FORGIVE ME

FORGIVE ME
part 28


__ADS_3

Ken masih ngebug dengan kejadian barusan. Pasal nya setelah sekian purnama ia bertemu kembali dengan seorang yang dulu pernah ia sayangi namun sekarang menjadi seorang yang paling ia benci dan hindari karna suatu hal yang kata nya hanya sekedar salah paham namun Ken tak menghirau kan penjelasan nya saat itu dan mereka lost contac karna Melda pindah sekolah mengikuti sang papah yang berpindah tugas.


Yuph, perempuan yang memeluk Ken tadi adalah Melda Prameswari, mantan Ken saat masih berada di kelas 10 namun berbeda sekolah, karna ia bersekolah di SMA TARUNA sedang kan Ken di SMA BAKTI.


''ekhem''


Hingga terdengar suara Kansha yang membuat Ken ter sadar dan mundur melepaskan tangan nya dari genggaman Melda.


''sory gue ngga ada waktu, yuk sayang'' Ken merangkul bahu Kansha memasuki foodcourt. ''aku pesen dulu bentar yah'' lanjut nya meninggal kan Kansha di meja ujung yang bersebelahan dengan rooftop hanya tersekat dinding kaca. Sehingga dapat melihat view yang bagus.


Sementara di luar sana Melda masih diam mematung karna Ken yang masih saja mengacuh kan nya.


Ingin ia masuk menghampiri Ken, namun tertahan karena sang ibu menghampiri nya.


''Melda, ibu cari cari juga malah diem di sini. Udah yuk pulang, udah ke beli semua kan?''


''iya udah bu'' Mereka berjalan menuju basement.


Melda beserta kedua orang tua nya sudah kembali lagi ke kota ini, tepat nya tiga hari yang lalu.


Dia akan melanjut kan sekolah nya di sini, tapi ntah seperti nya Melda punya rencana lain untuk itu.


.


.

__ADS_1


.


''di makan donk sayang''


''hmm''


Pasal nya sedari tadi Kansha hanya memutar mutar garpu pada spageti di depan nya. Ia kesal karna Ken belum juga menjelaskan perihal yang tadi.


'apa mesti aku interogasi dulu gitu, baru mau jelasin. Dasar ngga peka' umpat nya dalam hati.


Ken menyadari akan diam nya Kansha, namun ia juga sangat enggan untuk sekedar bercerita atau mengingat sesuatu yang berhubungan dengan sang mantan.


huft


Ken menghela nafas nya, mau tidak mau ia harus menjelaskan semua agar sang kekasih tidak salah paham dan berhenti mendiam kan nya.


Kansha menatap Ken menunggu kalimat selanjut nya. Namun sang kekasih tak kunjung bersuara.


''kok pake acara peluk peluk segala, mana kamu diem aja lagi''


''kan yang meluk dia, lagian aku kan juga ngga nge respon sayaang''


''iya ngga nge respon tapi juga ngga nolak'' masih dalam mode ketus nya.


Haiss dasar perempuan, ngga di jelasin salah, di jelasin salah juga. Seperti nya peribahasa yang mengatakan kalau perempuan itu maha benar memang benar ada nya pikir Ken.

__ADS_1


''dia mantan aku'' akhir nya keluar juga kalimat sakral itu. ''udah jangan di bahas lagi, nih abisin makanan nya masa dari tadi cuma di cuekin aja''


''iya kaya aku yang tadi di cuekin sama kamu karena di peluk mantan''


Auto tepuk jidat yah si Ken, masih aja bahas perihal mantan. Jadi greget deh pengin di karungin terus bawa pulang ^^


.


.


.


Drrt.. drrt..


''halo Ka''


''.....''


''iya gue di rumah, lo kesini aja''


''.....''


''oke gue tunggu'' panggilan berakhir.


''napa yah tuh anak, kaya sesenggukan gitu suara nya'' gumam Kansha. ''gue mandi dulu lah sambil nunggu Tika dateng''.

__ADS_1


jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.


__ADS_2