Cinta Yang Terpendam

Cinta Yang Terpendam
bab 15


__ADS_3

malam nya Erik berencana tidak kemana-mana ia hanya berniat untuk mengurung diri di kamar nya, apalagi wajah nya masih banyak luka, dan masih terasa sakit di sekujur tubuh nya, banyak hal yang terpikirkan di benak nya dan juga banyak pertanyaan-pertanyaan yang belum bisa ia jawab di benak nya, kenapa semua ini jadi semakin kacau?? padahal awal nya terasa baik-baik saja bagi nya, dia juga masih ingat tentang beberapa kejadian yang menyisakan kebahagiaan dan keindahan di hati nya, wajah Fara terlihat tulus saat menemui nya di taman kampus seperti kemarin itu, kata-kata indah pun sempat terucap di kala itu, dan masih terasa meninggalkan manis nya kata cinta. bahkan dia masih teringat saat itu ada sebuah nyanyian yang entah mengalun dari mana asal nya seperti nyanyian lagu cinta yang di nyanyikan khusus untuk nya begitu sangat merdu terdengar di telinga nya...jika ia bersama Fara lagu-lagu cinta itu bahkan terdengar begitu sangat merdu bahkan waktu terasa begitu singkat bila mereka bersama, semua nya masih indah di hari itu...


dan mawar sendiri bagi Erik, cukup mampu membuat nya bahagia dan tersenyum sebagaimana waktu-waktu sebelum nya ketika mereka sempat bersama di hari-hari sebelum nya...


rasa sedih nya pun hilang dengan sendiri nya bersama dengan cerita-cerita yang lucu dari mawar..banyak cara yang bisa di lakukan oleh mawar untuk membuat nya merasa bahagia dan senang , dan mawar pun selalu bisa membuat Erik tersenyum di setiap suasana, baik sedih, senang maupun susah, meskipun dalam keadaan hati nya yang terluka sekali pun..dan itu bisa berubah dengan seketika bila mawar bersama nya, meski pun mawar tidak bisa begitu pandai mencari kata-kata yang indah untuk nya, mawar bukan seperti fara yang selalu bisa bermulut manis saat berjumpa dengan nya, walaupun dengan mulut manis nya Fara bisa membuat Erik tergila-gila pada Fara tanpa dia sadari kalau fara adalah ular yang sangat berbisa, tapi saat erik bersama mawar dia bisa menunjukkan sifat asli nya, bisa tertawa sesuka hati nya bahkan bisa menangis tanpa pernah takut akan ada orang yang yang tidak menyukai nya, Erik sendiri dapat memastikan saat dia bersama mawar ada kegembiraan, dan juga ada keindahan, mungkin tanpa dia sadari benih-benih cinta sudah muncul dari dulu untuk mawar tapi dia tidak menyadari nya karena sibuk mengejar cinta nya Fara tanpa ada kejelasan...


tapi mengapa semua nya jadi hampa dengan seketika saat Fara tidak bersama nya, seketika itu keindahan tentang cinta menghilang begitu saja bersama dengan hilang nya Fara dan mawar dari mata nya. dia mencintai Fara atau hanya sekedar dengan ketertarikan saja, dia tak mengerti yang dia pahami dengan dia mencintai fara dia dapat merasakan keindahan dalam cinta walaupun kadang-kadang harus merasakan sakit hati saat melihat Fara bersama orang lain, itulah yang dia tidak mengerti , mungkin juga Erik tak mau mengerti apa sebenar nya terjadi dengan diri nya....


sementara itu dia senang saat mawar bersama nya , terasa dunia nya yang hampa jadi indah lagi saat mereka bersama, saat dia bersedih pun hilang seketika saat dia bersama dengan mawar, dengan kehadiran mawar di sisi nya mampu membuat dia bahagia, meskipun dalam bentuk yang sangat sederhana sekalipun, meskipun lewat kata-kata atau pun lewat perbuatan yang pasti bisa membuat nya sangat bahagia, sebenar nya Erik belum paham apa sebenar nya yang dia rasakan terhadap mawar, apa hanya sekedar sahabat saja, ataupun lebih dia juga belum mengerti, yang dia tahu mawar adalah orang yang bisa membuat nya bahagia dalam situasi apapun itu, dan mungkin mawar akan menjadi sahabat nya dan tetap seperti itu...itulah yang dipikirkan nya...


Sekarang orang yang mampu membuat nya bahagia dan tersenyum pun malah tidak ada , hanya karena satu pertengkaran yang sampai dengan saat ini dia belum mengerti...kenapa mereka bermusuhan hingga sangat jauh seperti ini, mengapa mawar jadi penghalang di saat rasa cinta nya terhadap Fara mulai nyata dalam hari-hari Erik?? dan mengapa mawar tidak ingin dia bersama dengan Fara , bermacam-macam pertanyaan pun muncul di benak Erik , semua belum bisa ia mengerti dan belum juga bisa ia jawab....

__ADS_1


dan mungkin itu semua butuh jawaban dari orang lain yang ada di sekitar nya...


Erik masih terdiam dengan seribu bahasa sambil memandang ke arah langit malam di balkon kamar nya, yah sekarang dia memang lagi ada di balkon kamar nya sambil menerawang jauh entah kemana , dia lelah dengan pikiran nya, lelah dengan cinta yang ia miliki, ternyata cinta tidak semudah yang dia pikirkan ...


dia juga merenungi bagaimana nasib cinta nya terhadap Fara apakah harus di pertahankan atau harus dia akhiri dengan begitu saja, dan dia juga memikirkan bagaimana persahabatan nya dengan mawar, apakah bisa ia seperti semula setelah kejadian ini, sebenar nya dia juga bingung ada apa sebenar nya dengan mawar, tidak biasa nya cewek itu jadi seperti ini, apakah Fara menyinggung nya...?? dia juga semakin bingung berkali-kali dia mencoba untuk berpikir apa yang sebenar nya terjadi dengan mawar, mengapa mawar jadi seperti itu sampai saat ini belum juga dia mendapatkan jawaban nya, apalagi dia sudah mencoba menemui Liana dan Rina untuk menanyai kenapa mawar sampai seperti itu tapi mereka memilih untuk tidak mengatakan akan apa-apa, sebenar nya ia sadar ada sesuatu yang di sembunyikan para sahabat nya dari diri nya, tapi dia juga sudah berpikir apa yang sebenar nya di sembunyikan dari nya oleh mereka, sampai saat ini dia belum juga mengerti,,


di saat dia asyik memikirkan banyak pertanyaan yang berputar-putar di otak nya tiba-tiba Erin sang adik masuk dengan langsung nyelonong ke kamar nya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, memang sudah begitu sikap Erin yang lumayan aktif dan cerewet di banding kan dengan diri nya, Erin langsung duduk di samping nya dengan menatap ke arah sang kakak dan seketika ia terkejut dengan banyak nya luka di wajah sang kakak..


" enggak kenapa-kenapa kok dek, kakak cuma jatuh aja tadi" ujar nya berbohong dia tidak mau se isi rumah nya jadi heboh kalau dia bilang yang sebenar nya apalagi kalau sempat kedua orang tua nya tahu bisa makin memperparah keadaan....


" yang betul kak, masak jatuh aja sampai bonyok kayak gini sih kak" ujar Erin belum percaya dengan pernyataan sang kakak..

__ADS_1


" iya dek kakak gak kenapa-napa, mending kamu tidur udah malam, besok kan kamu sekolah" ujar Erik memastikan ke pada sang adik


"tapi kak..." ucapan Erin terpotong saat ia melihat isyarat mata kakak nya bahwa saat ini sang kakak tidak mau di ganggu


" yaudah deh kak Erin tidur dulu ya kalau ada apa-apa panggil Erin" ucap nya masih khawatir dengan keadaan sang kakak dan sambil berlalu ke kamar nya..


sedangkan Erik pun merebahkan diri nya di kasur untuk beristirahat karena kantuk dan lelah...


maaf ya kalau ada typo


mohon like and koment nya ya guys

__ADS_1


__ADS_2