Indigo

Indigo
Isn't?


__ADS_3

Mereka yang disebut pintar, adalah mereka yang tidak melihat apa yang tidak perlu dilihat.


Tidak mendengar apa yang tidak seharusnya didengar.


Dan, tidak berbicara tanpa tahu kebenaran.


Lentera Hujan,


20 Desember 2018


Sedetik usai melihat pajangan baru di mading sekolah, Jean mengalihkan pandangannya pada pintu di samping mading yang perlahan terbuka bersamaan dengan seorang siswa ber-almamater biru tua yang keluar dari sana.


Tanpa mau tahu, gadis dengan gelang tali berwarna senada dengan almamater khas OSIS itu kembali menatap mading di hadapannya.


"Baru dipasang ya?"


Jean mengendikkan bahunya tanda tak tahu.


Sementara pemuda yang tiba-tiba sudah berdiri di sampingnya itu hanya diam menatap aneh.


"Lo murid baru?"


Jean menggeleng. "Lama."


"Ha?"


Jean melirik. "Gue bukan murid baru. Gue murid lama," ketusnya.


Pemuda di sampingnya membulatkan mulut, mengucapkan 'oh' tanpa suara.


Merasa tidak ada lagi keperluan, Jean mulai melangkah meninggalkan mading beserta pemuda yang tidak ia kenal tersebut.


"Eh!"


Belum dua ubin yang Jean tapaki, siswa itu kembali memanggil. Bahkan sedikit berseru, membuat Jean menoleh setelah mendecak cukup keras.


"Apa?" sembur Jean.

__ADS_1


Suara kekehan pemuda itu terdengar jelas di koridor lantai satu yang sudah sepi, mengingat jam pulang sekolah sudah berlalu sekitar setengah jam yang lalu. "Nama gue Krisna Majendra, dan lo?"


Tanpa menjawab, gadis itu berbalik pergi.


Namun, langkahnya berhenti di pinggir lapangan yang berseberangan dengan gerbang utama. Jean berbalik, menatap Krisna yang masih belum beranjak, balas menatap dengan jarak beberapa meter.


"Nama gue Jean. Salken ya."


•••••


Pagi ini, hujan. Jean sebenarnya tidak benci hujan. Tidak juga suka hujan. Bisa dikatakan, sedang-sedang saja.


Lalu apa masalahnya?


Masalahnya, bagaimana cara Jean melewati lapangan yang sebesar lapangan bola itu tanpa setitik air pun membasahi seragamnya? Sedangkan kelas gadis itu tepat berada di seberang sana dan tidak ada jalan memutar.


Akhirnya, mata gadis itu yang terputar.


"Jean?"


"Oh elo." Jean berbalik lagi, menatap lapangan di hadapannya. "Elo siapa ya?"


Krisna mengerutkan keningnya sekilas.


"Lo lupa apa gak ingat?"


"Apa bedanya bego?" Jean bisa merasakan seseorang berdiri di sebelahnya. Siapa lagi jika bukan pemuda dengan almamater khas OSIS Delta Internasional High School.


"Lo beneran lupa sama gue?" tanya Krisna setengah tidak percaya. "Yang kemarin ketemu di depan mading, masih gak ingat?"


Jean memasang mimik seperti berpikir, kemudian menjentikkan jarinya seolah ingat. "Lo pake almamater juga kan kemarin?"


Krisna mengangguk.


"Tapi gue lupa nama lo siapa," lanjutnya kalem.


Pemuda itu menghela napas, namun memilih kembali mengulang perkenalan mereka dengan lebih formal. Dengan sebelah tangan dijulurkan, Krisna menyebutkan namanya.

__ADS_1


"Gue, Krisna Majendra. Wakil Ketua OSIS Delta Internasional High School, dan lo?"


"Jean."


"Nama lo cuma Jean?"


Jean mengangguk, toh namanya memang tidak ada tambahan lagi.


"Beneran Jean doang?"


Jean mendecak. "Emang kenapa? Gak suka?" sahutnya judes.


"Nanya aja sih." Krisna berdiri santai, ikut menatap lapangan yang disertai hujan sedang.


"Gak ke kelas?"


"Ogah nyebrang. Hujan." Jean menjawab singkat.


Krisna mengucapkan 'oh' tanpa suara, lalu melepas jaket almamater biru tuanya dan mengangkatnya setinggi kepala.


"Mau ikut? Kelas gue juga diseberang kok," tawarnya.


Jean tampak menimbang, namun belum sempat berpikir, Krisna sudah menarik pundaknya. Membuat kedua remaja itu kini berada di bawah almamater yang sama.


Lagi-lagi, belum sempat Jean protes, pemuda itu sudah berjalan sehingga mau tak mau Jean ikut menyusul jika tak ingin air hujan yang dingin menyentuh kulitnya.


Tiba di tengah lapangan, Krisna berkata.


"Hujan adalah wujud kesedihan yang sebenarnya. Sebagian orang membencinya. Sebagian lagi menyukainya. Namun, tak ada yang berubah, bahwa hujan akan tetap jatuh walaupun seseorang menahannya."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Sudah punya bayangan gimana rupa Krisna dan Jean?


Aku bebaskan kalian berhalu ria, karena tidak akan ada cast disini.


Itu aja sih hwhw. Lanjut baca gas*

__ADS_1


__ADS_2