
Langit semakin gelap hawa pun berubah semakin dingin. Namun tidak di belahan bumi di mana Ken dan anggota The King lain nya berada sekarang.
Mereka semua telah berumpul di area balapan liar yang sudah di tentukan tak terkecuali gerombolan Roy cs.
Pinggiran trotoar sudah penuh oleh penonton yang mayoritas masih remaja, ada juga terlihat beberapa perempuan ber pakaian minim dan tomboy.
''gimana motor nya, aman?'' tanya Ken pada Ali
''aman, dah kita cek semua. Lo yakin Ken ngga mau ganti posisi, soal nya gue perhatiin muka si kampret dari tadi kaya mencurigakan gitu''
''iya Ken gue juga nyium bau bau ke curangan'' tambah Eza
''kalo curang sih emang nama tengah dia. Tenang aja gue udah persiapan kok'' ucap Ken dengan tenang namun serius.
''oke deh kalo gitu, yang penting team kita tetep stay di beberapa titik. Kita pantau dari sini''.
Dari arah berlawanan Roy berjalan menghampiri kelompok Ken yang masih duduk di bagian selatan.
Semua anggota The King menatap nya tajam dan penuh kebencian, kecuali sang leader yang tetap tenang namun pandangan nya seperti elang yang siap memburu mangsa nya.
''gue ngga mau basa basi lagi, cuma sebagai info. Kali ini yang kalah harus turutin semua perintah yang menang. Dan kali ini gue pastiin kalo lo yang bakal kalah. So.. siapin mental lo buat jadi babu gue'' senyuman licik tercetak jelas di wajah nya.
''kita liat aja nanti'' jawab Ken.
.
.
Semua peserta sudah siap di atas motor masing masing. Kali ini ada lima peserta yang ikut. Tiga di antara nya Roy dan teman nya, Ken hanya sendiri dan yang satu lagi peserta dari luar.
__ADS_1
1
2
3
brum.. brum..
Ken memacu motor nya dengan kecepatan tinggi. Di susul oleh Roy di belakang nya. Kejar kejaran yang sengit terjadi di setengah jalan. Ken masih di posisi paling depan, Roy memelankan laju motor nya namun dua teman nya melaju kedepan berusaha mengapit Ken dari dua sisi. Ken menoleh kesamping melihat keadaan dan kembali fokus pada rute.
Ken menyungging kan sebelah sudut bibir nya ke atas, ''ternyata gini rencana lo'' batin nya.
Saat dua pengendara mencoba mengalihkan fokus Ken, dari arah jam dua sudah bersiap seseorang yang akan menghambat jalan Ken yang sudah pasti adalah orang suruhan Roy.
Baru akan memulai aksi nya namun tiba tiba tubuh nya ter tarik ke belakang dan..
bugh.. bugh..
''triple kill, huh segini doang ternyata'' yuph dia adalah Ali yang memang sudah menantau dari tadi gerakan orang yang mencurigakan ini.
Kembali pada Ken.
Ia masih berurusan dengan dua cecunguk. Hingga Ken mengurangi sedikit laju motor nya, di saat dua teman Roy mengira Ken akan menyerah mereka lantas merapat me mepet motor Ken. Namun saat hampir mengenai Ken langsung menancap gas dan..
boom
Suara motor beradu dan jatuh terseret mengeluar kan percikan api, si pengendara terlempar cukup jauh dan itu berhasil mengganggu peserta di belakang nya.
Itu adalah kedua motor teman Roy yang menghantam aspal, alhasil Roy menghentikan motor nya guna menghindari hantaman motor tersebut dan Ken ia terus melaju mencapai garis finish.
__ADS_1
''sial, bangsatt, bego, gitu aja ngga becus'' maki Roy berapi api.
Karna di pastikan ia kalah lagi kali ini.
.
.
.
bugh.. bugh..
''lo ngga ada kapok kapok nya yah main curang'' Eza menarik kerah baju Roy dan meninju nya membabi buta
''dasar pengecut lo setan emang'' Ali ikut menendang, ia sudah geram sedari tadi.
Alhasil perkelahian sengit tak ter elakan, anggota The King melawan orang orang Roy yang jumlah nya hampir sepadan.
Ken pun tak luput, ia tak mungkin absen dari hal baku hantam seperti ini.
Namun baru beberapa pukulan ia berikan pada Roy suara sirine mobil polisi terdengar menggema.
''sialan, ada polisi cabut gaes'' perintah nya.
The King meninggalkan lokasi tersebut dan membawa teman mereka yang luka luka cukup parah ke markas.
Sedangka Roy yang sudah babak belur, susah payah berjalan menuju motor nya untuk neninggalkan tempat ini tanpa mem perdulikan orang orang nya. Temen dakjal emang ^^
jangan lupa like, komen n favorite yah. salam sayang buat para readers.
__ADS_1