FORGIVE ME

FORGIVE ME
part 8


__ADS_3

11.25 pm


Gudang terbengkalai.


''posisi''


''gue arah jam tiga'' ucap Ali


''gue stay rooftop Ken'' jawab Eza


Ya mereka bertiga bersiap untuk rencana penjebakan Roy. Tak lupa anggota The King yang lain juga berjaga di sekitaran.


''selamat datang Mr. Rex'' Roy memulai pembicaraan.


''hmm, bagaimana barang dan situasi nya?"


''aman dan pasti nya seperti biasa Mr.''


''baiklah kamu tau kan saya tidak suka suatu kecerobohan dan penghianatan'' Mr. Rex menyerahkan koper berisikan uang kepada Roy.


''terimakasih Mr. Rex barang nya sudah saya tandai seperti biasa. Senang ber bisnis dengan anda. Permisi''.


Roy meninggal kan gudang itu dengan membawa uang dari Mr. Rex tanpa ia sadari bencana akan menanti nya.


Setiap ber transaksi Roy tidak pernah membawa barang tersebut, ia akan menyembunyikan di suatu tempat yang sudah di tandai.


Namun naas kali ini barang tersebut sudah di tukar oleh The King tanpa Roy sadari.


Saat di perjalanan mobil Roy di hadang dan beberapa orang berpakaian serba hitam menggedor kaca mobil nya keras. Saat Roy membuka pintu mobil ia di tarik dan seseorang memukul tengkuk leher nya hingga pingsan.


.


.


.


Perlahan Roy membuka mata dan merasakan sakit di bagian belakang leher nya.

__ADS_1


Ia terkejut karna tangan dan kaki nya terikat di kursi.


''siapa kalian, kenapa gue di iket di sini'' tanya Roy pada beberapa orang yang berdiri dua meter di depan nya yang persis seperti bodyguard.


Tap


Tap


Suara langkah seseorang mendekat dan membelah barisan orang berpakaian serba hitam.


''Mr. Rex'' lirih Roy


''kamu tau apa kesalahan kamu?''


Roy hanya menggeleng sebagai jawaban nya.


''saya sudah katakan kalau saya paling benci dengan penghianat. Dimana barang itu''


''bukanya kita sudah deal Mr? Dan saya tidak pernah menghianati atau menipu anda''


Bugh


Bugh


''ini pasti ada sabotase Mr. Tolong beri saya kesempatan untuk mencari tau yang sebenarnya Mr. Dan untuk barang itu saya akan menggantinya'' ucap Roy dengan nafas ter engah engah dan lebam di seluruh wajah.


''baiklah, mengingat seberapa lama kita mengenal dan ber bisnis maka akan saya beri satu kesempatan. Dan jangan lupakan barang gantinya''.


Mr.Rex menyuruh bodyguard nya untuk melepas kan Roy.


''jemput gue ntar gue sharelock'' Roy menelpon anak buah nya.


''sial, siapa yang udah berani jebak gue. Bakal gue abisin tuh orang''.


.


.

__ADS_1


.


Silau sorot lampu motor mengenai wajah Roy membuat dia bangun dari duduk nya karna mengira itu orang yang akan menjemputnya.


Namun salah, itu adalah Ken. Ken turun dari motor berjalan menghampiri Roy dengan seringaian licik di wajah nya.


''gimana transaksi lo, lancar'' ucap Ken dengan senyum mengejek.


''bangsad, jadi lo yang udah sabotase urusan gue!''


''itu peringatan buat lo karna dah berani ngusik gue. Dan gue punya rekaman lo sama Mr. Rex. Jadi pikir seribu kali kalo lo mau coba ngusik gue lagi. P A H A M'' Ken menekan di akhir kata nya.


''anjink lo" umpat Roy


Ken hanya memalingkan wajah dengan senyum mengejek dan kembali menaiki motor nya.


.


.


.


Bramantya Apartemen


''menurut lo si Roy bakal diem aja gitu''


''dia pasti dendam banget Ken sama lo'' tambah Eza


''biarin aja, kita tunggu apa yang bakal dia lakuin. Kita juga punya kartu as dia''. jawab Ken


''coba aja lo bolehin tadi, kan gue juga pengen double kill tuh muka si Roy'' gerutu Ali


''ho'oh gue kira bakal pake acara gelud tadi'' timpal Eza


''ck, dah sono pada balik lo'' usir Ken


''tanggung lah bro kita nginep sini aja, ya ngga Al''

__ADS_1


''hmm terserah lo pada''


jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.


__ADS_2