Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
24 PART 24


__ADS_3

Dua bulan berlalu..


Sore ini anita kembali datang ke dermaga berharap ada keajaiban.. Ia menunggu kepulangan albi.. Ia benar benar rindu pada albi..Merry menikmati pemandangan matahari tenggelam..


Lama ia menunggu di sana namun tidak ada tanda tanda kapal yang datang.. Merry segera berbalik.. Dengan perlahan ia berjalan meninggalkan dermaga itu.."Kapan albi akan pulang??.. Segera lagi aku akan melaksanakan tugas.. "Tidak mungkin kan aku pergi tanpa berpamitan pada albi "..Guman merry..


Tanpa ia sadari dari kejauhan terlihat sebuah kapal angkatan laut yang siap bersandar di dermaga itu.. Sementara merry terus melangkah tanpa mau menoleh kebelakang.. Hari sudah malam dan cuaca malam ini juga tidak bagus.. Sepertinya sebentar lagi akan turun hujan..


Merry mempercepat langkah nya saat merasakan butiran air yang turun dari langit..


" Sudah mau hujan ".. Ucap meeting ia segera melangkah kan kaki nya meninggalkan tempat itu..


Dan kebetulan jarak rumah mereka memang tidak terlalu jauh dari dermaga itu..


Sesampai nya di depan rumah hujan pun mulai turun dengan lebat.. " Tepat waktu ".. Merry segera membuka pintu rumah nya..


Udara yang dingin membuat wanita itu merasa ngantuk.. Ia segera masuk ke dalam kamar nya..


Baru saja memejamkan mata, merry kembali membuka mata nya saat mendengar suara mobil berhenti di depan rumah nya..

__ADS_1


Merry dengan perlahan turun dari ranjang nya.. Ia segera menuju pintu utama..Namun merry tidak langsung membuka pintu nya.. Ia terlebih dahulu mengintip dari jendela..


" Albi ".. Ucap merry sambil tersenyum lebar.. Merry segera membuka pintu nya..


Merry menatap lekat pria yang sangat ia rindukan itu..


"Malam bu ".. Sapa ardan..


" Malam ".. Merry tersenyum manis menatap ardan.. " Dan nggak mampir dulu, Hujan nya lebat loh ".. Ucap merry..


" Tidak bu, saya mau langsung pulang saja".. Jawab ardan.. "Hati hati ya dan ".. Ucap merry..


"Bi baju nya udah aku siapkan, Cepat ganti nanti kamu sakit ".Ucap merry.. Merry memberikan handuk pada Albi..


Sambil menunggu Albi mengganti baju merry pun mengepel lantai yang basah beserta bekas jejak sepatu Albi.. Setelah itu merry segera menyiapkan teh panas untuk Albi..


Merry tersenyum menatap Albi keluar dari kamar dengan pakaian yang ia siapkan tadi..


" Albi minum teh panas nya ".. Merry menunjuk pada teh panas yang sudah ia letakkan di atas meja..

__ADS_1


Albi segera menyeduh teh panas itu..Wajah pria itu terlihat sedikit pucat..


Merry segera duduk di samping Albi.. Wanita itu menggenggam tangan Albi.. " Dingin


sekali ".. Ucap merry.. Namun Albi segera menarik tangan nya.. Di detik berikut nya merry tersenyum menatap Albi..


Merry segera menghambur memeluk Albi..


" Bi kenapa lama sekali??.. Kau tau aku sangat merindukan mu ".. Merry tersenyum menatap Albi.. Namun pria yang ia tatapan hanya memasang wajah datar nya..


" Apa kau tidak merindukan ku?? ".. Tanya merry.. Sebuah pertanyaan konyol yang jawaban nya sudah pasti ia tau..


" Merry sudah lah, aku lelah dan aku mau istirahat ".. Albi segera berdiri dari duduk nya..Albi segera masuk ke dalam kamar.. Ia benar benar merasa lelah..


Albi segera merebahkan badan nya di atas, namun pria itu lupa mengunci kamar nya..


Albi merasakan ada sesuatu yang berbeda di dalam kamar nya..Terutama pada bantal yang Albi pakai.. " Apa dia tidur di kamar ku selama aku tidak ada ".. Guman Albi..


Merry juga masuk ke dalam kamar nya.. " Aku kembali ke kamar ku ".. Guman merry..

__ADS_1


Merry masih memikirkan Albi, karena tadi ia melihat wajah suami nya itu pucat..


__ADS_2