Cinta Anggita

Cinta Anggita
Andi menjemput


__ADS_3

Gilang duduk di samping Lukman," saya makan gabung kalian ya". Gita, dan Reni menganggukkan kepalanya, sedangkan Lukman tersenyum melihat Gilang yang ikut bergabung untuk makan siang. Gilang membuka nasi box nya,lalu mulai memakan nasi boxnya lalu makan bersama dengan Gita, Reni dan Lukman.


Saat sedang makan Gilang tidak ada yang bersuara, termasuk Lukman, Reni dan Gita. Setelah selesai makan siang akhirnya Lukman membuka suaranya,"Ren, nanti kirim foto aku ya.?"


"Iya mas, nanti di kirim ke grop aja ya. Kalau di kirim japri ribet aku nya." Kata Reni yang memegang handphone nya .


Reni mengirimkan semua foto hari tadi, ke group. Dan kini setelah makan siang berlalu di jadikan oleh seluruh karyawan, untuk bersih-bersih kembali. Karena bekas acara kunjungan anak anak.


Dan di perbolehkan untuk pulang cepat, dan di manfaatkan untuk Reni,Gita dan Lukman untuk jalan jalan.


Rencananya Andi akan menjemput Gita, dan Gita ingin mengajak Reni, jadi Andi akan berencana mengajak Reni dan lukman, Untuk ikut dengan Gita dan Andi.


Kini waktu berganti menjadi sore, tak terasa waktu sudah menunjukkan jam tiga sore. Andi pun sudah mengirimkan pesan kepada Gita kalau dirinya sudah berada di depan pabrik. Seluruh karyawan pun sudah bersiap siap dan berjalan meninggalkan pabrik.


"Reni, Lo keluar duluan ya. Gue mau ke toilet dulu kebelet, soal nya Andi udah di depan dari tadi."kata Gita, yang buru buru masuk ke toilet sebelum Reni jawab.


"Dasar tukang beser". Reni pun berjalan menuju kuda terbang nya. Lalu menyalakan mesinnya.


Lukman pun yang mendengar suara motor kekasih nya pun berjalan menghampiri nya dan memanggil nya." Loh kamu mau pulang dulu yank.?" Tanya Lukman yang berada di samping Reni .


"Nggak mas, aku tunggu luar ya. Ada Andi di luar, nih Gita lagi di kamar mandi beser dia." Kata Reni dengan senyum nya, dan Lukman pun mengangguk.


Reni pun mengendarai motornya keluar menemui Andi. "Idih... Bang Badrun udah sampe aja." Sapa Reni ke Andi dengan meledeknya.


"Iya tadi gue dari tempat gawean langsung ke tempat kakak gue. Cewek gue mana si ko belum keluar.?" Tanya Andi yang tak melihat Gita keluar dari tempat kerjanya.

__ADS_1


" Cewek elo lagi di toilet katanya kebelet." Jawab Reni yang duduk di atas motor nya."mungkin lagi siap siap kali,".


Sedangkan dari kejauhan Andi di perhatikan dengan Citra dan teman temannya. Citra senyum senyum ke arah Andi. Padahal Andi sejak tadi cuek saja, dan sebenarnya Citra ingin mendekati Andi berniat ingin kenalan. Tapi terburu ada Reni, jadi citra mengurungkan niat nya untuk kenalan dengan laki laki di depan nya. Yang tak lain teman Reni dan Gita, menurut Citra dan kawan kawannya.


Mereka belum tau kalau Andi itu pacarnya Gita.


Dan akhirnya Citra fan kawan kawannya pun pergi meninggalkan tempat itu, karena menurut mereka kalau sudah ada Reni pasti ada Gita. Jadi mereka berjalan meninggalkan Reni dan Andi yang sedang mengobrol.


Lalu Gita pun keluar dari gerbang, Gita tersenyum ke arah Andi,Andi pun juga membalas senyuman nya Gita. Gita berjalan menghampiri Andi," Hai, maaf ya tadi aku ke toilet dulu kebelet banget soalnya". Kata Gita yang sudah berdiri di hadapan Andi dan Reni.


"Nggak apa-apa sayang, oh.. Iya ini aku punya sesuatu buat kalian berdua". Gilang mengambil sesuatu dari motor nya.ada dua papper bag, lalu di berikan kepada Reni dan Gita.


" Ya ampun apa ini Ndi, ternyata memang elu setia kawan ya. Udah pacaran ma Gita masih inget gue. Uuuhh... Senangnya". Kata Reni yang mencubit pipinya Andi.


" Sakit Ren, cewek gue aja nggak cubit cubit elo lagi cubit gue". Kata Andi. Yang mengusap usap pipinya. Gita dan Reni hanya tersenyum.


Dan itu menjadi tontonan untuk Reni, citra dan kawan-kawan nya. Karena Andi berlaku romantis di depan orang. Begitu dua laki laki yang menyaksikan adegan romantis


, seperti di drama drama. Laki laki itu adalah Lukman dan Gilang, Lukman dia hanya tersenyum melihat Gita dan Andi. Tapi Gilang dia hanya menatap dengan wajah yang datar, lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain." Saya duluan Man." Kata Gilang lalu masuk ke dalam mobilnya. Lukman hanya mengangguk kan kepalanya.


Namun saat Gilang mengendarai sampai depan pagar, Gilang melihat tangan Andi menggenggam tangan Gita. Entah kenapa Gilang melihat Gita dan Andi berpegangan tangan, Gilang merasa nafas nya begitu sesak dan hawa di mobilnya pun menjadi panas. Padahal sudah ada AC di dalam mobilnya Gilang, tetapi entah kenapa jadi terasa gerah yang Gilang rasakan.


Lalu mobil Gilang berhenti di depan motor Reni, lalu membuka kaca mobilnya." Yuk semuanya saya duluan ya". Kata Gilang yang berpamitan , karena ada sebagian karyawan nya yang duduk di depan pabrik .


" Iya pak". Jawab semua nya. Termasuk Andi yang sedang berdiri di sana.

__ADS_1


Lukman pun menghampiri Reni, Gita dan Andi ." Ndi, baru datang?". Tanya Lukman yang bersalaman ke Andi.


" Lumayan lama, nih nungguin dua cewek." Andi pun membalas jabatan tangan Lukman.


"Jadi kita mau kemana nih niat nya.?" Tanya Reni,ke Andi yang sedang merangkul pundak Gita.


"Gue sih terserah kalian aja. Mau kemana, gue libur ini dua hari." Jawab Andi dengan sombongnya.


"Kita nonton yuk, udah lama kita nggak nonton bareng, kan kita berempat nih. Anggap aja kita Double date". Kata Reni dengan tersenyum manis. Dan itu membuat Lukman menggenggam tangannya Reni .


"Boleh tuh sayang, tapi kan Minggu kemarin kita udah nonton. Walaupun kita belum jadian si. Tapi kan sekarang kita udah jadian kan, hehehe .. Sekalian besok kita jalan yuk ke pantai gitu". Kata Lukman mengusulkan ide nya.


" Memang besok loe nggak kerja mas.?" Tanya Andi yang mengira besok Gita dan Reni masuk kerja


"Nggak kita libur Ndi, hari kejepit. " Jawab Lukman yang masih berpegangan tangan.


"Ya sudah gue setuju sama usulan lu mas. Besok kita ke pantai ya, kita cari penginapan kita pulang Minggu pagi. Dan kita sewa kamar tapi Lo sama gue mas, Gita sama Reni." Usul Andi, yang ikut berpegan tangan sama Gita.


"Iya Ndi ,masa iya gue sekamar sama Reni. Belum muhrim gue sama Reni ." Jawab Lukman dengan wajah kesalnya.


Semua pun hanya tersenyum mendengar ucapan Lukman. Dan akhirnya mereka pun nonton bareng bersama untuk ke dua kalinya. Tapi untuk kali ini, Reni dan Lukman pertama kalinya mereka nonton bareng, gandengan tangan pula lagi.


(Alamak pasti girang betul itu si Lukman.)


Ya Lukman begitu bahagia bisa jalan bareng sama Reni. Karena bagi Lukman Reni tipe cewek yang susah banget di ajak senang seorang diri. Reni inginnya di mana ada Reni di situ ada Gita. Begitupun Gita di mana Gita di situ Reni .

__ADS_1


Ya motor yang mereka kendarai sudah sampai di mall **** di kawasan daerah Jakarta Selatan. Mereka memasuki bioskop, tapi untuk kali ini mereka menonton film romantis, tidak menonton film horror. Karena Gita sangat takut dengan film horror, dari pada Andi di cuekin Gita lebih baik Andi menghindar agar Gita tidak marah.


__ADS_2