
Tangan Gita terus di gandeng sama Reni. Lalu Reni di ajak ke bagian gudang,dimana tempat Reni menghitung barang..
"Sini duduk Loe, biar gue obatin luka Lo". Reni menyuruh Gita untuk duduk ,dan Gita pun menurut dengan omongan Reni .
"Reni, jangan lama lama ya, lagian luka gue ga kenapa kenapa. Nanti gue obatin sendiri aja".Gita menolak untuk di obati lukanya.
"Bawel,susah banget si Lo jadi orang. Lo diem diem ga ,liat tuh luka lo,udah bengkak.Lo mau ortu elo liat dan merasa khawatir sama elo Git".Reni memarahi Gita, dan Gita menggelengkan kepalanya.
Lalu Reni mengambil kotak obat,untuk mengobati luka Gita. "Lo diem diem ya,ini sedikit sakit, soalnya lukanya udah memar banget ini Lo diemin".Reni masih dengan mengobati luka Gita .
Lalu saat luka memar itu di sentuh oleh kapas, yang sudah di kasih obat antiseptik. Gita merintih. Aaaauu....sakit..pelan pelan Reni..
"Iya ni udah pelan pelan Git, kepala Lo pusing ga "?tanya Reni yang begitu telaten mengobati Gita.
"Sedikit Reni,tapi masih bisa di tahan ko". Gita masih meringis, karena ngerasain sakit.
Setelah lukanya di bersihkan,Gita bangun dari duduknya. Dan saat berjalan Gita hampir terjatuh. Aaduuh... karena Gita merasa kan sakit di kaki nya.
"Gita loh nggak apa apa". Reni buru buru memegangi Gita, karena Gita hampir jatuh .
"Nggak apa apa Ren, kaki gue ko berasa linu ya".Gita sambil duduk di bangku,sambil memijat pergelangan kaki nya.
"Serius kaki Lo sakit Maimunah, mungkin efek elo terjatuh dari tangga Git"tanya Reni ke Gita.
"Iya mungkin juga, jawabannya Gita dengan memijat kakinya sendiri
"Sini gue urut kaki Lo kecengklak kali". Reni sambil melihat kaki Gita yang terlihat sedikit merah.
"Lo pikir gue orok pake kecengklak segala".Gita merasa kesal..
Reni tersenyum melihat temen nya mulai kesel sendiri.."Lo mau nggak, kalo mau gue urutin,kalo nggak mau ya gue diemin nih".
"Iya iya galak banget si Lo .. Kalo Loe gak niat gak usah nawarin, yaudah gue balik kerja lagi". Gita ingin berdiri lalu di tahan oleh Reni.
"Idiiihh... si bohay gue ngambek, sini chayank ku yang bohay".Reni meledek gita..
Lalu Reni memegang kaki Gita, dan Gita sudah merasa takut,karena Reni memijat kaki Gita untuk mencari urat-urat syaraf yang membuat kaki Gita sakit. kaki Gita di putar kekanan dan sampai terdengar suara kretek... kretek.
"kyaaaaaaaaa...aaaa saaaakiit..sakit Zubaidah kaki gue",Gita pun teriak dengan mata tertutup mulut di gerakkan seperti orang kedinginan, dan lidah nya bahkan di gigit untuk ia tahan sakit nya.
Nia terkekeh melihat ekspresi Gita yang lucu karena kesakitan.
"Loe tuh ya temen lagi kesakitan malah diketawain jahat banget lo". Menunjukan wajah sedihnya,dengan bibir bawah di majuin.
"Coba sekarang Lo berdiri, kaki Lo masih sakit nggak".Gita coba berdiri,dan coba untuk berjalan,dan ternyata udah nggak sakit lagi .
__ADS_1
Lalu tiba-tiba pak Lukman dan Bu Mutia datang ..
"ada apaan si Reni teriak teriak". Tanya Bu Mutia dengan nada ketus.
Pak Lukman hanya melihat ke arah Bu Mutia. Hanya menggeleng kan kepalanya,lalu melihat ke arah Gita...
"Ada apa ini Reni, terus Gita kenapa itu ".Tanya pak Lukman
"Ini pak kaki Gita tadi sakit .. Karena abis ada yang halangi kaki Gita dengan sengaja". Dengan mata melirik ke arah Bu Mutia. "Terus sekarang udah saya urut sedikit, tapi sekarang sudah lebih baik udah bisa di bawa jalan". penjelasan Reni.
"Lalu kamu masih kuat buat kerja Git".Tanya pak Lukman.
"Iya insyaallah saya kuat pak Lukman".
Gita menjelaskan.
"Ya sudah kalau begitu,saya balik dulu, kalau kamu nggak kuat jangan di paksain Gita".kata pak Lukman.
"Iya pak, trimakasih insya Allah saya kuat ko pak".jawab Gita.
Lalu pak Lukman dan Bu Mutia keluar dari ruangan Reni .
"Git, kaki Lo coba di buat jalan,atau buat loncat, Masih sakit nggak".Reni menyuruh Gita .
Lalu Gita ikutin apa yang Reni suruh. Gita jalan dan loncat loncat, namun saat loncat Gita kesandung box..
Aaaahh ....
Gita pun hampir terjatuh, namun di tahan oleh seseorang.
Yaitu pak Gilang Wijaya..
Pinggang Gita di pegang oleh Gilang .dan tangan Gita memegang leher Gilang.dan mereka saling pandangan .
Kalau di film yang pernah author liat posisi gitu pasti ada lagunya,Lagu India,yang liriknya
tumpah seaeh...yumusykurae....
Itu yang maen Abang tamvan Sharuk khan dan Kajol .wkwkwkwkw.....
Flashback on
Saat pak Lukman dan Bu Mutia keluar dari tempat Reni, pak Gilang Dateng karena mendengar suara teriak,dari tempat Reni ..
Flashback of
__ADS_1
Sontak pemandangan itu di lihat oleh Reni,pak Lukman dan Bu Mutia. Mereka juga kembali kerena mendengar Gita teriak lagi.
Reni hanya bisa menganga dan melotot lihat pemandangan itu,pak Lukman hanya senyum senyum.
kalau Bu Mutia terlihat kesal,lalu Bu Mutia pun pergi meninggalkan tempat Reni. Baginya itu pemandangan yang sangat di benci...
Posisi Gita masih bertahan dengan memegang leher Gilang .
Lalu pak Lukman berdehem untuk menyadarkan Gita dan Gilang, ekhem.... ekhem... Lalu Gita melepaskan tangan nya yang berada di leher bosnya itu.m, dan Gilang pun juga sama melepaskan tangan nya dari pinggang Gita...
"Maaf banget pak, saya ga lihat kalau ada bapak,maaf kan saya sekali lagi pak,maaf banget".Gita meminta maaf karena merasa malu benget karena udah pegang bos nya,apa lagi seperti sedang memeluk.
sedangkan yang di depannya hanya melihat Gita saja.. Dengan Ekspresi datar.
lalu Gita langsung menunduk karena di tatap sama bos nya itu .
"Maaf pak kalau begitu saya permisi mau pamit lanjut kerja, sebelumnya maaf dan terimakasih".lalu Gita mencoba berjalan dengan hati hati.
Tentunya masih di lihat oleh Lukman dan Reni.
Mereka hanya tersenyum melihat bos nya seperti itu. .
Saat Gita mau lewat,tiba tiba di hadang sama pak Gilang .
"Maaf pak kenapa di hadang jalan saya,saya mau balik kerja lagi pak".kata Gita.
"Itu dahi kamu kenapa lagi, terus kaki kamu kenapa ???. Tanya pak Gilang
"Ini pak kaki saya sakit,karena jatuh dan dahi saya terkena meja,mangkanya dahi saya luka pak",Gita tersenyum.
"Jatuh lagi kamu,kenapa kamu slalu jatuh".tanya pak Gilang.
"Bukan pak,Gita bukan jatoh, tapi kaki Gita di ha......mmmppphhh". Mulut Reni di tutup sama Gita.
"Ada apa ini Reni, Gita, kenapa mulut Reni di tutup begitu, apa ada masalah"? Gilang bertanya karena merasa curiga.
"Nggak ada apa-apa ko pak, ya sudah kalau begitu saya permisi mau kerja lagi pak, permisi..."Gita buru buru pergi,agar tidak di tanya kepanjangan sama bos nya .
"Reni ada apa ini,apa ada masalah tadi, kamu bisa jelasin."pak Gilang menatap Reni untuk meminta penjelasan.
"Mampus dah gue, Reni, Reni ,mulut Lo ember banget ya. Gimana ini ya, gue jujur atau enggak. kalau gue ga jujur pasti pak Gilang akan cari tau sendiri. Bisa abis gue karena nutupin, tapi kalau gue jujur, aaahh bodo amat jujur aja dah .."Reni bicara dalam hatinya.
"Reni kenapa kamu diam,ayo jelas kan. Apa kamu mau saya cari tau sendiri."
Bersambung....
__ADS_1