Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
Episode 93


__ADS_3

Sejak kepergian Haris,Arkan belum juga mendapat kan Asisten pengganti Haris.


Banyak yang melamar tapi tidak ada yang cocok untuk Arkan hingga akhir nya Arkan mengerjakan semua nya hanya dengan bantuan dari sang Sekertaris.


Arkan sering lembur dan tak jarang ia juga membawa pekerjaan nya kerumah.


Sehingga Arkan sering tidur larut malam.


Salsa yang melihat suami nya merasa kasihan,Ia hanya bisa memberi semangat kepada suaminya.


Arkan tertidur di ruang kerja nya dengan berkas yang masih berserakan di meja nya.


Salsa mendekati sang suami dan membereskan semua nya,Setelah semua nya rapi Salsa membangun kan sang suami untuk pindah agar nyaman tidur nya.


Arkan mengerjapkan mata nya saat sang istri membangun kan nya,


Arkan berjalan dan masuk kedalam kamar nya dengan menggandeng sang istri.Tak butuh waktu lama Arkan sudah terlelap lagi.


Salsa membelai rambut sang suami,Tanpa terasa air mata nya jatuh membasahi pipi nya,


"Maafkan aq semua ini gara-gara aq,Kamu harus kehilangan orang yang sangat kamu butuh kan,Harus nya dari awal kita tidak di pertemukan,Tapi ternyata takdir berkata lain,"batin Salsa...


Salsa akhir nya terlelap di samping sang suami.


Keesokan pagi nya


Salsa sudah bangun pagi-pagi sekali,Ia menyiap kan sarapan untuk suaminya,Salsa benar-benar mendengar kan nasihat dari kakak nya untuk menerima dan ber bakti kepada suaminya.


Setelah makanan sudah siap,Salsa masuk ke dalam kamar nya dan mengambil baju ganti lepas itu ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Selama 15 menit Salsa berada di kamar mandi,Ia keluar dengan pakaian yang sangat cocok ia pakai di tubuh nya.


Salsa mendekati sang suami dan membangun kan nya...


"Arkan....bangun kamu tidak bekerja?"kata Salsa lembut.


Arkan membuka mata nya dan tersenyum saat melihat sang istri di depan nya.


"Pagi sayang...."jawab Arkan ...


Arkan bangun dan beranjak dari tidur nya menuju ke kamar mandi.


Setelah selesai,Ia keluar dengan handuk yang melilit di pinggang nya.


Salsa yamg melihat itu spontan langsung memaling kan wajah nya,Ia begitu malu melihat dada bidang sang suami.

__ADS_1


Melihat tingkah Salsa yang sedang malu Arkan datang mendekati dan mencium sekilas bibir sang istri kemudian ia masuk ke ruang ganti.


Arkan sudah siap,Ia turun ke bawah bersama Salsa untuk sarapan pagi bersama.


Mereka duduk berdua di meja makan.Memang sejak menikah Salsa meminta untuk tinggal berdua bersama Arkan,dan satu orang ART.


"Kak,Bagaimana apakah kamu sudah mendapat kan pengganti Haris?"tanya Salsa hati-hati.


Arkan menggeleng,


"Belum ada yang cocok dengan ku!"jawab nya.


"Kalau begitu,boleh kah aq membantu mu sampai kamu mendapat kan pengganti Haris,Pliss aq mohon,Aq bosan terus berada di rumah sendirian.!"kata Salsa memohon.


Arkan tersenyum ....


"Baiklah,Tapi kamu nggak boleh memakai pakaian minim seperti itu,"kata Arkan.


"Kenapa?"tanya nya...


"Karena aq tidak ingin semua karyawan dan rekan bisnis aq terpesona dengan mu,Kamu itu hanya milik ku ....dan selama nya milik ku...."kata Arkan.


"Hmm....baiklah...."jawab nya.


Arkan pun tersenyum,Lalu ia menggandeng tangan sang istri dan berangkat ke kantor bersama.


Sampai di kantor semua orang melihat kearah mereka berdua.Bagaimana tidak Arkan tidak pernah melepas kan tangan Salsa.


.........


Hari demi hari bulan pun berganti bulan tapi masih saja Arkan belum mendapat kan pengganti Haris.


Sudah banyak orang yang bekerja menggantikan Haris tapi tetap saja selalu melakukan kesalahan hingga menambah pekerjaan Arkan saja.


Salsa selalu berada di samping Arkan membantu nya sampai ia dapat menyelesai kan nya.


Kini sekarang Salsa berada di sebuah Restoran,Ia dan sang suami sedang makan siang bersama.


"Sayang,Kok menu nya hanya di lihatin saja sih,Kamu nggak lapar?"tanya Arkan....


"Entah lah,Aq bingung,Seperti nya aq ingin makanan ini tapi aq juga tertarik dengan menu ini kayak nya enak deh..."kata Salsa sambil menelan air liur nya....


"Kalau kamu mau kamu bisa pesan semua nya,"Arkan berkata sambil membelai rambut sang istri.


"Ide bagus,Aq akan memesan semua yang ada disini."kata Salsa senang.

__ADS_1


Salsa memanggil pelayan dan memesan semua makanan yang ada,Arkan yang melihat nya tertegun,Ia tidak menyangka kalau istri nya bersungguh-sungguh ingin memesan semua nya.


Dengan susah payah Arkan menelan ludah nya membayang kan istri nya memakan semua makanan yang ia pesan.


Makanan sudah datang dan tersedia di atas meja memenuhi meja makan mereka.


Salsa dengan antusias mencium makanan tersebut lalu berganti dengan menu lain nya sampai semua rata Salsa ciumi aroma nya,setelah itu ia mengambil makanan yang menurut nya begitu menggugah untuk di makan.


Arkan telah menghabis kan makanan nya sekarang tinggal menunggu Salsa menghabis kan makanan nya.


Salsa telah selesai menghabis kan satu menu makanan nya,ia mengelap mulut nya dan tersenyum.


"Aq benar-benar kenyang,mari kita pulang!"Ajak Salsa....


"Loh kamu kan baru memakan satu makanan terus makanan yang lain bagaimana?"tanya Arkan....


"Arkan,Aq udah kenyang,Masa aq harus menghabis kan semua nya itu kan tidak mungkin..."Kata Salsa....


Arkan menepuk jidat nya,Entah kenapa akhir-akhir ini tingkah Salsa sulit di tebak,Porsi makan nya yang banyak membuat Arkan menggeleng kepala saja.


Arkan dan Salsa sudah sampai di rumah,Karena dari tadi Salsa meminta untuk pulang.


Baru saja sampai di rumah,Salsa mendapat telpon dari Mamah nya bahwa Vita di rumah sakit....


Salsa langsung terkejut dan meminta Arkan untuk mengantar kan nya ke rumah sakit.


Arkan yang baru keluar dari kamar mandi pun langsung mengambil baju dan memakai nya lalu pergi bersama Salsa ke rumah sakit....


Sampai nya di rumah sakit,Salsa langsung berlari kecil menghampiri sang Mamah..


"Mamah,bagaimana dengan Vita?"tanya Salsa khawatir....


"Dokter sedang mencoba menangani nya!"jawab Mamah....


"Salsa,Badan kamu sekarang semakin berisi yah!"sambung Mamah lagi....


Semua orang langsung mengalih kan pandangan nya kepada Salsa....


Salsa yang merasa di pandang semua orang pun merasa malu....


"Apa an sih Mah!"jawab Salsa....


"Benar tuh Salsa,Apa yang di katakan Mamah,Kamu sekarang tambah gemuk yah,Tengok pipi kamu tanbah chubby,Papah jadi gemes!"Sambung Papah....


Seketika kekhawatiran mereka pada Vita berubah karena melihat Salsa yang semakin berisi...

__ADS_1


__ADS_2