
Sintya yang melihat putra nya menggaruk kepala,langsung menatap putranya tajam seolah minta penjelasan dari nya,Sedangkan Aditya tersenyum melihat putranya,
Begitu sayang nya Riko pada adiknya,hingga ia begitu melindunginya.Riko tidak mau kejadian masa lalu adik nya terulang kembali,Saat kejadian itu Riko benar-benar merasa bersalah.Ia selalu menyalah kan dirinya sendiri.bahkan sampai sekarang Riko masih mencari orang yang telah membuat adiknya terluka hingga trauma.
Riko merasa mamah nya telah menatap nya,Ia pun langsung mencairkan suasana,Riko langsung menghampiri mamah nya.
"Mamah,kurasa kita harus segera pulang karena hari ini aq sama papah ada metting dengan Klein,"ajak Riko pada mamah nya.
"Iya mah,nanti kapan-kapan kita bisa bertemu lagi kan."sambung Aditya yang merasa kasian melihat istrinya menatap Riko begitu tajam.
"Huh....baiklah,Arkan,Tuan dan nyonya Wijaya kami pamit pulang dulu,kalau ada waktu kita bisa ngobrol bersama."kata Sintya dengan senyuman nya.
"Baiklah....terimakasih mau menjenguk ku kemari,"kata Iriana.
"Sama-sama.."kata Sintya.
Saat Keluarga Permana pergi,Ia tidak sengaja berpapasan dengan Anet dan papah nya,Sintya yang melihat Alex,Ia berhenti dan langsung menengok ke belakang lagi untuk memastikannya,tapi sangat di sayangkan,Alex dan Anet sudah masuk terlebih dahulu keruang rawat nya Iriana.
Tadi kayak mirip Alex,"batin Sintya.
Riko yang melihat mamah nya berhenti pun bertanya....
"Mah,kenapa berhenti?"tanya Riko.
__ADS_1
"Oh,Nggak papa kok,kita jalan lagi."jawab Sintya,menutupi.
Mereka bertiga melanjutkan perjalanan nya dan masuk ke mobil kemudian pulang.
Sampai di rumah Riko,papah dan Mamah nya,duduk di ruangan santai,Kemudian Sintya pun meminta penjelasan pada Riko mengenai hubungan nya sama Salsa.
"Riko,Kenapa keluarga Wijaya menganggap kamu adalah pacar nya Salsa,dan sejak kapan Salsa kenal sama keluarga Wijaya?jelasin semuanya jangan ada yang di tutup-tutupi?"tanya Sintya dengan sedikit kesal karena putranya telah berbohong.
"Mah,sebelum aq bertemu dengan Salsa di pesta nya om Bayu,Salsa sudah ketemu sama Arkan,
Saat aq dan Salsa pergi jalan-jalan,mereka juga bertemu kembali,dan Dia juga yang membawa Salsa keluar di permainan labirin,Di situ aq melihat kalau Arkan suka sama Salsa,tapi tidak dengan Salsa, dia tidak menyukai nya bahkan di depan teman-teman nya, dia bilang aq adalah pacar nya bukan kakak nya,
Arkan pun ber anggapan kayak gitu padahal aq sudah bilang kalau aq kakak nya tapi entah kenapa dia tidak percaya pada ku;
Dan sekarang aq hanya mengikuti alur yang Salsa buat."jelas Riko panjang lebar.
"Kenapa Salsa melakukan semua itu,apa alasan nya?"tanya Sintya penasaran.
"Alasan nya adalah semua orang tahu siapa aq dan keluarga kita,Salsa tidak mau sampai semua orang tahu bahwa dia adalah anak keluarga Permana,dan Salsa tidak mau semua orang memanfaat kan nta seperti dulu lagi."kata Riko.
"Oke,kalau begitu alasan nya mamah mengerti."kata Sintya.
Riko pun pamit kepada papah dan mamah nya,Dia akan berangkat kekantor,
__ADS_1
Di belakang Riko pun,Aditya juga pamit pada istrinya untuk berangkat kekantor,Tak lupa Aditya mencium kening istrinya.
^^^^^^^^
Sedangkan di rumah sakit Anet dan papah nya,datang untuk menjenguk Iriana,Anet takut kalau nanti Arkan membentak nya,maka dari itu Anet meminta papanya untuk ikut dengan nya kerumah sakit.
Anet dan papah nya masuk.
"Selamat siang nyonya Wijaya,Bagaimana kondisi nya apa sudah sembuh."Sapa Bram (papah nya Anet).
"Siang,Alhamdulillah udah agak baik dan rencana nya akan pulang nanti sore ini."jawab Iriana.
"Oh,syukurlah,Arkan dimana?"kata Bram.
"Dia lagi mengurus kepulangan ku,"jawab Iriana.
"Baiklah kalau begitu Anet kamu di sini jaga nyonya Wijaya,papah balik dulu ke kantor soalnya ada berkas yang belum di tanda tangani,Nyonya Wijaya nggak keberatan kan kalau Anet saya suruh di sini?"kata Bram.
"Tentu tidak pak Bram malah aq senang ada teman di sini."jawab Iriana.
"Terimakasih."kata Bram.
Bram pun kembali kekantor nya.
__ADS_1
Dan Arkan pun sudah kembali keruangan mommy nya,Dan membantunya untuk pulang kerumah.