Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
Episode 49


__ADS_3

Anet masuk,dan langsung berjalan mendekati mommy Arkan.Ia kemudian duduk di samping Iriana.


"Tante....."Sapa Anet sambil mencium tangan Iriana.


"Hai,Anet,kamu kok kemari memang nya nggak ada pemotretan hari ini?"tanya Iriana.


"Ada tante tapi nanti sore,maka nya aq kemari,"kata Anet.


"Oh...kenapa nggak ke kantor Arkan saja,temenin dia?"kata Iriana sambil membuka-buka majalah nya.


"Udah tante tapi aq malah di suruh pergi kata nya Arkan masih banyak pekejaan."kata Anet dengan wajah kesalnya,mengingat perlakuan Arkan.


"oh...."jawab Iriana singkat.


Kenapa sikap Arkan pada Anet kayak gitu yah,Padahal kan mereka kenal udah lama,tapi masih saja dingin,Ada apa dengan Arkan????"gumam Iriana bertanya-tanya dalam hati.


Mereka ngobrol cukup lama,dan akhirnya Anet pamit karena ada pèmotretan.


"Tante...Anet pamit dulu,Lain kali kita ngobrol lagi."kata Anet sambil mencium tangan Iriana.


"Baiklah....hati-hati"kata Iriana.


Anet pun pergi menuju ke lokasi pemotretan nya.


Sampai di tempat pemotretan...


Dugh....bugh.....


Anet nggak sengaja menyandung kaki Alvin yang sedang duduk menunggu Dela yang sedang pemotretan.


"Aww....."teriak Anet jatuh di depan Alvin.


Alvin mengulurkan tangan nya bermaksud membantu Anet berdiri,


"Terimakasih...."kata Anet sambil berdiri.


Saat sedang berdiri pandangan Alvin dan Anet bertemu.


"Alvin..."kata Anet dengan sedikit berteriak.


"Anita...."jawab Alvin yang langsung memeluk Anet.

__ADS_1


Mereka berdua berpelukan cukup lama.


Hingga Dela datang dan mengejutkan mereka.


"Kak Alvin....Ayo kita pulang!"kata Dela mengejutkan mereka.


Seketika Alvin melepaskan pelukan nya,


"Dela,kamu sudah selesai...!"Kata Alvin gugup.


Sedangkan Anet memilih untuk meninggalkan mereka.


"Udah dari tadi,Siapa sih dia kak,kak Alvin main peluk ajah...?"Kata Dela kesal.


"Oh....anu....dia....teman kak Alvin,ya dia teman kak Alvin..."kata Alvin mengulang kata-kata nya karena gugup.


"Cuma teman aja kok gugupnya minta ampun"kata Dela sambil memonyongkan bibir nya.


Alvin pun langsung mengajak Dela untuk pulang,


^^^


Di sisi lain Vita dan Riko semakin dekat,Walaupun Vita mencoba menghindar. tapi tetap saja Riko selalu mendekati nya,


Memang sampai sekarang Salsa belum memberi tahu tentang dia dan Riko.


Sejak mereka lulus,Mereka jarang ketemu,Karena kesibukan mereka masing-masing.


Vita memilih membantu mamah nya mengurus usaha berlian nya,Kalau Dela sibuk dengan pemotretan nya sebagai model,Sedangkan Salsa memilih untuk membantu keluarganya.


Karena waktu sudah hampir petang,Vita bermaksud akan pulang ke rumah nya,tiba-tiba ponsel Vita berdering ,tertera di layar ponsel kalau Salsa memanggil,Vita langsung mengangkat nya....


Halllo Salsa,apa kabar?"kata Vita"


"Aq baik-baik saja kamu,kamu sekarang sibuk nggak,bisa kita ketemu,Aq kangen nih dah lama nggak kumpul bareng?"kata Salsa,to the point"


"nggak,ini aq mau pulang,memang kita mau ketemuan di mana?"tanya Vita,"


Kita ketemuan di restoran biasa saja!"kata Salsa"


Baiklah....kamu sudah telpon Dela?"tanya Vita.

__ADS_1


"Udah katanya dia akan datang"kata Salsa.


Baiklah ....udah dulu aq akan segera nyusul ke situ"kata Vita.


Mereka pun menutup panggilan nya.


Vita menuju ke restoran biasa tempat mereka bertiga kumpul,


Salsa sudah sampai terlebih dahulu,Ia menunggu Vita dan Dela di temani Oleh Amel(asisten pribadinya).Papah nya yang memilih Amel jadi asisten nya,Amel adalah teman sekampus nya Salsa dulu,karena papah nya Amel adalah asisten nya papah nya Salsa.


Aditya percaya kalau Amel bisa di percaya seperti papah nya.


Beberapa 30 menit Salsa menunggu dan akhirnya Dela dan Vita datang,


Dela dan Vita tak sengaja bertemu di luar saat akan memarkirkan kendaraan nya.


Dela dan Vita duduk bersama Salsa dan Amel.


Udah lama kalian menunggu?"tanya Dela."


Lumayan sih,tapi tak masalah lah,yang penting kita bisa bertemu."kata Salsa,"


Oh ya kalian mau pesan apa?"sambung Salsa lagi"


Dela dan Vita terkejut mendengar Salsa menyuruh nya memesan makanan,pasalnya,Selama mereka bertiga bersama Salsa nggak pernah menyuruh mereka untuk memesan makanan,Dan Salsa pun selalu datang terakhir,Ia tidak pernah mengajak keluar atau pun makan di luar kalau tidak Vita dan Dela yang maksa,


Ekhemmmmm kayak nya ada yang mau traktir nih Vita"kata Dela kepada Vita sambil menaikan alis nya."


Iya nih kayak nya sekian lama jarang ketemu membuat nya menjadi orang sukses nih....."goda Vita kepada Salsa"


Kalian apa-apaan sih nggak usah lebay,mumpung aq punya duit,nanti kalo duit aq habis baru kalian nyesel,menolak di traktir aq,"kata Salsa dengan sedikit kesal."


Iya deh...jangan kesal begitu donk,kita kan cuma bercanda,Eh....ngomong-ngomong kamu serius nih mau traktir kita makan?"tanya Dela masih ragu"


Iya Dela,Kalian pesan ajah,semua pun boleh biar aq yang akan bayar semua,"kata Salsa sedikit menyombongkan diri."


Oke deh...aq akan pesan makanan yang banyak,mumpung ada gratisan....hehe...he...."kata Dela sambil tersenyum senang."


Dela dan Vita memesan makanan nya,


Tak menunggu lama pesanan mereka pun datang,Mereka semua makan Sambil sesekali mereka berbincang-bincang.

__ADS_1


Salsa nggak khawatir kalo harus Salsa yang membayar semua karena Restoran tempat favorit mereka,Kini telah menjadi milik Salsa sendiri.


Setelah mereka selesai makan dan mereka memutuskan untuk pulang,karena malam semakin larut.Mereka ber tiga berpelukan,Amel memilih diam saja.melihat mereka berpelukan.


__ADS_2