
Mendengar kata-kata Arkan,Anet merasa takut dan juga kesal,Anet pun pergi meninggal kan mereka.
Disusul dengan Ardi dan Rendi yang juga ikut pergi.
Lihat saja nanti pelayan,aq akan membalas semua nya,"gerutu Anet dengan sangat marah.
"Sudah lah mungkin Arkan lagi dalam mode tidak baik,pasal nya mommy nya belum juga bangun."kata Ardi.
"Bagaimana kalau kita bersenang-senang saja ,aq punya rekomondasi tempat paling bagus yang ada di kota ini."sambung Rendi.
"Baiklah kita berangkat sekarang."kata Anet.
Mereka pun pergi ketempat tujuan mereka.dan bersenang-senang.
Sedangkan di rumah sakit.
Arkan masih saja merenung melihat mommy nya tak kunjung bangun hingga ia berniat akan keluar sebentar.
"Salsa,tolong jaga mommy ,aq mau keluar sebentar."kata Arkan.
"pergilah,tenangkan pikiran mu dulu."kata Salsa.
Arkan pun.pergi keluar meninggal kan Mommy nya dengan Salsa.
Entah kenapa Arkan begitu percaya sama Salsa,padahal Arkan termasuk orang yang sulit mempercayai orang lain.
__ADS_1
Saat di rasa Arkan sudah pergi,Salsa duduk di kursi sebelah mommy nya Arkan.
"Hai tante,kita bertemu lagi,walaupun tante dalam keadaan seperti ini,tapi Aq percaya tante pasti mendengar omongan ku.Eh tante,tau nggak Aq baru melihat seorang Arkan menitikan airmata loh,Arkan orang yang dingin ternyata bisa sedih juga yah,Oh ya
Tante nggak capek apa tidur terus,bangun donk,kalau tante nggak bangun berarti tante nggak mau lagi lihat aq,kalau begitu aq juga nggak mau lagi melihat tante.
Ok...tante,kalo tante nggak mau bangun aq mau pergi aja deh...selamat tinggal tante...."gurau Salsa ngomong sendiri.
Saat Salsa akan beranjak tiba-tiba tangan Iriana bergerak,Dan perlahan Ia membuka matanya,Salsa begitu senang,hingga ia bermaksud memberitahu Arkan bahwa mommy nya sudah sadar,Tapi Iriana langsung menggengam erat tangan Salsa.
"jangan pergi,temani lah aq disini"kata Mommy Arkan.
Akhirnya Salsa mengurungkan niat nya untuk memberitahu Arkan dan duduk kembali disamping Iriana(mommy Arkan).
Salsa menekan bel yang ada diruangan itu,
ya memang sejak Arkan pergi keluar Frans hendak masuk tapi dia urungkan mendengar Salsa berbicara sendiri.
Sedangkan Salsa langsung menoleh, dan ia pun tersenyum melihat Frans(daddy Arkan)telah datang.
Disusul dokter yang juga datang.
"Om,dokter lihat lah tante sudah sadar!"kata Salsa dengan senang.
" biar saya periksa dulu,"kata dokter itu.
__ADS_1
"Baiklah,silakan dokter..."jawab Frans(daddy Arkan) merasa lega karena istrinya sudah sadar.
Dokter telah selesai memeriksa nya,kemudian dokter pamit keluar.
Frans menghampiri istrinya,Ia duduk di samping istrinya.Melihat itu Salsa pamit sebentar untuk mencari Arkan.
Disaat Salsa akan pergi,Tiba-tiba Arkan masuk keruangan mommy nya.
"mommy sudah sadar!"mommy jangan bikin Arkan takut lagi ya momm,"kata Arkan sambil mencium kening mommy nya.
"Nggak sayang,mommy tadi beneran nggak sengaja,maaf kan mommy yah!"kata Iriana mommy Arkan.
"hmmm......"jawab Arkan.
Salsa menghampiri tante Iriana,Arkan dan om Frans.
"Tante,Om,Salsa pamit pulang dulu,soal nya hari sudah malam."kata Salsa,sambil mencium tangan orang tua Arkan.
"Terimakasih ya Salsa,Udah mau jengukin tante,dan Ia biar Arkan yang anterin kamu pulang yah?"kata Iriana.
"nggak usah tante,Aq sudah di jemput kok,sekarang dia ada di luar,"kata Salsa tak lupa dengan senyuman manisnya.
"oh...baiklah tapi besok kamu kesini lagi kan,buat jengukin Tante,"kata Iriana.
"Insya Allah tante,"jawab Salsa.
__ADS_1
Salsa pun pergi,sedangkan Arkan mengantarkan nya sampai di depan rumah sakit.Dimana Riko sudah menunggu nya.
Salsa meminjam ponsel perawat, Ia mengechat Riko suruh menjemput nya di depan rumah sakit.