datang keruangan produksi." Hei kalian mau kerja atau mau melawak di sini. Tertawa sampai kaya begitu, banyak gerak jangan ketawa terus".


"Iya Bu". Jawab Joko, Gita dan mpo Ati.


Lalu Bu Mutia pun pergi meninggalkan ruangan produksi,dan pergi keruangan kerjanya.


Kini Waktu menunjukkan pukul empat sore. Dan seperti biasa Gita menunggu Reni, namun saat Reni dan Gita keluar. Teman teman dari produksi belum pulang entah apa yang sedang di tunggu.


Gita pun menghampiri teman teman nya." Loh kalian belum pulang, nungguin apaan si?"


"Kita nungguin elo, nunggu traktiran, tuh ada tukang bakso. Kaya nya enak Git," Joko menaikan kedua alisnya.


'' Kan gue bilang nanti Joko, kalau sekarang gue lagi cekak kantong gue."


" Yaudah lah gue masuk aja. Percuma gue nungguin elo di sini. " Joko pun masuk kedalam pagar, dengan kesal.

__ADS_1


"Lah itu bocah ngapa ya, udah tua masih ngambek kaya bocah.'' kata Gita yang melihat Joko masuk ke dalam..


Namun saat pandangan Gita lagi ngeliat hapenya. Tiba-tiba saja pltak...Pltakk... Pltak..... Pltak....Aaaau.... Empat butir telur mendarat di kepala Gita, dan Gita mengaduh karena sedikit sakit dan kaget.Seeerr... Byuuurrrrr, Gita dapat semburan terigu dan siraman air dari teman temannya.. Aaaaaa... Gita pun berteriak, dan Joko, Rizal, mpo Ati,Gina Fahri,termasuk Reni pun tertawa.


__ADS_2