
Sampai di rumah Amel masih memikirkan keadaan nya Dion,Kenapa dengan nya,Kenapa Aq terus mengkhawatirkan nya,Ingin rasanya aq memeluk nya,perasaan apa ini,Entah kenapa aq tidak tahu,
Amel mencoba memejam kan mata nya berharap dia akan melupakan Dion.
Tiba-tiba dia teringat akan kejadian kecelakaan Fero,Ia mencoba mengubur kembali ingatan itu dan berusaha untuk melupakan nya tapi tetap saja tidak bisa.
Malam pun hampir menjelang pagi tapi Amel masih saja belum bisa tidur,Akhir nya Amel memainkan piano nya,Untuk menghilangkan sejenak pikiran nya tentang Fero.
Amel selalu memainkan piano nya kala ia teringat dengan Fero,Lagu yang biasa ia mainkan adalah lagu milik Admesh_Hanya Rindu.
Lagu itu mengawali perasaan nya pada Fero,Orang yang selama ini ia Rindu kan Tapi tidak mungkin untuk bertemu dengan nya,Karena Amel mengira bahwa Fero telah meninggal dunia.
Hingga pagi menjelang Amel masih saja belum bisa tidur,Amel melihat ponsel nya di situ tertera panggilan tak terjawab dari Aulia.
Amel pun mencoba menghubungi kembali Aulia.
"Hallo,Amel kamu nggak papa?"tanya Salsa cemas karena dari tadi dia hubungi tapi nggak di angkat juga.
"Hallo,Aq nggak papa kok,Ada yang bisa saya bantu Aulia?"tanya Amel dengan suara lemesnya,karena semalaman ia tidak bisa tidur.
"Mel kamu kenapa,kamu sakit ,kenapa suara kamu kelihatan lemas sekali,aq akan langsung ke sana!"kata Salsa hang mulai khawatir.
Belum juga Amel menjawab Salsa sudah mematikan panggilan nya.
"Huh...kebiasaan deh,kalau khawatir pasti main tutup panggilan,belum juga di jawab,"gerutu Amel.
Tak menunggu lama bel Apartemen milik Amel berbunyi.
__ADS_1
Tingtong...tingtong.....tingtong.
"Huh....itu pasti Aulia"Kata Amel.
Amel pun bergegas membuka pintu Apartemen nya.
"Mel kamu kenapa?"kata Salsa khawatir.
"Udah kamu masuk dulu,temani aq todur,Aq capek banget semalam aq nggak bisa tidur."Kata Amel kesal sendiri.
"Apah...kok bisa,Apa jangan-jangan gara-gara di anterin pulang sama Haris ya kamu jadi nggak bisa tidur."Kata Salsa menebak.
"Ih...kamu apaan sih,Siapa juga yang memikirkan dia,"Kata Amel mulai kesal sendiri.
"Terus ngapain kamu sampe nggak bisa tidur,Memang nya ada apa sih?"kata Salsa.
"Huh...Aq benar-benar nggak pernah menduga ini bisa terjadi pada diriku,Aq takut sendiri,Bagai mana jika Anet akan menyakiti keluarga ku,Aq benar-benar ketakutan"kata Salsa.
"Aulia,Sebelum mereka menyentuh kamu,Aq akan mencoba melindungi kalian,Aq tidak akan membiarkan dia menghancurkan mu,ini janji ku"kata Amel.
"Terimakasih Mel,Oh ya Mel,Kamu tahu nggak kalo Lusa Kak Riko mau melamar Vita,"kata Salsa.
"Kamu serius Aulia,berarti Vita akan jadi kakak kamu donk.dan status nya akan berubah Teman ku menjadi Kakak Ipar ku"kata Amel.
Haha...haha...tertawa mereka bersama...
"Kamu benar juga Mel,"kata Salsa.
__ADS_1
Mereka berdua sedang asyik bercerita,Sampai mereka kelelahan dan memutuskan untuk tidur.
Lain hal nya dengan Dion,Dion selalu mencoba mengingat -ingat terus kalung yang di pakai oleh Amel,Semakin Dion mengingat nya,Kepala nya semakin terasa sakit.
Melinda dan James yang melihat putra nya kesakitan itu pun merasa kasihan.
"Dion,berhenti mengingat nya,jangan di paksakan Dion,Kamu bisa saja kehilangan ingatan kamu,kalau kamu memaksakan nya,"teriak Melinda Mommy Dion.
"Mommy aq ingin ingatan aq kembali,Aq ingin bisa mengingat semua nya lagi Mommy,Tolong bantu aq Mommy?"kata Dion sambil merintih kesakitan.
"Berhenti Dion,Kalo kamu ingin ingatan mu kembali kamu bisa dengan pelan-pelan saja jangan di paksakan nanti bisa jadi fatal sayang,sekarang biar kan semua berjalan seperti biasa,Mommy yakin nanti kamu juga akan mengingat nya."Kata Melinda.
"Baiklah Momm,Dion akan mencoba untuk lebih tenang lagi."kata Dion.
Melinda yang melihat putra nya sudah tenang pun merasa lega.
Memang Melinda selalu berusaha untuk mencari informasi tentang keluarga nya Dion,Tapi sampai sekarang hasil nya nihil.
James dan Melinda berfikir tentang Amel.
"Dadd,Apa mungkin partner bisnis Daddy yang kemarin malam mengetahui tentang masa lalu Dion,Kenapa Dion tiba-tiba meraskan sakit kepala saat melihat nya ?"kata Melinda.
"Daddy,rasa juga ia Momm,Mungkin Amel bisa membantu Dion untuk memulih kan ingatan nya kembali,Daddy akan mencoba menghubungi nya siapa tahu dia bisa membantu,Daddy nggak tega melihat Dion kesakitan terus."kata James.
Dion sudah tenang ,James menyuruh Dion untuk mengelolà perusahaan nya yang ada di sini sedangkan James akan kembali ke luar negri bersama sengan Istri nya.
Awal nya Melinda nggak tega kalau harus meninggal kan putra nya sendiri di sini, Tapi ia juga harus tetap profesional karena ia adalah seorang dokter,
__ADS_1
Dulu saat Dion masih sekolah menengah pertama dan menengah ke atas,?Melinda bertugas di rumah sakit kota,Tapi sejak Dion kuliah di luar negri ia pindah bertugas di luar negri.