
"Tok.....tok.....tok....".Suara ketukan pintu pun terdengar.
"masuk..."kata Ardi menyuruh karyawan nya masuk.
Karyawan itu pun membuka pintu,Dan meletak kan semua pesanan bos nya,
" Silah kan pak,kami permisi dulu...."kata karyawan tersebut.
"Ya terimakasih....."kata Ardi.
Saat Ardi melihat karyawan tersebut...
"Eh......tunggu,kamu karyawan baru yah?"kata Ardi dengan terus menatapnya.
"benar pak,baru hari ini saya masuk,"kata Karyawan tersebut.
Arkan masih sibuk sendiri dengan ponsel nya,
"Oh,siapa nama kamu?"tanya Ardi.
"nama saya Salsa pak..."jawab Salsa dengan sopan.
Saat Arkan mendengar nama karyawan tersebut,Arkan langsung kaget dan menoleh ke karyawan tersebut.
__ADS_1
Dan betapa terkejut nya Arkan melihat bahwa orang yang mengganggu pikiran nya kini ada di depan mata.
"Baik lah pak saya permisi dulu...."pamit Salsa kepada Ardi atasan nya.
"ya,silahkan."jawab Ardi.
Saat Salsa mau keluar,tiba-tiba suara seseorang menghentikan nya....
"tunggu ....."kata Arkan spontan,
Salsa pun langsung berhenti,sedangkan Ardi dan Rendi menoleh ke Arkan.
"Iya pak,ada yang bisa saya bantu lagi."kata Salsa sopan.
"oh maaf,aq hanya kelepasan,kamu boleh kembali kerja."kata Arkan sopan.
Ardi dan Rendi heran melihat sikap Arkan.
Arkan yang biasa nya terlihat dingin pada orang lain,kini dia kelihatan manis dan sopan di depan Salsa.
"Baiklah kalau nggak ada lagi aq pamit dulu"kata Salsa sambil meninggalkan ruangan atasan nya.
Saat Salsa di lihat nya sudah pergi.Ardi dan Rendi menatap tajam Arkan.
__ADS_1
Mengerti bahwa teman nya lagi menatap tajam dirinya Arkan pun berkata...
"Kalian nggak lapar apa,dari tadi menatap aq terus."kata Arkan mengalih kan pandangan nya.
"kita lapar tapi kita berdua juga heran melihat kamu menatap karyawan tadi,biasa nya kamu terlihat cuek tapi tidak padanya,ada apa ini Arkan?"tanya Rendi masih penasaran.
"KEPO,udah cepetan dimakan keburu dingin nggak enak."kata Arkan,terus mencari alasan.
Gila tuh cewek,bikin jantung aq mau loncat saja ,Tapi sikap nya yang berubah-ubah seperti bunglon,membuat aq semakin penasaran padanya "gumam Arkan dalam hati"
Setelah mereka selesai makan,Mereka melanjutkan dengan bersanda gurau,Ya Arkan memang sikap nya dingin dan cuek tapi kalau dia lagi kumpul bareng teman nya sikap nya itu berubah 180'.
Ardi dan Rendi sudah berteman cukup lama dengan Arkan,dari sekolah dasar sampai sekarang,Bahkan mereka seperti saudara.
Saking asyik ya mereka ngobrol,mereka tidak sadar kalo sekarang itu waktu nya restoran itu tutup,karena restoran Ardi yang ini hanya sampai jam 9 malam saja.
"Ya ampun,sudah jam 9 malam,aq harus pulang,pasti orang tua aq nungguin,kenapa bisa sampai lupa waktu sih,menyebalkan."Gerutu Rendi,
"ya udah bro...aq pulang dulu sampai ketemu besok lagi,"sambung Rendi lagi.
Rendi pergi,di susul Arkan yang juga pamit pulang.
"Ardi,aq balik dulu,"kata Arkan.sambil berjalan meninggalkan Ardi yang sedang membereskan mejanya,karena Ardi juga akan pulang.
__ADS_1
Saat di tengah perjalanan pulang,tiba-tiba hujan turun sangat lebat,Arkan melihat Salsa sedang berdiri menunggu taksi lewat,dengan baju nya yang basah,Arkan pun menepikan kendaraan nya terlebih dàhulu.dan turun dengan membawa payung.