Cinta Anggita

Cinta Anggita
Sudah K.O


__ADS_3

Sedangkan Gita yang masih berada dalam kamarnya,dan berada di atas tempat tidur. Nampak murung dengan sikap suaminya, Yang kembali mendiami dirinya dengan kejadian seharian ini.


Gilang yang sedang membersihkan diri di dalam kamar mandi, dan karena Gita merasa lelah akhirnya Gita pun tertidur.


Berniat ingin makan malam berdua bareng suaminya, namun sepertinya rasa untuk makan malam bersama pun hilang.


Saat Gilang keluar dari dalam tandas Gilang pun turut tertidur menemani istrinya.


****


Balik ke sepasang pengantin baru itu, Reni dan Lukman. Kini waktu juga sudah malam, Lukman dan Reni pun berniat untuk istirahat. Lukman tidak memikirkan untuk MP seperti pengantin lainnya. Karena bagi Lukman itu bisa besok besok. Heheheh.....


Bagaimana mau melakukan malam ini, Lukman saat ini menginap di rumah mertua. Dan ke adaan rumah itu juga rame banyak sanak saudara dari keluarga Reni.


Reni melepaskan baju pengantin dan menghapus makeup yang masih menempel di wajahnya. Sedangkan Lukman sedang berada di dalam kamar mandi, setelah membersihkan diri Lukman masuk kedalam kamarnya. Melihat Reni sudah mengganti baju tidurnya, bergambar Tom and Jerry.


Lukman tersenyum melihat Reni yang kini sudah menjadi istrinya, mengguna baju tidur seperti itu.


" Kenapa mas kamu senyum senyum ngeliat aku.?" Tanya Reni dengan tatapan mata menyelidik.


"Gak kenapa-kenapa sayang, aku gak nyangka sekarang kamu sudah menjadi istri aku". Lukman menghampiri istrinya lalu mengecup kening Reni." Tapi kamu bikin gemes tau gak pakai baju tidur ini, biasanya pengantin baru pakai baju tidur tuh yang seksi tau." Goda Lukman, membuat Reni menjadi salah tingkah.


" Bukannya kata kamu ga melakukan itulah sekarang mas, ko kamu jadi bilang seperti itu.? Maaf tapi jujur aku belum siap mas, selain itu aku juga lelah banget. Maaf ya mas". Reni menundukkan kepalanya, merasa bersalah kepada Lukman, yang kini berstatus sebagai suaminya.


"Iya sayang, aku paham ko. Aku juga lelah sebenarnya, dan lagi pula di rumah kamu rame. Aku ga mau kalau banyak yang dengar suara indah kamu saat malam hari, gak rela aku sayang". Lukman mengedipkan mata sebelah, menggoda Reni. Sedangkan Reni hanya tersenyum mendengar ucapan Lukman,yang fulgar baginya.


"Yasudah sekarang aku mau mandi dulu ya,gerah banget seharian." Lukman pun mengangguk.

__ADS_1


"Ya mandi lah. Hari ini kamu mandi sendiri, besok besok kamu gak bisa mandi sendiri lagi. Khikhikhi..." Lukman terkekeh meledek Reni yang wajahnya sudah memerah.


Lukman pun berkumpul dengan keluarga Reni,yang masih ngobrol di luar. Jarang jarang Lukman mendapatkan kebersamaan seperti ini, apa lagi sebagai anggota keluarga baru di sini.


Sedangkan Reni selesai mandi pun merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya.


"Aaaah.... Nyaman nya bisa tidur seharian cuma duduk diri aja cape nya kaya gini. Di tambah Lagi pakai sendal tinggi, ya ampun mana betah gue. Otot kaki gue pada sakit, urat kaki pada meringkel ini." Kata Reni memijak betis dan tumit kakinya. Dan akhirnya Reni pun tertidur pulas dengan rasa cape di badannya.


Cklak... Lukman membuka pintu kamarnya, dan terlihat Reni sudah tertidur pulas. Lukman pun melihatnya pun merasa tak tega dengan wajah Reni yang lelah.


"Untuk sekarang kamu aman sayang. Tapi untuk besok besok, aku gak janji sama kamu akan aman atau tidak.". Sambil tersenyum memperhatikan wajah istrinya yang terlelap. Lalu Lukman pun ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya, dan Lukman pun ikut terlelap.


Saat jam 5 pagi Reni terbangun dari tidurnya, alangkah terkejutnya ada laki laki berada satu ranjang sama dia. Karena lampu kamar mati, jadi Reni tidak melihat siapa yang di kasurnya.


Alhasil Reni berteriak sangat kencang. Lalu saat Lukman membuka mata, Reni menghajarnya menggunakan bantal.


Geeeddeeebbuughh.... Aaaauu. Suara Lukman berteriak kesakitan. Karena Reni menendang bokong dan mengenai pinggang Lukman, hingga Lukman terjatuh.


Reni membelalakkan matanya,dengan mulutnya di tutup dengan tangannya. Reni langsung menghampiri suaminya membantu untuk berdiri,agar Lukman bisa duduk dia tempat tidur.


"Maaf mas, ayo aku bantu. Maaf ya mas, ya ampun aku minta maaf". Reni dengan rasa bersalahnya, meminta maaf terus menerus ke Lukman yang kini sudah menjadi suaminya.


"Kamu apa apaan si Ren, bangun tidur langsung nendang aku. Seolah-olah aku ini rampok di kamar kamu." Omel Lukman sambil memegang pinggang nya.


"Maaf mas, aku hanya kaget karena ada kamu di sini. Aku lupa kalau kita sudah menikah, maaf ya mas". Lukman menunjukkan wajah tak percayanya ke arah istrinya itu.


"Astaga Reni, kamu tuh". Kata Lukman dengan menahan rasa kesalnya, sambil mengusak usak rambut nya sendiri.

__ADS_1


" Yasudah aku mandi duluan, kita shalat subuh bareng."


"Iya mas". Lukman pun Langsung keluar kamar. Karena letak kamar mandinya berada di luar kamar, di samping dapur.


Saat keluar kamar, Lukman berpapasan dengan ibu Reka, ibu mertua nya.


"Man, kamu dan Reni kenapa tadi berteriak.?" Mendengar pertanyaan ibu mertua nya,Lukman merasa bingung antara mau jawab atau tidak.


"Tidak apa-apa Bu, Reni kaget karena ada saya di sampingnya. Jadi dia trial, sudah hanya itu saja". Bu Reka hanya ber oo saja dan mengangguk kan kepalanya.


" Kalau begitu saya permisi, mau bersih bersih Bu". Bu Reka pun mengangguk lalu Lukman pun berjalan menuju tandas. Dan Bu reka melihat Lukman berjalan memegangi pinggang nya.


"Lukman, Lukman. Belum juga pertandingan udah K.O duluan dan istri Lo. Bisa bisa nya Reni bertingkah seperti itu, lumayan sakit. Gue belum siapa, dah kena bogem". Lukman terus nyerocos di dalam kamar mandi.


Sedangkan Reni berada di dalam kamarnya, merasa tak enak dengan suaminya itu. Lalu pintu kamar pun terbuka ada ibu nya yabg membuka pintunya." Reni, itu suami kamu kenapa. Pinggangnya sampai di pegangin memang kenapa si Ren.?"


Reni menundukkan, tak berani menatap wajah ibunya." Reni menendang Lukman, Reni lupa Bu kalau aku sudah menikah. Biasanya tidur sendiri ini berdua". Jawab Reni yang takut takut untuk ceritakan.


Bu Reka pun terkekeh mendengarnya.


" Kamu tuh kasian Lukman jalan seperti itu kasian".


" Iya Bu aku juga tidak sengaja menendang mas Lukman, aku juga sudah minta maaf sma mas Lukman."


"Ya sudah nanti kamu minta maaf, kasian. Masa baru menikah sudah sakit. " Ledek Bu Reka ke putri nya.


"Iya Bu". Bu Reka pun meninggalkan Reni sendiri di dalam kamar mandi.

__ADS_1


Di lain tempat Gita yang sedang tertidur sehabis shalat subuh, tidak melihat keberadaan suaminya. Ya Gita tertidur sehabis shalat subuh karena merasa tak enak badan. Namun Gita tak melihat keberadaan suaminya di kamar mereka.


Bersambung....


__ADS_2