
Salsa masih penasaran dengan dengan orang yang telah mendonorkan darah untuk nya.
Salsa kembali menemui Anita,Tapi kali ini Salsa pergi sendiri.
Sebelum nya Salsa sudah mengatakan nya kepada Amel,Salsa meminta Amel untuk menemani Dion.
Karena menurut Salsa Dion sedang tidak baik-baik saja.
Kini Salsa telah sampai di kantor polisi,Tak menunggu lagi,Salsa langsung masuk dan meminta kepada pak polisi untuk bertemu dengan Anita,
Polisi pun mempersilakan Salsa menjenguk nya....
Dengan perasaan yang tak menentu,Salsa mencoba menemui Anita....
Anita sudah tahu maksud Salsa datang menemui nya lagi,Tapi kali ini Salsa datang karena dia ingin membebaskan Anita,Dia telah mencabut tuntutan nya....
"Anita,kamu telah bebas,.."kata Pak polisi....
Tidak ada ekpresi dari wajah Anita,Ia hanya mengangguk....
Anita berjalan untuk menemui Salsa,Anita duduk di depan Salsa....
"Aq tahu,Apa maksud kamu datang kemari?"kata Anita....
"Ya aq percaya kamu sudah tahu,tolong beri tahu aq siapa yang mendonor kan darah nya untuk Aq?"tanya Salsa sudah tidak sabar....
"Kamu sudah mengenal nya,Bahkan kalian berdua sudah ter ikat satu sama lain...."kata Anita....
"Plisss Anita,Jangan bikin aq penasaran,Siapa orang nya....?"tanya Salsa lagi....
"Dia adalah Arkan,Pemuda yang sangat mencintai mu...."kata Anita langsung....
Mulut Salsa menganga tidak percaya,Bagai mana mungkin dia bisa mengenal nya sedangkan dia bertemu dengan Salsa saja dia begitu Angkuh...
"Kamu pasti tidak percaya pada ku,Tapi itulah kenyataan nya,Hanya Aq dan suster yang tahu siapa yang telah menyelamat kan mu itu dan sekarant satu lagi yang akan aq katakan pada mu,
Aq tidak ingin kamu membatalkan gugatan kamu ke Aq karena,Aq tidak mau menerima belas kasih dari mu,Dan sekarang kamu sudah tahu semua nya lebih baik kamu pergi dan jangan temui aq lagi..."kata Anita....
Anita langsung masuk kembali ke tahanan nya,Ia tidak menerima pembebasan dari Salsa,Anita sudah berada di dalam sel nya...
"Maafkan aq Salsa,Aq tidak ingin perasaan bersalah ini terus menghantui ku,Mungkin ini adalah hukuman yang setimpal dengan ku,dan mungkin Sel ini lebih baik bagi ku dari pada Aq terbebas karena belas kasih dari mu.
Hukuman yang aq terima belum lah seberapa dengan apa yang telah aq perbuat kepada mu dan kepada keluarga nenek mu,"batin Anita sambil menetes kan Air mata nya....
Sedangkan Salsa,Ia berjalan keluar dari kantor polisi dengan langkah dan pikiran yang kacau,Ia tidak percaya sengan apa yang ia dengar,
Bahkan Anita tidak menerima pembebasan diri nya,Karena ia tidak mau menerima belas kasihan dari Salsa....
Salsa sampai ke rumah nya,Ia terus memikirkan kata-kata Anita,
__ADS_1
Amel melihat Salsa yang terus bengong pun mencoba bertanya.....
"Salsa,Kamu kenapa,Apa kamu sudah tahu siapa yang mendonorkan darah nya untuk kamu?"kata Amel....
"Sudah...dia adalah Arkan..."kata Salsa lemas...
"Apah...."Jawab Amel dan Dion bersamaan....
"Mana mungkin,Bukan nya saat kejadian itu kamu dan Arkan belum saling mengenal nya...."Tanya Amel ikut bingung....
"Entahlah,Aq juga bingung...."Jawab Salsa...
"Udah lah nggak usah di pikirkan,Yang penting sekarang kita tanya pada Mamah kamu,Apa sebenar nya hubungan Mamah kamu dan Om Alex agar semua nya jelas,Dan bila perlu kita pertemukan mereka ..."kata Dion...
"Kamu benar sekali Dion,Ya sudah kita pergi sekarang saja,Sekalian kita menanyakan tentang orang tua Fero ke Tante Sintya..."kata Amel....
Salsa dan Dion pun setuju dengan Amel,Mereka berangkat menuju ke rumah Salsa....
Sampai di rumah Salsa,Salsa menekan Bel rumah nya....
Bibi membukakan pintu rumah Salsa...
"Non Salsa,Silakan masuk..."kata Bibi terkejut....
Salsa hanya tersenyum dan masuk ke rumah nya diikuti oleh Amel dan Dion....
"Salsa....Apa kabar?"Tanya Aditya Papah Salsa....
"Baik Pah..."jawab Salsa...
"Salsa,Amel ,Dion,Sini duduk makan siang bersama...."Ajak Sintya Mamah Salsa....
"Terimakasih Tante,Kami sudah makan,Kalian lanjutkan saja makan nya Aq,dan Dion akan beristirahat dulu dikamar Salsa..."kata Amel....
Mereka berdua mengikuti Salsa masuk kekamar.....
Salsa merasa pusing memikirkan semua nya,Entah harus bagai mana lagi menyelesaikan masalah nya ini.
Dion dan Amel memberi semangat kepada Salsa,
"Tinggal sedikit lagi masalah ini akan selesai Salsa,Kamu harus bisa menyelesaikan nya..."kata Dion....
"Kalo seandai nya ini semua sudah selesai,Apa aq bisa meminta maaf pada Arkan atas apa yang telah aq lakukan pada nya?"kata Salsa....
"Arkan pasti akan memahami nya,kamu tak perlu khawatir kan itu..."kata Amel....
Mereka bertiga berpelukan dan tanpa Salsa sadari Air mata nya jatuh ke pipi nya....
Sedari tadi ada yang terus memperhatikan mereka bertiga,Ia dia adalah Mamah Salsa.
__ADS_1
Mamah Salsa merasa menyesal karena di saat seperti ini diri nya tidak bisa menenangkan hati Salsa,Salsa tidak pernah mau membuat orang tua dan kakak nya merasa bersedih,Maka nya dia lebih memilih berbagi bersama sahabat nya,
Sintya menitikan air mata nya,Melihat Salsa menangis sepertinitu,Tapindia tidak tahu masalah yang di hadapi Salsa.
Sintya menghapus air mata nya dan menghampiri mereka bertiga yang sedang berpelukan....
"Hai semua,Apakah saya mengganggu kalian...."kata Sintya mendekati mereka....
"Mamah...."
"Tante..."
Kata mereka bertiga bersamaan....
"Bagai mana keadaan kamu Amel?"tanya Sintya....
"Seperti yang tante lihat Aq baik-baik saja,Karena anak tante menjaga dan merawat aq dengan baik...."Kata Amel....
"Syukurlah kalau begitu,Kalian lanjutkan saja tante akan keluar..."kata Sintya....
"Mamah Berhenti...?"kata Salsa...
Sintya langsung menghentikan langkah nya....
"Ada apa Salsa?"Tanya sintya penasaran dan langsung duduk di samping anak perempuannya....
Salsa menghembus kan nafas nya kasar....
Sebelum Salsa menanyakan pada sang Mamah,Amel dan Dion pamit keluar lebih dulu...
Salsa pun mulai menanyakan nya....
"Mah,Sebelum nya Salsa minta maaf karena mungkin Salsa akan bertanya tentang Om Alex kepada Mamah...."kata Salsa terhenti....
Sintya tersenyum dan tanda nya Salsa bisa menanyakan nya...
"Sebenar nya apa yang Mamah tahu tentang Om Alex yang dulu pernah bekerja dengan Kakek Saputra dan apa hubungan kalian..."Tanya Salsa....
Sintya terkejut,Dan Ia langsung berdiri...
"Untuk Apa kamu menayakan tentang nya..."Kata Sintya hendak pergi....
"Mamah tunggu,Salsa mohon Mah ceritakan lah...."Kata Salsa langsung bersujud di kaki Mamah nya...
Sintya tidak tega melihat putri nya seperti itu langsung menyuruh bya berdiri...
Dan seketika Sintya langsung menangis dan memeluk putri nya....
Sintya mulai tenang dan Ia kemudian menceritakan nya....
__ADS_1