Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
Episode 59


__ADS_3

Mendengar Dela mengatakan akan ke pertunangan Arkan nanti malam seakan menusuk di telinga Salsa.Salsa langsung memanggil Dela.


"Tunggu Dela,Tunggu sebentar...."Panggil Salsa.


Dela pun berhenti lalu membalikan badan nya.


"Ada apa Salsa,Apa ada yang ingin kamu tanyakan."tanya Dela.


"eh ...anu....e...maaf nggak jadi deh,selamat berbelanja."Kata Salsa bingung.


"Eh ya udah kami pergi dulu yah,jangan lupa 2 minggu lagi datang yah,"kata Dela.


"Oke baiklah...."jawab mereka bersamaan.


Setelah kepergian Dela dan ardi,Kini Vita pun pamit untuk pergi,


"Salsa,Amel aq pergi dulu yah,terimakasih atas waktu nya."kata Vita.


"Sama-sama "jawab Salsa.


Sekarang tinggal Amel dan Salsa yang masih di situ,Salsa memutuskan untuk pergi keruangan nya.


"Mel,kita keruangan ku sebentar yah!"kata Salsa.


"Baik Aulia..."jawab Amel.


Mereka masuk keruangan Salsa.Salsa memikirkan ucapan nya Dela tadi.


"Mel,bukan kah seharus nya Arkan dan Anet sudah menikah 5 tahun yang lalu,kenapa mereka baru akan bertunangan,Permainan apa ini Mel?"tanya Salsa.


"Ini bukan permainan,tapi ini adalah kesempatan untuk kamu!"Jawab Amel.


"Apa maksud kamu Mel,Aq tidak tahu?"tanya Salsa.


"Kamu bukan tidak tahu,Tapi kamu pura-pura tidak tahu,Ini adalah kesempatan buat kamu untuk mendapat kan apa yang kamu mau,Cinta mu bahkan kebahagiaan mu,Apa yang kamu dapat dari memendam cintamu hah..."Tanya Amel .


"Aq takut,kalau dia tidak mencintai ku,Aq takut kalo nanti cinta ku bertepuk sebelah tangan,Dan aq juga takut kalo dia akan memanfaat kan ku seperti yang telah di lakukan oleh Alvin."kata Salsa keceplosan menyebutkan nama Alvin.


"Alvin....Siapa dia ....apa hubungan Alvin dengan masa lalu kamu?"tanya Amel penasaran.


"Dulu dia juga dekat dengan Anet,Anet memanfaat kan Alvin untuk mendekati ku,Hingga aq terperangkap dengan nya,setelah Anet mendapat kan apa yang dia dan ayah nya ingin kan,Mereka menghancurkan aq dan nenek ku,hingga nenek ku meninggal dunia.


Mereka bisa melakukan apa saja pada ku atau pun pada orang yang ada di sekeliling ku,aq takut Amel,Aq takut orang tua dan kakak ku menjadi korban karena keegoisan ku"kata Salsa dengan air mata terus mengalir.

__ADS_1


"Ya sudah mendingan kamu tenang kan diri kamu,kita pulang saja?"ajak Amel.


Salsa hanya nengangguk.


Tapi kali ini aq tidak akan membiarkan mu kalah Salsa,Aq akan membuat mu mendapatkan kebahagiaan yang seharus nya kamu dapat kan,Ini adalah janji ku "Batin Amel"


Amel mengantar kan Salsa pulang,


Setelah Salsa masuk ke kamar nya,Amel pamit untuk pergi kembali ke apartemen nya.


Sebelum sampai ke apartemen nya,Amel mampir dulu ke butik untuk mengambil gaun yang ia pesan sebelum nya


.


Sampai di butik,kebetulan butik itu milik Sintya,Mamah nya Salsa,Amel telah lebih dulu memberi tahu rencana nya ke keluarga Permana,


Saat Amel dan Salsa berada di luar negri.


"Permisi mba,saya mau mengambil pesanan atas nama Amel"kata Amel.


"Silahkan mba,Semua udah siap,"kata Karyawan butik itu.


"Terimakasih mba"jawab Amel.


Amel pulang menuju ke Apartemen nya,


Sampai di apartemen Amel menelpon seseorang.


"Hallo bagai mana apa kamu sudah melakukan nya dengan baik?"Tanya Amel.


"Sudah bu,kami melakukan nya dengan baik dan tidak akan meninggal kan jejak."kata Orang itu.


"Bagus aq percaya pada mu,"kata Amel lalu menutup panggilan nya.


Ya Amel hanya membuat Anet dan Orang tua nya datang terlambat ke acara pertunangan nya.


.......


Malam pun tiba di rumah keluarga Permana.


Amel sudah tiba di rumah Salsa,Amel langsung menghampiri dan duduk di samping Salsa,kebetulan Salsa ada di ruang santai sedang menonton tv.


"Mah,Pah,Kak Riko,Kalian mau kemana?"tanya Salsa.

__ADS_1


"Mamah,Papah dan Kak Riko di undang keluarga Pak Wijaya rekan bisnis Papah di acara pertunangan anak nya.Kamu mau ikut Salsa?"tanya Mamah ke Salsa.


"Mmmm.....Nggak usah deh Mah,Kita di rumah aja!"jawab Salsa.


"Oh...baiklah,Kami pergi dulu yah,Hati-hati di rumah."Kata Mamah Sambil berlalu meninggal kan rumah.


Mamah,Papah dan Kak Riko sudah pergi menuju ke Acara nya Arkan.


"Aulia,Kamu nggak bosen apa di rumah terus,Lihat lah semua orang pada pergi ke pesta bersenang-senang,Tapi kita hanya berdua saja di rumah, tunggu rumah kayak satpam"kata Amel.


"Memang nya kamu mau kemana?Biasanya kamu nggak suka kemana-mana?"kata Salsa.


"Mungkin menyenangkan kali yah,Kalo kita datang ke pesta itu,Kita bisa bersenang-senang."Kata Amel.


"Hah...kamu nggak salah Mel,Ingin datang ke acara nya Pak Wijaya."tanya Salsa.


"Iya pasti di sana ada Vita,Dela pasti seru deh,Kita bisa bersenang-senang di sana,Tapi lupakan saja,Kalo kamu nggak mau ,Ngak papa kok"kata Amel.


Melihat muka Amel yang kelihatan sedih,Salsa nggak tega.


"Memang nya kalo kita kesana bisa masuk?"Kata Salsa.


Amel seketika tersenyum mendengarkan omongan Salsa.


"Bisa donk,kita kan memiliki undangan nya,kemarin Asisten Arkan mengantarkan."Kata Amel.


"Huh....baiklah ayok kita bersiap!"Kata Salsa


"Terimakasih..."kata Amel.


Amel memberikan paper bag yang di bawa Amel ke Salsa.


"Nih...ambil dan pakai lah"kata Amel.


Salsa pun mengambil nya dan membukanya,


Salsa terkejut melihat isi Paper bag itu.


"Kamu menyiap Kan gaun ini untuk aq?"Kata Salsa.


"Iya,Udah cepetan di pakai,Aq juga mau bersiap-siap dulu."Kata Amel.


Amel dan Salsa pun masuk ke kamar Salsa untuk bersiap-siap.

__ADS_1


__ADS_2