
Di sisi lain...
Pesta pernikahan Albi berlangsung selama seharian. Seluruh anggota AL juga hadir dalam pesta pernikahan Albi. Namun seperti yang kalian ketahui. Walaupun pesta pernikahannya berlangsung secara meriah. Namun tidak ada senyuman yang tergambar dari wajah Albi..
Orang tua Albi memberikan hadiah sebuah rumah mewah untuk merry dan juga Albi.
Malam hari nya...
Kini Albi dan merry sudah berada di rumah yang di berikan oleh orang tua Albi. Badan Albi terasa sangat lelah. Albi segera berjalan menuju kamar nya tanpa memperdulikan merry yang berjalan kesusahan karena masih menggunakan gaun pengantin.
Albi mulai Merebahkan badan nya yang terasa sangat lelah di atas ranjang nya. Sementara itu merry segera mengangkat gaun nya agar dia bisa berjalan dengan bebas. Merry Segera mengikuti Albi memasuki kamar Mereka.
Dan Merry dapat melihat jelas Albi yang sedang berbaring di atas ranjang sambil melamun menatap langit langit kamar nya..
Merry mulai berjalan mendekat ke arah Albi.
"Kau mau apa?? ".Tanya Albi sambil menatap merry dengan wajah datar nya.
" Aku capek. Aku mau tidur ".Jawab merry sambil menatap lekat ke arah Albi.
" Di rumah ini Ada tiga kamar. Satu kamar sudah menjadi milik ku. Tersisa dua kamar kau bisa memilih salah satu nya. Aku tidak mau tidur bersama mu ".Tegas Albi.
" Aku tidak mau. Aku tetap ingin di sini ".Ucap Merry. Merry segera merebahkan badan nya di atas ranjang tepat di samping Albi. " Baiklah. Kalau kau tidak mau pergi dari kamar ini. Aku yang akan pergi ".Ucap Albi. Albi segera mendudukkan badan nya. Namun dengan cepat merry menahan tangan Albi.
" Albi tunggu dulu.Aku ingin bertanya sesuatu kepada mu ".Ucap merry sambil menatap Albi.
" Albi kenapa kau menerima perjodohan ini. Dan kenapa kau tidak menolak perjodohan ini?? ".Tanya merry. " Kau pasti tau alasan ku. Aku menerima perjodohan ini hanya karena orang tua ku. Dan satu lagi,Kau jangan pernah berharap lebih kepada ku".Ucap Albi. Albi segera melepaskan tangan merry.
Albi segera berjalan keluar dari kamar nya meninggalkan merry sendirian. Albi segera menuju kamar kedua yang ada di rumah nya.
__ADS_1
Albi kembali merebahkan badan nya.
Albi mulai menghidupkan ponsel nya yang di nonaktifkan selama seharian.
Setelah ponsel nya hidup Albi mulai menyalakan data nya. Dan terlihatlah puluhan panggilan yang tidak terjawab. Semua panggilan itu berasal Dari Arka dan juga Ramah. Albi mulai membuka aplikasi berwarna hijau untuk melihat beberapa pesan yang masuk.
~ Ramah ~
"Assalamu'alaikum ".
" Albi "
"Albi!! ".
" Albi lo dimana?? ".
" Albi balas dong ".
Itulah beberapa pesan dari ramah yang belum sempat Di baca Albi.
Albi segera membalas pesan dari ramah.
" Ya Ada apa ma?? ".Balasan Albi.
Albi beralih ke Arka. Albi segera melakukan panggilan bersama Arka. Namun ponsel Arka tidak Aktif. Albi sudah mencoba beberapa kali namun panggilan nya tidak terjawab.
Tring.. Bunyi notifikasi masuk di ponsel Albi.
~Ramah ~
__ADS_1
" Bi lo kemana aja. Kok udah seharian ponsel lo nggak Aktif?? ".Satu pesan yang masuk dari ramah
" Maaf gue baru buka ponsel ma ".Balasan dari Albi.
" Bi ada kabar baik buat lo. Anita udah sadar Bi. Maka nya dari tadi gue nelpon lo. Tapi ponsel lo nggak aktif ".Satu pesan lagi dari Ramah.
Albi mulai meneteskan Air matanya.
Andai saja waktu bisa di putar kembali. Maka Albi akan merubah keputusan nya.Albi akan menunggu Anita . Namun apa boleh buat. Albi kini sudah mengambil keputusan Albi sudah menjadi milik Merry dan juga Albi seorang Angkatan Laut. Albi sudah mengucapkan janji setia nya. Dan juga bagi Seorang Angkatan janji harus di pegang teguh.
" Alhamdulillah.Ma,Gue titip Anita ya. Gue minta lo jaga dia baik baik 😊😊".Balas Albi dengan emot tersenyum.
"Bi apa maksud lo?? ".Satu pesan dari Ramah lagi.
" Ma. Maafin gue. Gue udah nikah ma. Jadi gue minta tolong jagain Anita baik baik ".Balasan dari Albi.
" Lo jangan bercanda bi ".
" gue tidak bercanda".Balasan dari Albi.
"lo kenapa bi. Kenapa lo ....
" Maaf Ma. Sekarang gw percayakan Anita kepada lo ".Balasan dari Albi.
" Gue nggak nyangka seorang Angkatan Laut yang terhormat. Ternyata bisa berkhianat juga.
Ok Happy Wedding ".Satu pesan lagi yang masuk ke ponsel Albi.
Setelah mengirim pesan terakhirnya . Ramah segera mematikan ponsel nya. Ramah begitu marah dengan Albi. Ramah tidak menyangka Albi akan berbuat seperti ini.
__ADS_1