
''sekarang jelasin ini ada apa, kok muka kalian bertiga pada bonyok gini'' saat ini mereka tengah berada di kantin dan Kansha langsung mencecar Ken dengan pertanyaan yang sedari tadi bersarang di pikiran nya.
''biasa sayang, cowok ya gini''
''iya kalian mesti habis tawuran yah'' tanya Tika memicing kan mata nya menatap Eza.
''enggaa ayang Tika..'' Eza yang biasa nya cerewet dan asal ceplos kini hanya bicara sedikit. Karna ia sudah di wanti wanti oleh Ken jangan sampai Kansha tahu yang sebenar nya.
''oke kalau kamu ngga mau crita, aku ngga bakal tanya tanya lagi'' putus Kansha merasa kecewa karna Ken tidak mau terbuka dengan nya.
Alhasil Kansha mendiam kan Ken sepanjang hari, dari mulai mereka menyantap makanan di kantin, saat pelajaran ber langsung dan hingga kini Kansha yang tengag berada di belakang Ken di bonceng untuk pulang tanpa sepatah kata dan tidak ada pegangan atau pelukan dari belakang.
Merasa sudah tak tahan Ken membelokan motor nya nenuju apartemen nya. Kansha bingung kenapa Ken melajukan motor nya ke arah berbeda dari jalan menuju rumah nya. Namun lagi lagi ia enggan dan masih marah hanya untuk sekedar ber tanya. Toh juga Ken ngga akan mungkin macam macam pikir nya.
Motor Ken telah berhenti dan ter parkir apik di basement.
''ayo turun dulu Sha''
Ken menyuruh Kansha karna sedari tadi cewek nya masih setia nangkring di jok motor nya. Bukan nya menjawab Kansha hanya menggeleng kan kepala nya.
''ck, turun atau aku gendong nih'' ancam Ken.
''kita mau ngapain kesini'' akhir nya Kansha ber suara juga.
__ADS_1
''kita ke apartemen aku dulu, aku mau jelasin semua nya''
''ngapain mesti ke apartemen kamu, udah di sini aja jelasin nya'' Kansha menatap Ken dengan waspada.
''ish gemesin banget sih pacar aku, udah yuk turun aku ngga bakal macem macem. Cuma semacem doang'' gurau Ken sambil menarik tangan Kansha untuk mengikuti langkah nya.
''ini unit aku, nomor pin nya tanggal jadian kita'' ucap Ken sambil menekan pin dan melangkah masuk ke dalam
''ngga pengen tahu'' masih dalam mode ngambek nya.
Pemandangan pertama yang Kansha lihat yaitu apartemen yang bersih dan rapi untuk takaran seorang cowok.
Kansha mendarat kan bokong nya di sofa menunggu Ken yang entah sedang melakukan apa.
Dia membawa dua botol minuman isotonik dingin di tangan nya.
''sekarang dengerin aku baik baik, tapi janji dulu kalo kamu ngga bakalan marah atau ilfiil sama aku''
''iya Ken''
huft
Kenzo menghela nafas sebelum memulai ber cerita. Ini pertama kali nya ia akan berbagi kisah hidup nya pada orang lain selain Ali dan Eza yang memang sudah tahu lika liku hidup nya karna mereka berteman sejak kecil dan tumbuh barsama karna orang tua mereka juga ber sahabat.
__ADS_1
''aku masih punya orang tua yang lengkap, mamah sayang dan perhatian banget. Tapi papah aku orang nya diktator, dia selalu menuntut hasil yang sempurna. Dan beberapa alasan lain yang membuat aku memutus kan untuk tinggal disini''
''mamah emang ngga setiap hari bisa kesini, karna dia juga punya kesibukan di butik nya. Dan ya gini gue yang merasa kosong mencari aktifitas di luar bareng yang lain buat ngilangin penat, kaya balapan liar contoh nya'' cicit Ken di akhir kalimat nya.
''maaf Ken kalo kamu jadi sedih karna udah ceritain tentang hidup kamu. Tapi please.. jangan nglakuin sesuatu yang membahayakan diri kamu sendiri''
''Inilah aku Sha, dan lagi mereka dulu yang curang dan ngajak baku hantam'' bela Ken.
''haiss, masih sakit ngga. Sini aku kompresin biar cepet ilang lebam nya''
Ken tersenyum karna sang pujaan hati sudah luluh dan perhatian kembali.
Kansha berjalan menuju dapur dan menyiap kan apa saja yang ia butuh kan. Kansha sangat cekatan dan berasa kaya rumah sendiri saja.
''hadap sini'' mereka duduk berhadapan dan Kansha dengan telaten mengompres wajah sang kekasih yang sial nya tetap tampan walau dengan lebam.
''sst, pelan dikit'' ringis Ken
''kaya gini aja sakit, kemaren pas gelud ngga mikir sakit, blablabla'' oceh Kansha.
Ken malah tersenyum mendengar ocehan Kansha namun tak urung tangan nya tetap dengan lembut merawat sang kekasih yang bandel ini.
jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.
__ADS_1