
hai kembali lagi...
ini masih dengan cerita Erik yang di keroyok oleh geng pembuat onar di kampus nya...
ketika itu Randy, Bima , Juan dan beberapa anak lain nya menarik Erik ke yempat sepi agar anak-anak lain tidak melihat mereka yang mengeroyok Erik...
" apa-apaan sih kalian semua hah?" bentak Erik ketika dia sudah berada di tempat sepi di situ sudah ada Randy , Bima Juan dan beberapa anak lain nya dan sudah mulai memukul Erik, sedangkan di tempat lain sudah berderet anak-anak lain yang satu geng dengan mereka untuk mengaman kan misi mereka...
" eh berani-berani nya Lo ngomong dalam situasi kayak gini, enggak takut apa kita semua akan semakin brutal sama Lo hah?? apa Lo enggak takut kita akan mengikat lo di bawah pohon ini hah dan gak akan lepasin Lo sampe besok hah" ancam randy sambil menunjuk kan ke salah satu pohon yang ada di situ...
" lepasin gue kenapa sih kalean ?? sakit tahu bisa gak sih kita ngomong baik-baik ?? lagian apa sih salah gue hingga kalean tiba-tiba datang ngeroyokin gue rame-rame begini" ujar Erik sambil memberontak apalagi muka nya udah agak lembam akibat pukulan brutal mereka...
" eh rupa nya lo itu mau berlagak ***** ya jadi cowok, jangan sok pilon deh Lo, jangan sok kecakepan juga kalau jadi cowok , ini malah sok belagu lagi di depan kita-kita, Lo punya masalah dengan gue dan itu belom selesai, tau??" hardik Randy sambil memukul muka Erik kembali sampai tambah lembam ..
"sekarang Lo malah menambah masalah nya jadi semakin parah hingga kita-kita sepakat buat mukulin Lo kayak gini" tambah nya lagi
" tapi apa masalah nya hah? gue sama sekali tidak mengerti maksud kalian" tanya Erik sambil memberontak
" Lo itu emang betul-betul ***** atau ***** hah jadi cowok" sentak Bima sambil melanyangkan tinju nya kembali ke arah perut Erik, dan itu terasa sangat sakit bagi Erik sehingga membuat nya meringgis karena kesakitan dan sambil meronta untuk melepas kan dua tangan nya yang di genggam erat oleh mereka..
__ADS_1
" sungguh gue sama sekali enggak tahu, ada apa sih sebenar nya ini sehingga kalian memukul gue hingga hampir boyok kek gini" ujar Erik karena belom paham kenapa para geng tersebut mengeroyok nya dan memukul diri nya dengan brutal
" apa yang Lo perbuat sama Fara kemarin hah?!" bentak Fara sambil mengangkat dagu Eri dengan paksa
" enggak ....enggak ada apa-apa kita berdua cuma ngomong aja kok" ujar Erik belum mengerti dengan situasi yang terjadi
" dasar cowok sialan, ***** banget sih Lo jadi cowok kalau itu doang enggak mungkin Fara sampai di skors dari kampus" bentak bima dengan suara yang mengelegar di tempat itu
" hah!!! Fara di skors dari kampus!!! kok bisa?? apa yang terjadi dengan nya??" tanya Erik Sangat khawatir sehingga sakit di tubuh nya seketika membaik dan Erik juga baru tahu kalau hilang nya Fara dari kampus hari ini karena menjalani sangsi dari pak rektor. Erik baru tahu kalau Fara diskors dari kampus, tapi dia kemudian baru berpikir diskor nya Fara apa hubungan nya dengan diri nya.
" dan itu gara-gara Lo, tau gak Lo hah" bentak Randy sambil menunjuk kan ke arah Erik
" Fara berantem dengan mawar si tukang Jambak yang Lo kirim untuk memukul nya, dia saling jambak-mejambak dengan Fara sehingga membuat nya diskors" ujar Randy dengan suara semakin keras..
" jadi...jadi..maksud nya apa" Erik tidak bisa berkata-kata lagi setelah semakin tahu apa yang terjadi. Fara dan mawar berantem dan itu gara-gara dia. Erik masih belum mengerti sepenuh nya.
" jadi semua jadi berantakan gara-gara Lo! semua masalah pun jadi semakin parah gara-gara Lo, Fara berantem bahkan saling jambak-mejambak itu semua gara-gara Lo cowok brengsek akhir nya apa hah , Fara diskors dari kampus itu semua juga gara-gara Lo, ngerti gak sih Lo" sentak Randy dengan semakin ber api-api
" gu....gue sama sekali enggak tahu kejadian nya seperti itu, gue enggak pernah nyuruh mawar untuk mencari Fara dan berantem dengan Fara '" ucap Erik dengan suara lemas sambil menahan sakit sekujur tubuh nya akibat pukulan Randy and the geng...
__ADS_1
Randy and the geng semakin naik pitam saat melihat ulah Erik yang tidak pernah mengakui dan berusaha mengelak menurut nya pemukulan mawar terhadap Fara adalah kejadian yang sangat fatal dan tak dapat di maaf kan karena sudah berani membuat muka sang pujaan hati nya jadi lebam akibat cakaran mawar kemarin...
" Lo kira kita semua akan percaya begitu saja! mawar sendiri yang datangi Fara dan melarang keras agar Fara tidak mendekati Lo lagi! jadi jelas kalau Lo tidak bisa mengelak lagi dari kita semua ! kenapa mawar melakukan itu semua kalau Lo tidak pernah menyuruh nya untuk melakukan itu semua, Lo jangan pernah berlagak pilon lagi bengok" bentak Randy sambil melayang kan satu tinju ke atas muka Erik seketika itu Erik meringis karena kesakitan kena bogem mentah nya Randy...
" sungguh gue enggak ada hubungan nya dengan mawar, gue gak pernah menyuruh mawar untuk melakukan itu semua, enggak ada sama sekali, gue berani sumpah sama kalian, mendingan kalian lepasin gue Sekarang juga" bentak Erik
" emang Lo itu dasar cowok sialan dan brengsek, urus tuh cewek Lo si mawar itu, jangan pernah kepikiran untuk mengurus Fara, dan kali ini kita bakalan ngelepasin Lo begitu saja tapi tidak dengan lain kali" sentak Randy sambil mendorong Erik dengan keras hingga mengenai pohon di belakang nya untung tidak terluka parah, tapi terasa sedikit sakit, setelah itu Randy and the geng pergi meninggalkan Erik begitu saja dengan wajah bonyok dan sakit di seluruh tubuh nya...
Erik menatap penuh dendam dengan kepergian Randy and the geng yang telah memukuli nya hingga babak belur seperti itu.
dia sulit menerima kenyataan bahwa Fara kekasih hati nya dan mawar sahabat nya diskors dari kampus akibat mereka saling jambak-mejambak itu semua di sebabkan oleh diri nya, Erik tidak habis pikir dengan semua itu seakan-akan pikiran kosong sekarang dan jalan pikir nya buntu Erik pun menggeleng- gelengkan kepala tidak percaya sepenuh nya dengan perkataan yang di tuduh kan kepada nya oleh Randy dan the geng nya itu...
" arrrrgghhhhh!!" Erik berteriak sejadi-jadi nya untuk menumpahkan segala rasa yang berkembang di hati dan pikiran nya tak terasa mata nya pun berkaca-kaca , akhir nya dengan tubuh masih sangat lemah dia mencoba untuk berdiri walaupun beberapa kali sempat terjatuh akhir nya dia bisa juga , dengan pelan dia berjalan dengan langkah gontai nya dan dia berniat untuk pulang
maaf kalau ada typo ya..
terima kasih atas dukungan nya
mohon like and komentar nya...
__ADS_1
love you