
Arkan masih saja tidak mau memandang wajah calon pasangan,Ia sebenar nya tidak mengingin kan pertunangan ini.Tapi Haris mencoba membujuk Arkan agar mau memandang dan memasang kan cincin di jari Salsa/Aulia.
Begitu juga dengan Salsa ia pun tidak mau memberikan jari nya untuk di pasangkan cincin.Tapi Amel menenangkan nya dan menyuruh nya untuk memberikan jari nya agar Arkan bisa memasangkan nya.Salsa juga memandang wajah Iriana dan lriana pun mengangguk.
Akhirnya Salsa pun memberikan Jari nya untuk di pasangkan cincin.
Sedangkan Arkan masih saja menunduk,
"Pak Arkan ayo pasangkan cincin nya biar semua cepat selesai,Dan pandang lah sebentar calon pasangan mu"bisik Haris.
Arkan pun mengikuti ucapan Haris walau berat rasanya,tapi dia mencoba mendongak kan wajah nya,Dan betapa terkejut nya Arkan melihat wajah Salsa di depan nya.
"Salsa..."kata Arkan dengan tersenyum senang.
Sedangkan Salsa hanya tersenyum.
Arkan dengan perasaan senang memasangkan cincin di jari Salsa.
Sedangkan Salsa masih ragu tapi ia melihat Mamah,Iriana dan Riko tersenyum dan mengangguk pun akhirnya memasangkan cincin di tangan Arkan.
Arkan tak henti-henti nya tersenyum senang,
Sedangkan Salsa/Aulia mencoba tenang.
Semua orang memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua dan pamit ke mereka untuk pulang.
Sedangkan Bram benar-benar kecewa dengan putri nya sendiri bisa-bisa dia tidak hadir di acara nya sendiri hingga di gantikan dengan orang lain.
Karena kecewa Bram pura-pura mengucap kan selamat kepada mereka berdua dan pamit pulang.
__ADS_1
Amel melihat Bram mengucap kan Selamat pun terkejut,
"Bukankah dia orang yang sama Yang tertawa senang saat kecelakaan keluarga Fero terjadi,Siapa dia sebenar nya.Apa jangan-jangan dia ada hubungan nya dengan kecelakaan itu?"Batin Amel.
Amel mengambil ponsel nya dan menfoto Bram secara diam-diam.
Semua tamu sudah pulang,Tinggal keluarga Arkan dan Salsa yang masih di situ.
"Aulia,Terimakasih banyak kamu mau menggantikan Anet untuk bertunangan dengan Arkan.Tante nggak tahu harus di taruh di mana muka tante kalo kamu nggak mau menggantikan nya."Kata Iriana.
"Nggak papa kok tante,Aulia ikhlas kok bantu tante,Tapi Aia minta sama tante untuk memberikan Aulia waktu untuk menerima nya"Kata Aulia.
Tiba-tiba Aditya,Sintya,Riko,Dela,Vita,Ardi menghampiri mereka yang sedang ngobrol.
Amel yang mengetahui itu pun langsung memanggil Vita,Dela untuk ikut bersama nya,
Amel akan memberi tahu semua nya kepada mereka termasuk mengatakan siapa Aulia sebenar nya,Agar mereka tidak marah dan salah paham kepada Salsa/Aulia.
Iriana pun terkejut begitu juga dengan Arkan,Haris,dan Frans mereka semua terkejut mendengar kalau Aulia yang di sangka Mereka adalah Salsa ternyata anak dari keluarga Permana,pemilik Perusahaan ARSA PERMANA GROUP.sedangkan yang mereka tahu Salsa adalah gadis miskin yang tidak memilik keluarga.
Iriana pun meminta maaf kepada orang tua Aulia,dan menceritakan semuanya,
Aulia pun berkata kalau dia tidak suka melihat orang di permalukan di depan nya dan akhirnya Aulia mau menjadi pasangan pengganti nya.
Walaupun Aulia tidak mengingin kan nya.
Aditya pun akhirnya menerima keputusan anak nya.
"Baiklah kalau itu alasan kamu,Papah, Mamah Dan Kak Riko akan selalu mendoakan mu?"kata Aditya.
__ADS_1
"Terimakasih Mah,Pah,Kak Riko."jawab Salsa.
Aditya,Sintya dan Riko pun pamit untuk pulang.
"Kalo begitu kami pamit pulang dulu yah,Ayo Aulia kita pulang?"ajak Aditya kepada Salsa.
Aulia akan ikut dengan Papah nya,Tapi Arkan terlebih dahulu menghentikan nya.
"Tunggu Om,boleh kah Aulia aq saja yang mengantar kan pulang?"Kata Arkan.
"Baiklah Om nitip anak Om ya Arkan,Tolong jaga dia!"Kata Aditya.
"Pasti Om"kata Arkan .
Aditya dan keluarga nya pamit pulang terlebih dahulu menunggal kan Aulia bersama Arkan dan keluarganya.
Hari semakin larut,Amel sudah pulang bersama Riko,Salsa semakin gelisah,dia ingin cepat-cepat pulang,
"Arkan tolong anterin aq pulang,Aq capek ingin istirahat"Kata Salsa.
"Aulia sebentar lagi yah,Aq masih ingin bersama kamu"kata Arkan.
"Arkan kalau kamu nggak mau anterin aq pulang,Aq bisa sendiri kok,"Kata Aulia yang sudah mulai kesal.
Aulia mengambil tas nya dan akan bergegas pergi tapi tangan nya di tarik oleh Arkan hingga terjatuh dan Aulia berada di atas Arkan.
Jantung mereka berdetak sangat kencang kayak akan melompat saja dari tempat nya.
Aulia dan Arkan pun saling memandang , wajah mereka begitu dekat hanya berjarak beberapa sentimeter saja,
__ADS_1
Aulia tersadar dan bangun lalu beranjak pergi pulang.
Sedangkan Arkan hanya mengikuti Aulia di belakangnya.