
Pak James dan Melinda kembali ke London dan meninggal kan Dion bersama Asisten pribadi yang di pilih Pak James untuk membantu Dion mengurus perusahaan milik Daddy nya,
James sengaja menbuat Dion sibuk agar dia tidak terlalu memikirkan masa lalu nya,Tapi di sela-sela kesibukan nya Dion selalu menyempat kan waktu untuk mencari tahu tentang diri nya.
Memang sebelum nya James telah memberikan
nomor Amel kepada Dion,Karena Pak James tahu kalau Perusahaan nya bekerjasama dengan perusahaan milik Wijaya dan Permana grup,2 perusahaan besar di kota ini.
Dion memanfaat kan kesempatan ini untuk bertemu Amel,Dengan alasan bisnis ,Walau pun sebenar nya dia juga ingin mencari tahu tentang Kalung yang di pakai Amel yang selalu mengganggu pikiran nya.
Dering ponsel Amel pun ber bunyi,Amel yang sedang tidur pun terbangun ketika mendengar nya,Ia segera mengangkat nya.
"Hallo,Maaf dengan siapa ini"kata Amel karena nomor yang masuk adalah nomor baru.
"Hallo bu Amel,Ini Aq Dion dari Perusahaan James corp.Ingin bertemu dengan Anda,Ada yang ingin aq tanyakan langsung dengan anda,Apakah anda punya waktu?"Tanya Dion.
"Maaf tapi,Untuk 3 hari ke depan aq nggak bisa karena aq sudah lebih dulu membuat janji dengan yang lain,nanti jika ada waktu kosong aq akan segera menghubungi Anda!"kata Amel.
"Oh begitu yah,Baiklah aq akan menunggu kabar dari mu,Kalau begitu saya tutup dulu,Selamat sore,"kata Dion dan mengakhiri panggilan nya.
Entah kenapa setelah mendapat panggilan dari Dion hati Amel merasa senang sekali,Amel jadi senyum-senyum sendiri,Membuat Salsa yang melihat nya langsung memegang dahi Amel.
Amel yang merasa dahi nya ada yang menyentuh pun sadar.
"Mel,Kamu nggak papakan ?"Tanya Salsa yang merasa heran melihat Asisten nya senyum-senyum.
"Eh...aq nggak papa kok,Memang nya aq kenapa?"kata Amel mencoba bersikap biasa saja.
"Ih....tingkah kamu itu loh kayak orang lagi jatuh cinta ajah,Hayoo yang sedang kasmaran...."kata Salsa asal.
" Apaan sih Aulia,Nggak jelas banget deh...Udah lah aq mau mandi dulu,gerah banget nih,"kata Amel yang langsung masuk ke kamar mandi karena malu.
Salsa akhir nya menunggu Amel selesai mandi.
Amel sudah selesai mandi,Kini giliran Salsa yang masuk ke kamar mandi,Saat Salsa sedang di kamar mandi, Tiba-tiba ponsel Salsa berdering.
"Aulia...Ponsel kamu bunyi nih...?"Panggil Amel dari luar kamar mandi.
"Siapa yang memanggil Mel?"tanya Salsa kembali.
Amel pun mengambil ponsel Salsa dan melihat siapa yang mamanggil nya.
"Arkan..."Kata Amel Sambil berteriak.
__ADS_1
"Apah...ngapain dia menghubungi ku,dan dari mana Arkan tahu nomor aq?"Kata Salsa dari dalam kamar mandi.
"Entah lah aq tidak tahu Aulia,Yang jelas aq tidak memberikan nomor kamu ke dia"kata Amel.
Salsa pun sudah keluar dari kamar mandi,Ia langsung mengambil benda pipih milik nya.
Dan benar saja di layar tertera 30 panggilan tak terjawab,
"Astaga....30 panggilan tak terjawab,berarti dari tadi dia menelpon aq terus donk."kata Salsa.
"Mungkin,Udah lah nggak usah di pikirin,Ngomong-ngomong kamu mau makan apa?"Tanya Amel.
"Hmmmm.....aq pengin makan yang pedas-pedas,Kira-kira apa yah?"tanya Salsa ke Amel.
"Bagai mana kalo kita pesan Ayam geprek aja,sial nya aq lagi males untuk keluar."usul Amel ke Salsa.
"Baiklah...."Kata Salsa.
Walaupun Salsa atasan nya Amel tapi mereka seperti teman,bahkan lebih mengarah ke saudara,Salsa menganggap Amel itu bukan bawahan nya tapi teman nya,Biar mereka berdua tidak canggung.
Saat mereka sedang menunggu Pesanan mereka datang tiba-tiba terdengar bunyinnel di Apartemen Amel.
Amel yang bersemangat membukakan pintu,Sedangkan Salsa sedang asyik menonton Drakor di televisi.
Seketika Amel langsung terkejut,Bahwa yang datang Ke Apartemen nya itu adalah Arkan dan Asisten nya.
"Pak Arkan....silahkan masuk,"Kata Amel.
Dari mana Arkan tahu Apartemen aq yah"Batin Amelseketika langsung melirik ke Haris Asisten Arkan.
Arkan dan Haris pun langsung masuk,Dia kemudian mendengar Salsa sedang tertawa,karena film yang Salsa tonton bergenre komedi-Romantis.
Arkan langsung duduk di samping Salsa,sedangkan Haris memilih duduk di ruang tamu.
Salsa mengira yang duduk di samping nya adalah Amel,Mata nya masih fokus ke Drakor tontonanya.
"Mel,mana pesanan ku,Aq udah laper nih,"Kata Salsa.
Amel yang mendengar pun langsung menyauti nya.
"Tadi yang datang bukan yang membawa pesanan kita,Tapi...."kata Amel terhenti.
"Kalau bukan yang membawa pesanan kita terus siapa donk?"Tanya salsa.masih fokus ke tv.
__ADS_1
"Kamu coba tengok dulu yang duduk di sebelah kamu,Dua yang datang"Kata Amel yang mulai kesal karena Salsa masih terus menatap TV,acara kesukaan nya.l tanpa mengalih pandangan nya.
Salsa mencoba menengok yang duduk di sebelah nya.Dan betapa terkejut nya Salsa yang melihat Arkan duduk di sebelah nya.
"Arkan,Kamu lagi ngapain di sini"kata Salsa terkejut.
"Kamu tanya Aq ngapain di sini,Aq menunggu kamu di rumah Om Aditya dari jam 10 pagi sampe jam 2 siang tapai kamu nggak muncul-muncul.Aq Telpon,Wa semua nggak di jawab dan di balas.Akhir nya Haris meyuruh ku untuk mencoba datang ke Apartemen milik Amel,dan ternyata dugaan Haris benar kamu ada di sini sampai kamu lupa untuk pulang."Kata Arkan yang mulai kesal.
"Siapa suruh datang ke rumah,Memang nya kamu mau ngapain ketemu Aq!"kata Salsa cuek.
"Tadi nya aq akan mengajak kamu makan siang,tapi karena sekarang bukan siang lagi,Aq ingin kamu menemani ku makan."kata Arkan.
"Kalau aq nggak mau?"kata Salsa.
"Kamu harus mau,Karena sekarang kamunitu tunangan aq,Jadi kamu harus mengikuti semua kemauan ku,Tidak ada penolakan."kata Arkan.
"Kamu nggak tahu siapa Aulia,Aq bisa menolak ataupun menerima,karena Aq tidak suka orang memaksaku,"kata Salsa penuh dengan penekanan.
"Dan kamu juga tidak tahu Arkan Adiguna Wijaya,Dia tidak suka penolakan ataupun menunggu. "Kata Arkan yang langsung menggendong Salsa keluar dari Apartemen Amel,
Haris yang melihat Arkan sudah menggendong Salsa pun langsung mengerti dan mengikuti Tuan nya untuk membukakan pintu mobil.
"Haris kamu pulang sendiri,aq akan pergi bersama Aulia."Kata Arkan.
"Baik ...Tuan ...."kata Haris lalu membantu Arkan untuk menutup kembali pintu mobil nya.
Arkan langsung membawa mobil nya pergi ke suatu tempat bersama Salsa.
Salsa hanya bisa diam saja,Sambil memanyun kan bibir nya karena kesal dengan Arkan.
Amel yang melihat itu pun langsung bengong melihat tingkah Arkan yang menggendong Salsa.
Tak pernah Amel bayangkan sebelum nya kalau Arkan akan melakukan ini pada Salsa.
Haris yang mengetahui Amel sedang bengong pun langsung membuyar kan lamunan nya.
"Udah nggak usah bengong kayak gitu, Biasa orang yang sedang kasmaran pasti kayak gitu."Kata Haris.
Amel pun hanya tersenyum.Haris yang melihat Amel tersenyum pada nya jadi salah tingkah.
Amel masuk ke dalam dengan membawa makanan yang tadi di pesan nya,Haris tanpa sadar mengikuti Amel masuk ke Apartemen Amel.
Amel pun bingung melihat tingkah Haris,Akhirnya Amel memberikan 1 porsi makanan yang awal nya buat Salsa kini Amel berikan ke Haris.Nggak mungin kan kalo Amel menghabiskan nya sendiri,
__ADS_1
Haris dan Amel pun makan bersama di Apartemen Amel,Sesekali Haris curi-curi pandang dengan Amel.