
''kita makan di warung pinggir jalan nggapapa kan?" tanya Ken sedikit berteriak di balik helm full face nya.
''iya Ken di mana aja nggapapa, gue bukan tipe yang pilih-pilih kok'' jawab Kansha juga setengah teriak.
Ken menghentikan motor nya di sebelah warung mie ayam. Warung nya tidak terlalu ramai hanya ada beberapa remaja yang berpakaian sama dengan Ken dan Kansha, putih abu abu.
''mang mie ayam sama es teh dua yah'' pesen Ken
''eh den Ken, siap den'' ucap si penjual.
''lo udah sering kesini Ken?''
''kadang aja, disini lumayan tempat nya'' Ken membawa Kansha duduk di meja belakang samping jendela.
Mereka duduk berhadapan, Ken menatap Kansha dalam sembari tersenyum tipis namun penuh pesona.
''apaan sih Ken, kok liatain gue nya gitu amat''. ''ngga tau apa kadar tampan wajah lo bikin gue jadi jedag jedug'' sambung Kansha dalam hati.
''lo cantik, makasih yah udah mau jadi pacar gue, nemenin hari hari gue''
''iya Ken, kan gue juga sayang dan cinta sama lo. Jangan bosen yah sama ke cerewetan gue''
''justru itu yang bikin gue sayang, pribadi lo menyenangkan'' Ken menggenggam tangan Kansha membuat si empunya merona, malu malu meong^^
__ADS_1
''ini den pesenan nya, silahkan di nikmati. Mari neng''
''makasih mang'' jawab Ken dan Kansha hanya mengangguk. Ia malu karna sedari tadi Ken terus menggenggam tangan nya.
Mereka mulai menyantap pesanan masing masing. Keadaan warung pun mulai ramai pengunjung. Bahkan Kansha juga mendengar bisik bisik di meja sebelah nya yang berisikan tiga cewek ber seragam SMA yang sedang menatap kagum ke arah Ken.
Tentu Kansha sebal karena nya, lain lagi dengan Ken yang memang terbiasa cuek dan dingin, dia lempeng lempeng saja seakan tak mendengar dan melihat apapun.
''sayaang kamu kok makan nya belepotan gini'' Kansha mengelap pinggir bibir Ken dengan tisu.
uhuk uhuk
Ken tersedak dan dengan cepat Kansha memberi kan minum.
Ia ingin menunjukan bahwa Ken adalah milik nya.
Ken yang masih termangu dengan kata sayang dan kamu seketika sadar kalau Kansha sedang cemburu. Dan berinisiatif untuk..
''a sayang, buka mulut kamu'' Ken menyodorkan sendok nya ke depan mulut Kansha.
cup
''pinter'' Ken mencium pipi Kansha dan mengusap pucuk kepala nya gemas
__ADS_1
blush
Sungguh ingin rasanya Kansha bersembunyi di lubang saja. Perasaan nya campur aduk antara malu dan bahagia.
Ken sungguh menyuapi Kansha sampai mie yang ada di mangkuk nya habis. Ke romantisan mereka membuat sekumpulan cewek lain merasa iri.
Ada yang baper dengan ke uwuwan mereka namun banyak juga yang julid dan nyinyir.
''udah biarin aja'' ucap Ken yang mengerti jika Kansha sedikit tidak nyaman dengan situasi ini.
''udah yuk kita balik'' Ken menggandeng tangan Kansha setelah meletakan satu lembar uang warna biru di meja. Mengabaikan celotehan 'netijen astral' .
Sepanjang perjalanan Kansha melingkar kan tangan ke perut Ken memeluk erat dan bersandar pada punggung sang kekasih.
Merasa kan betapa bahagia nya memiliki pacar yang paket komplit. Sudah ganteng, pintar, perhatian pula.
Sungguh nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan^^.
Ken pun sama sekali tak risih dengan tingkah Kansha, ia justru selalu tersenyum dan kadang menggelengkan kepala jika mengingat kejadian tadi.
Masa iya seorang Kenzo sudah mulai bucin pikir nya.
jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.
__ADS_1