Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
bab 5


__ADS_3

" makasih ya bi..." ucap Liana merasa kagum dengan kesigapan si bibi


" ko ...tuh ayo di minum, kata nya haus banget" ujar Liana kepada Riko yang masih mengatur napas nya


" hahh lega banget gue" ujar Riko mulai tersenyum setelah meminum satu gelas besar lemon tea ...


" nah, Sekarang waktu nya Lo untuk bercerita" ujar mawar penuh semangat karena penasaran dengan tingkah Riko kali ini


" benar , sekarang Lo harus cerita " sahut Erik sambil memasang telinga nya baik- baik


" entar dulu ya . gue boleh minum lagi kan??" tanya Riko penuh harap


" itu sih bukan ketakutan tapi kehausan, ko ko bikin kita panik aja" furgan dan Erik mendorong Riko dari belakang karena sudah jengkel dengan tingkah temannya...


" beneran kok gue ketakutan banget, sumpah demi apa aja boleh, gue takut banget tadi.....gue dikejar- kejar helder sekampung hanya karena persoalan kecil" ungkap Riko dengan kesedihan sambil mengacung dua jari ke atas


" emang apaaan?? " tanya semua orang dengan wajah sama, penasaran......


" tadi pas gue jalan di pertigaan kecil yang mau masuk kekomplek ini, gue gak sengaja menendang piring plastik, eh gak tau nya berisi makanan seekor anjing helder orang yang kebetulan penduduk kompleks ini" jelas Riko panjang lebar


" enggak salah cerita Lo ko, katanya tadi sekampung kok ini cuma seekor sih ko, gak seru Lo" komentar Erik diawal cerita Riko dia mulai tertarik


" karena piring makanan gue tendang, tuh anjing menggonggong dengan sorot mata penuh dendam ke arah gue, tapi gue terus aja berjalan dengan cuek tanpa menghiraukan kebencian anjing tersebut, tapi gue baru sadar kalau anjing tersebut menaruh dendam ke gue setelah beberapa ekor anjing lagi datang entah dari mana, lalu mengejar gue..jumlah nya sekitar 15 ekor dengan pandangan yang sama-sama, mereka ingin menyerang gue karena gak terima kentrentram teman nya gue usik" sambung Riko lagi


" terus gimana cara nya sehingga Lo bisa lolos sampe kesini ??" tanya Liana ingin tahu kelanjutan kisah Riko


" gue berlari sekencang yang gue bisa, karena enggak ingin kaki gue di amputasi gara- gara di gigit anjing itu nanti bisa rabies, sambil berlari gue berteriak minta tolong sekeras-keras nya ...tapi memang nasib gue sial karena semua orang enggak ada yang peduli dengan penderitaan gue, iya maklum orang kota ...iya seperti itu tidak mau mempedulikan sesama. kecuali seorang satpam yang terlihat tegap , langsung menghadang anjing-anjing helder itu" jelas Riko lagi sambil ngos-ngosan karena teringat derita nya tadi hehe

__ADS_1


" emang dia gak takut kayak Lo?" nanya Liana penasaran dengan nasib sang satpam


" kayak nya sih enggak ... karena anjing helder nya masih lumayan jauh ...gue masih sempat melihat dia berdiri tegar terus mengayun-ayunkan pentungan di tangan nya . sampai anjing-anjing helder itu mendekat" jawab Riko lagi


" lalu apa yang terjadi selanjutnya"?? tanya liana dan mawar penasaran dengan cerita Riko selanjutnya..


" gue minum dulu ya, gue masih haus" Riko bermaksud mengambil air satu gelas lagi tapi akhirnya tidak jadi karena Erik sudah siap-siap mengambil gelas yang lain ingin menyiram kan kemuka Riko


" pak satpam itu melarikan diri juga di belakang gue, jadi terjadi adegan kejar-kejaran saat itu, gue berlari di kejar pak satpam , sementara pak satpam berlari di kejar oleh anjing-anjing helder , dan kebetulan juga di belakang anjing-anjing helder itu ada 15 orang petugas keamanan lain yang bertugas mengejar anjing-anjing helder itu karena disuruh majikan mereka masing-masing" jelas Riko sunguh panjang kali lebar hehe


" ha-ha-ha ha-ha-ha ha-ha-ha" semua orang tertawa menggelegar ...tidak ketinggalan juga Erik yang sebenarnya dari tadi ingin tertawa lepas tapi terus di tahan nya...


mereka semua menutup mulut nya setelah merasa capek tertawa


" bentar deh kok Lo bisa tau kalau ada lima belas orang petugas keamanan yang datang belakangan mengejar anjing-anjing helder itu karena di suruh oleh majikan nya " tanya mawar tiba-tiba karena penasaran


" gue gak percaya deh, Lo pasti garang kan" sela Erik


" terserah Lo percaya atau tidak yang penting Lo ikutan Ketawa kan...he hehe heheh.. sekarang gue boleh minum lagi kan..??" tanya Riko karena kehausan dari tadi


"nih" Erik menyerahkan gelas yang berisi lemon tea dingin ke Riko sambil menahan tawa nya karena melihat riko seperti nya sangat kehausan...


" makasih ya rik" Riko menerima minuman itu lalu meneguk nya dengan habis


" tapi penderitaan gue belum berakhir sampai disitu karena saat melewati belokan terakhir menuju kesini gue dikagetkan oleh seekor anjing helder tetangga nya Liana . kontan saja membuat gue berlari sekencang-kencang nya karena masih traumatis..." ujar Riko agak sedikit dilebay- lebay kan ( Riko Riko Riko ada ada aja deh heheh)


" kok suara nya enggak kedengaran sampai ke sini sih ko" sela Liana penasaran

__ADS_1


" iya iya lah mana ada kedengaran karena sebelum gue berlari , gue sempat merampas sepotong pizza dari tangan seorang anak kecil yang membuat anak kecil itu nangis lalu gue lempar ke arah anjing helder tersebut. seketika tuh anjing helder diam setelah Nerima sogokan dari gue, tentang anak kecil itu gue kasih permen biar dia gak nangis hehe" cerita Riko Cengesan


Erik tertawa sendirian mendengar cerita Riko dan melupakan sejenak kesedihan nya...


dan yang lain pun ikut tertawa bersama...


Erik mengambil segelas air dan inginn meminumnya..namun dihalangi oleh Riko


" buat gue ya" riko bermaksud mau mengambil gelas yang ada di tangan nya Erik


" ihhh Lo kan bisa mengambil sendiri" kesel Erik


" gue tuh benar- benar sial hari ini bukan hanya di kejar- kejar oleh anjing helder sekampung tapi gue juga di kejar- kejar para pembantu rumah tangga se- RT di kompleks rumah gue" tambah Riko lagi


" oh ya?" tanya mereka bersamaan


tidak membutuhkan kata setuju dulu dari teman- teman nya . Riko memulai cerita nya lebih semangat lagi sebelum nya


" saat gue bermaksud cari angkot tiba-tiba pak RT di bantu dengan empat orang hansip mencegat gue dekat lapangan bola punya nya warga. bukan itu saja , tidak lama setelah itu , beberapa orang bergabung dalam club' pembantu rumah tangga ikutan juga menghadang gue. mereka berdiri di belakang pak RT dan keempat hansip itu lengkap dengan kostum olahraga. dan yang bikin gue kaget lagi mereka berdandan semolek mungkin Samapi gue gak bisa bedain itu sebuah tim sepak bola apa pemain sirkus" ujar Riko bersemangat dengan cerita nya...


dan...... apa yang terjadi selanjutnya


penasaran gak .ikutin kisah mereka di episode selajut nya ..


dan mohon like and koment ya..


maaf kalau ada typo

__ADS_1


__ADS_2