FORGIVE ME

FORGIVE ME
part 27


__ADS_3

Hari ini Ken datang ke rumah Kansha lebih awal. Sehingga ayah dan bunda Kansha menyuruh Ken untuk sarapan bersama.


''kamu yang setiap hari jemput Kansha yah?'' tanya ayah Hendrik memulai percakapan.


''iya om, maaf baru sempat menyapa''


''iya ngga papa, kamu kok mau aja setiap hari bareng sama Kansha, dia anak nya cerewet lho''


''ayah'' gumam Kansha sambil melayang kan tatapan protes.


''Kansha nyenengin kok om orang nya, saya sayang sama dia. Emm maaf om apa boleh saya menjalin hubungan lebih dari sekedar teman dengan Kansha'' pasal nya ini pertama kali bagi seorang Ken merasa gugup dan grogi melebihi menantikan hasil ujian ^_^


''ayah sih ngga pernah mempermasalah kan itu, ayah memaklumi karna ayah juga pernah muda. Asal kalian tahu batasan dan tidak mengganggu sekolah saja''.


''makasih om, saya janji akan menjaga Kansha''.


Ken mulai akrab dengan keluarga Kansha minus Farel yang memang sedang kuliah di luar kota.


Keluarga Kansha hangat dan harmonis menurut Ken. Ayah pamit berangkat lebih dulu karena ada urusan di kantor, di susul Ken dan Kansha berangkat ke sekolah.


.


.


.

__ADS_1


''yang mampir ke mall dulu yah, aku mau belanja buat keperluan camping besok''


''siap tuan putri'' jawab Ken seraya membungkukan setengah badan nya.


''ck, yuk ah cuss kita ngeng'' Kansha menepuk pundak Ken sambil menggeleng kan kepala nya. Makin kesini makin ada ada saja tingkah dan kosa kata Ken yang membuat ia merasa banyak kupu kupu bertebangan di perut nya.


.


.


Ken dengan setia mendorong troli yang mulai penuh dengan segala ***** bengek nya Kansha. Kadang dia juga di buat gemas dengan tingkah Kansha yang diam beberapa menit hanya untuk membandingkan harga satu barang berbeda merk.


Tinggal PBP ( pilih, bayar, pulang ) apa susah nya sih pikir nya. Merasa geram sendiri Ken meraih dua benda di tangan Kansha yang menjadi objek pertimbangan dan memasukan nya ke dalam troli.


''ish, aku kan masih pilih pilih Ken. Itu mubazir loh ngapain beli dua dua nya'' protes Kansha.


''nyenyenyenye'' Kansha terus menggerutu di belakang Ken.


''total nya jadi tujuh ratus tiga puluh empat ribu delapan ratus rupiah'' ucap si mbak kasir.


''ini mbak'' Kansha yang hendak membuka dompet terhenti saat Ken lebih dulu menyerahkan kartu ATM nya.


''ngga usah Ken biar aku aja yang bayar''


''ngga papa sayang''

__ADS_1


''ish, ngga ada yah pokok nya aku bayar sendiri'' kèkèh Kansha.


''cepet atuh mas mba, tinggal giliran saya, anak saya udah rewel ini'' sela ibu ibu berhijab syar'i di belakang menghentikan perdebatan mereka.


''ini aja mbak'' saat Kansha akan buka suara.. ''NO DEBAT'' ucap Ken pelan namun menekan kata kata nya.


''silahkan pin nya mas''


...


''terimakasih, silahkan datang kembali'' jargon andalan penjaga kasir se indonesia ^_^


''makan dulu yuk, laper aku'' ajak Ken.


''hayu gass keun''


Saat hendak memasuki pintu foodcourt tiba tiba..


''Ken'' teriak seseorang yang berhasil menghentikan langkah sepasang remaja dan auto menoleh ke sumber suara.


''jadi bener ini kamu'' seorang itu langsung meng hambur memeluk Ken tanpa melihat seseorang di samping Ken yang ikut terkejut dengan ekspresi menahan marah.


''udah lama banget ya kita ngga ketemu, tapi aku masih hafal banget postur tubuh kamu meski dari belakang'' imbuh nya setelah melepas pelukan nya namun malah menggenggam tangan Ken yang berhasil menambah tingkat kematangan eh tingkat kemarahan maksud nya^^ dari seorang Kansha.


Dan geram nya lagi Ken masih diam mematung tanpa respon atau penolakan.

__ADS_1


jeng jeng jeng... siapa kah gerangan seseorang itu???


jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.


__ADS_2