
Hari ini tiba. Hari dimana Albi akan melangsungkan pernikahan nya dengan Anak sahabat papa nya yang bernama Merry.
Albi tidak pernah menyangka kalau dia benar benar akan meninggalkan Anita. Namun inilah pilihan Albi. Albi lebih memilih orang tuanya.
Kini Albi sudah berada di rumah merry. Dan juga tamu undangan sudah mulai berdatangan.
Setelah semuanya berkumpul . Acara ijab kabul pun di mulai. Dan dalam satu tarikan nafas Albi berhasil menyelesaikan ijab kabul nya.
SAH...
Albi dan merry kini sudah sah menjadi sepasang suami istri. Namun tidak ada senyuman sedikit pun di wajah Albi. Bahkan Albi tidak menatap sedikitpun istrinya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Di sisi lain..
Seorang pria tampan sedang masih tertidur di samping Anita. Pria itu mulai membuka matanya saat ada sesuatu yang bergerak dan mengganggu tidur nya.
Arka mulai mengumpulkan nyawanya sepenuh nya. Dan Arka begitu terkejut saat melihat Jari jari Anita yang mulai bergerak. "Dek..Anita ".Ucap Arka dengan dengan nya . Arka berharap adek nya itu merespon panggilan nya.
Dan benar saja. Anita perlahan lahan membuka kedua matanya. " K.. k. Kak.. "Ucap Anita sambil menatap Arka. Arka segera memanggil dokter.
__ADS_1
Arka begitu bahagia karena menurut keterangan dokter Anita sudah pulih. Namun Arka juga merasa sedih saat dokter mengatakan kalau kedua kaki Anita lumpuh.
" Kak Arka ".Panggil Anita yang memastikan kalau yang di lihat nya benar benar kakak nya.
"Maaf.. Maafin kakak ".Ucap Arka. Arka segera memeluk Anita dengan Erat.
Anita ingin duduk. Namun kedua kakinya mati rasa dan bisa di gerakan . " Kak Kaki Nita kenapa kak?.Kaki Anita nggak bisa di gerakin kak ".Ucap Anita yang terus berusaha menggerakkan kaki nya.
"Dek maafin kakak.. Maafin kakak.Kakak memang bukan kakak yang baik. Kakak nggak bisa jaga kamu ".Ucap Arka. Arka sudah tidak bisa menahan Air matanya. " Kak Arka nggak salah kok. Ini udah takdir kak. Dan kita tidak bisa melawan takdir Tuhan ".Ucap Anita sambil tersenyum menatap kakak nya. " Kaki kamu lumpuh dek ".Ucap Arka. Arka takut kalau Anita tidak Terima dengan kondisinya saat ini.
Namun ketakutan Arka ternyata salah. Anita justru tersenyum menatap Arka . " Nggak apa kok kak. Anita sangat bersyukur karena Anita sudah selatan dari kecelakaan itu".Ucap Anita sambil tersenyum. "Ohh ya kak sudah berapa lama Nita di sini kak?? ".Tanya Anita. " Maafin Anita ya kak. Anita udah ngerepotin kakak".Ucap Anita. "Kakak lah yang harus minta maaf".Ucap Arka . Arka kembali memeluk adiknya itu dengan erat.
Setelah berbincang cukup lama dengan kakak nya. Kini Anita kembali beristirahat. Sementara Itu Arka segera berjalan keluar dari ruang rawat Anita. Arka segera menghubungi seseorang.
Arka beralih menelpon Ramah...
Dan panggilan Arka langsung di jawab oleh ramah..
" Assalamu'alaikum ma ".Ucap Arka.
" Waalaikumsalam kak. Ada apa kak?? ".Tanya ramah dari seberang sana.
__ADS_1
" Ma Kenapa ponsel Albi tidak Aktif?? ".Tanya Arka.
" Nggak aktif??. Aku nggak tau kak. Memang nya kenapa kak??. Ada masalah dengan Anita??. Tanya ramah.
"Nggak kakak cuma mau nyamain kalau Anita udah sadar ".Ucap Arka.
" Benaran kak??. Tanya ramah dengan raut wajah yang bahagia .
"Iya ".Jawab Arka.
" Kak bisa VC bentar nggak. Aku mau liat Anita ".Ucap ramah.
" Bisa. tapi Anita sekarang sedang tidur ".Ucap Arka.
" Nggak apa kak. Aku mau cuma mau liat Anita bentar ".Ucap ramah.
Arka segera melakukan VC bersama ramah.
Arka segera memasuki ruang rawat Anita.
Arka mulai mengatakan kameranya ke arah Anita.
__ADS_1
Ramah terdiam sejenak sambil tersenyum menatap Anita." Ya udah kak nanti ramah kabari sama Albi ya kak ".Ucap Ramah.
Dan sambungan telepon nya pun terputus.