
Dan kini sudah tiga puluh menit kelompok pertama sudah selesai, untuk mencetak dan membungkus coklat yang mereka buat. Dan kelompok pertama pun sudah kembali ke kursi dan duduk dengan manis, serta tawa Dan cerita yang menghiasi keseruan mereka.
Sekarang kelompok ke dua, sisa dua puluh anak anak lagi beserta empat guru yang akan mendampingi muridnya untuk masuk kelompok ke dua. Ya di sana Lukman dan Reni memberi arahan untuk mencuci tangan dan membantu memakai kan memakai celemek,masker,dan penutup kepalanya.
Ya seperti kelompok pertama Gina dan Angga, seperti yang pertama Fahri dan teman teman memberikan contoh untuk anak anak. Dan anak anak itu pun mengikuti apa yang di ajarkan Fahri. Dan Fahri pun mengarahkan anak anak itu, seperti kelompok pertama.. Dan anak-anak pun mengikutinya, setelah coklat yang mereka buat di masukan ke dalam kulkas, anak anak pun masuk kedalam ruangan packaging. Di mana mereka pun mengemas coklatnya ke dalam kotak panjang.
****
Sedangkan di luar Reni dan Lukman membantu Gita. Karena Gita pun di luar juga memberikan kuis, kepada murid dan guru guru.
"Nih kak Gita punya tebak tebakan siapa yang bisa jawab aku kasih hadiah.
Daun apa yang tidak pernah gugur?
Anak anak pun semua Napak berpikir, ada yang berbisik, ada yang arah mata nya ke atas dan memejamkan matanya, seolah olah berpikir sanga sulit. Dan salah satu seorang anak laki-laki mengancungkan jari, dan ia pun berjalan ke arah Gita. Dan anak itu berdiri di hadapan Gita, Gita pun berlutut untuk berhadapan dengan anak itu.
Gita tersenyum ke arah anak laki-laki yang tampan itu." Hai ganteng siapa nama kamu?"
"Nama aku Haikal ka." Jawab anak kecil itu yang bernama Haikal. Dengan bibir yang selalu tersenyum ke arah Gita.
" Terus kamu tau jawaban pertanyaan yang kakak kasih tadi, oke... Kakak ulangi ya. Daun apa yang tak pernah gugur?"
Anak kecil itu tersenyum." jawaban nya Daun telinga ka."
__ADS_1
"Pintar". Semua pun bertepuk tangan. Haikal pun juga bertepuk tangan karena merasa senang. Haikal pun di kasih 2 susu rasa coklat oleh Gita.
"Sekarang Haikal bisa balik ke tempat duduknya". Kata Gita, namun Haikal menggelengkan kepalanya."Loh kenapa sayang ko kamu tidak mau duduk?"
"Haikal boleh minta satu hadiah lagi kak?" Gita bingung harus jawab apa, Reni,Lukman dan Gita saling berpandangan. Lalu Gita pun tersenyum ke arah anak kecil yang bernama Haikal.
" Haikal minta hadiah apa lagi sayang, susu nya mau lagi?" Namun Haikal menggelengkan kepalanya," lalu Haikal minta hadiah apa dong dari kakak?"
" Haikal mau cium Kaka boleh?" Tanya Haikal dengan Suara yang pelan, dan senyum manisnya.
Gita yang mendengarnya pun membulatkan matanya. Lalu Gita terkekeh. " Boleh sayang" lalu Gita memiringkan mukanya menghadapkan pipinya ke arah anak itu. Lalu anak kecil itu pun mencium Gita, alhasil semua wali murid pun tertawa melihat sikap lucu Haikal yang mencium Gita. Begitu pula Reni dan Lukman yang terkekeh melihat anak kecil itu.
Lalu anak kecil yang bernama Haikal pun duduk manis di kursinya.
Tak lupa juga badut berkostum sapi yang juga turut menghiburnya, hingga wajah anak anak pun mereka juga nampak tersenyum bahagia karena melihat badut berkostum sapi berada di situ.
( Yaiyalah bos mah bebas.wkwkwkw...)
Setelah kelompok dua selesai dari mempraktekkan cara membuat cokelat.
Waktu terus berjalan kini waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang.
Pak Gilang
__ADS_1
Gita pun memanggil anak anak yang sebagian ada yang sedang bermain di luar dengan badut.
"Hai adik adik semua yang berada di luar duduk yuk,, kakak punya sesuatu nih buat kalian, siapa yang mau coklat yang sudah kalian buat tadi.?" Tanya Gita, dan anak anak pun menoleh ke arah Gita," kalau kalian mau ini kakak minta kalian duduk yang manis, nanti kakak kasih kalian."
Kini anak anak semua mulai duduk manis karena di penghujung acara." Kakak mau tanya kalian, bagaimana perasaan adik adik semua, setelah membuat coklat tadi, Senang atau tidak?" Tanya Gita dengan ceria.
" Senang..." Jawab serentak.
"Nah sekarang,kalian duduk manis ya. Kakak punya paper bag , di dalam ini ada coklat yang kalian sudah buat tadi. Ini untuk kalian nanti kakak bagi bagikan satu persatu. Tapi ada syaratnya, kalian harus duduk manis dulu ya, tidak ada yang lari lari". Kata Gita, dan anak anak pun duduk di bangku masing-masing seperti yang Gita suruh.
Gita pun memanggil nama anak, sesuai nama yang berada di bingkisan." Oke kakak panggil ya, di sini ada nama Bastian, mana yang namanya Bastian?" Tanya Gita, lalu salah satu murid laki laki yang sudah di sebutkan namanya pun maju dengan tersenyum." Ow .. ini yang namanya Bastian, ganteng ya, ini punya kamu?"
Anak itu pun mengambil paper bag,yang Gita kasih dengan tersenyum dan menganggukkan kepalanya." Trimakasih ka". Lalu anak itu mencium tangan Gita, pak Gilang dan tim coklat.
Gita terus memanggil nama yang sudah tercatat, dan memberikan paper bag nya. Sampai semua anak memegang hasil buah tangan mereka masing masing. Dan tak lupa untuk para guru pun juga di berikan namun dengan isi yang berbeda. Dan tak lupa untuk anak murid yang tidak hadir di Karena kan ada halangan juga dititipkan pula.
Dan hingga di akhir penghujung acara, Gilang pun selalu atasan memberi sambutan. " Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,saya Gilang Wijaya selaku pimpinan di tempat ini, mohon maaf kepada ibu guru dan adik adik sekalian. Jika ada kekurangan dan kesalahan dari kami, mohon di maafkan. Dan saya berterima kasih kepada sekolah Cinta Bunda, Karena sudah mau berkunjung sekaligus ingin belajar bagaimana cara membuat coklat yang pernah kalian makan. Dan kami tentunya sangat senang atas kunjungan kalian semuanya. Untuk kalian semua semoga tetap di berikan kesehatan ya, dan untuk adik adik nya nih, karena kalian suka makan manis mani, jangan lupa ya untuk selalu menyikat giginya sebelum tidur. saya dan tim coklat, mengucapkan sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan trimakasih atas kunjungan kalian semua, terima kasih, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh". Gilang pun memberikan mikrofon nya kepada Gita .
Lalu salah dua orang guru,maju ke depan dengan membawa sesuatu." Pak Gilang,mba Gita, mba dan mas nya sekalian. Kami mengucapkan banyak terimakasih sudah mau menerima kunjungan kami kesini. Untuk anak anak menambah pengetahuan mereka bagaimana cara membuat coklat, jadi tidak hanya makan dan makan saja." Kata salah satu guru yang berdiri di hadapan Gita dan Gilang." Dan kami juga punya kenang kenangan untuk kalian, bahwa kami pernah berkunjung ke sini untuk belajar membuat coklat." Lalu guru itu memberikan foto beserta lukisan dari sekolah cinta bunda kepada Gilang,dan Gita dan di moments itu di abadikan Reni dan Fahri.
****
**Hallo semua, semoga kalian selalu sehat ya. Ow ya maaf niatnya ingin buat cerita 3 Bab. karena anak lagi Dateng rewel, dan kurang sehat. jadi cuma bisa, kirim hanya dua bab aja.
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗🤗
Dan Selamat tahun baru ya semua..... 🎉🎉🎊Semoga di berganti nya tahun ini, menjadi pribadi lebih baik lagi dari sebelumnya, selalu di beri kesehatan, dan rezekinya yang selalu mengalir seperti air.. Amiin**.