
perdebatan antara Liana dan mawar belum juga berakhir Liana masih setia menasehati mawar agar mengambil keputusan yang tidak merugikan siapa pun termasuk mereka bertiga
" maksud Lo apa sih Lia, gue dari tadi enggak ngerti maksud Lo..?? " tanya mawar karena dari itu kurang mengerti dengan maksud nya Liana
" iya misal nya Lo bicara dulu sama Fara dengan kepala dingin, kayak orang yang mau berdiplomasi gitu lo,,? kalau ini bisa Lo lakuin, kita semua kan gak perlu harus rame-rame kerumah sakit dalam keadaan muka berantakan , kan cara itu di jamin aman dan ekonomis" jelas Liana dengan sejelas-jelasnya
" ihh obat kali Yee, aman dan ekonomis, mau promosi nih yah" celetuk Rina sambil meniru cara ngomong seorang banci di tengah suasana yang kelihatan cukup menegangkan..
" gue pingin ngelakuin semua saran Lo itu Lia....memilih berdamai dengan fara, tapi kita kan pernah mencoba nya berkali-kali dan Fara enggak pernah open dengan kita. dia malah ngetawain kita dibelakang kita dan menjelek-jelekkan kita dibelakang kepada cowok-cowok yang pernah dekat dengan kita. kalian kan masih ingat dengan itu semua...?? tandas mawar teringat kembali beberapa kejadian di masa lampau dimana fara menjadi benalu dalam kamus percintaan nya..
" ya memang sangat memalukan serta memuakkan dan memaksa kita ingin sekali menjambak rambut nya sampai rontok, dan menampar muka nya berulangkali supaya tuh muka gak sok kecapepan lagi di depan cowok- cowok kampus" Rina angkat bicara ikut-ikutan ingat beberapa kejadian yang menyangkut dengan Fara di masa lampau...
__ADS_1
" gue gak akan semarah dan sejengkel ini kalau memang dia mencintai Erik dengan tulus sebagai mana yang di ucapkan dengan mulut nya yang sok manis itu, gue akan menerima kekalahan dengan senang hati karena gue juga tau kalau Erik juga cinta sama dia, tapi nyata nya dia hanya mempermainkan perasaan Erik, dan inilah yang bikin gue gak bisa Nerima dan bikin gue emosi saking emosi nya , gue pengen tuh ngejambak rambut si farra sialan itu" ucap mawar merasa enggak tenang pengen nya dia cepat- cepat bertemu Fara dan menyelesaikan segala persoalan di antara mereka
" yang gue pikirin sekarang, war.... apa Erik akan suka dengan tindakan Lo itu..?? apa lo gak takut kalo dia nantik nya malah kebalik membenci Lo..?? Liana memberi pengertian baru pada mawar... dia masih tidak rela hanya karena emosi sesaat akan membuat nya tambah kacau balau....
kini mawar terdiam memang kata-katanya, Liana memang betul ada nya dan mawar, sudah dapat memastikan kalau Erik enggak bakalan pernah suka kalau dia melakukan hal-hal yang menyakiti Fara sang pujaan hati nya...kalau Erik membenci nya gara- gara menjambak Fara bukan kah kesempatan nya buat memiliki Erik akan hilang..?? itu artinya harapan nya akan musnah dan membuat dunia nya akan benar-benar hancur" maka nya jangan sampai Erik tahu, kalau akhirnya dia tahu , paling tidak dia bisa mengerti bagaimana sebenarnya Fara terhadap nya. gue berharap dengan begitu dia bisa berpikir berulang-ulang kali untuk tidak menyukai cewek sialan itu atau bila perlu menghapus kan rasa cinta nya yang pernah ada untuk Fara . gue berharap sekali dia bisa mencintai orang yang benar-benar mencintai nya dengan tulus" ucap mawar sendu sambil menerawang jauh....
" meski pun dia akan benciin Lo, setelah kejadian itu..?? tanya Liana memastikan kembali keputusan mawar yang terdengar cukup janggal di telinga nya.....
" iya gue rela dan biarlah ini jadi pengorbanan terindah gue buat kebahagiaan orang yang gue cintai selama ini, gue jadi begini juga gara-gara Erik" ucap mawar dengan sendu, ada getaran kecil di bibir nya saat mengatakan kata cinta ...
seperti nya mereka baru sadar kalau cinta sudah menentukan pilihan nya tidak ada pilihan lain selain mengikuti arah cinta itu hendak berlabuh ke mana..dan melaksanakan apa yang akan menjadi ke mauan cinta itu sendiri " kalau begitu ayo kita cari si Fara biar kita kasih dia pelajaran ,yang akan dia inggat seumur hidup nya, biar dia tau dia kali ini berurusan dengan siapa" seru Rina dan liana penuh semangat empat lima...hehe
__ADS_1
mereka segera pergi untuk melakukan pencarian, sambil menyusuri setiap tempat yang ada di kampus mereka, mulai dari taman, kantin bahkan pos satpam pun mereka terlusuri, namun belum juga menemukan si biang kerok Fara...
sementara di koridor kampus Erik sedang berjalan sambil senyum-senyum sendiri kayak orang yang kesurupan, ternyata apa yang menjadi ke khawatiran nya selama ini tidak terbukti ada nya dan terjawab sudah dengan pertemuan nya dengan Fara tadi di taman, ternyata Fara hanyalah mencintai nya , dan kebanyakan temen-temen cowok nya dalam ke hidupan nya hanya sekedar menjadi teman saja bagi Fara itulah yang di ungkap nya tadi tanpa Erik ketahui apa yang di Utara kan oleh Fara itu semua hanya palsu belaka, apa yang keluar dari mulut manis nya itu cuma penghibur kata sesaat, dan itulah yang membuat Erik senang bukan kepalang saat dia mau menuju kekelas nya, sementara mawar, Liana dan Rina lagi melewati koridor kampus sambil menuntaskan misi mereka dalam melakukan pencarian terhadap Fara, tanpa mereka sadari dari arah berlawanan Erik juga melewati koridor itu dengan muka seperti bunga yang sedang mekar di pagi hari, dan mereka pun semakin dekat, menyadari siapa yang ada di depan nya Rina dan Liana segera mendorong mawar agar mendekat kearah Erik sedangkan mereka lari sejauh mungkin sambil meninggalkan mereka berdua...
kini tinggal lah Erik dan mawar yang berada di koridor itu, dengan jarak mereka lumayan dekat, mawar semakin mendekat sedangkan Erik belum menyadari, Erik masih terlena dengan buaian dan nyanyian cinta yang sangat berirama yang di nyanyikan oleh Fara untuk nya di taman tadi. cinta yang bagi mawar belum jelas masih berwujud kepura-puraan semata, cinta nya Fara si playgirls kampus untuk Erik, sang pangeran berkuda nya bagi mawar, jarak mereka tinggal setengah meter lagi, sementara pandangan mawar tidak lepas dari tingkah Erik yang menurut nya terlihat agak konyol, dan sebenarnya dia ingin sekali menyapa Erik dengan suara selembut mungkin yang dia bisa...
" kelihatannya nya Lo happy banget deh ...jalan sambil- sambil senyum-senyum sendiri kayak anak kecil yang habis ke bagian Beberapa macam permen dengan rasa yang berbeda-beda dan tuh anak lagi mikir mau makan rasa apa dulu sambil senyum-senyum gak jelas sendiri, persis deh , kayak tingkah Lo Sekarang" ujar mawar heran melihat tingkah Erik
" eh mawar" Erik jadi malu sendiri" sejak kapan Lo disitu?? Lo liatin gue ya?? Lo jangan asal ngomong ya, bilang gue anak kecil segala" ujar Erik terkejut saat mendengar suara mawar tiba-tiba
mohon like and coment ya guys maaf kalau ada typo ... makasih tas dukungan nya
__ADS_1
love you guys
😘😍😍😄😄😆