
"Sudah mam, relakan dia pergi ...kita doa kan saja."ucap Juan meluk sang istri...
"Yang jadi masalah bagaimana kita menceritakan ke suami nya "ucap Juan mengaruk kepala nya yang tak gatal.
"Iya mas...
"Ada CCTV ...nanti ku berikan ke kalian...cerita kan saja yang sebenarnya " ucap Sandra yang tiba-tiba datang.
"Terima kasih dik, sudah menolong kami "Ucap Juan.
"Sama-sama, tapi jangan dulu pulang ya...saya minta kalau bisa kalian besok pulang " ucap Sandra.
"Lo kenapa ?tanya Juan dan Wandah berbareng.
"Saya takut...pengikut ilmu setan itu datang, karena mereka sangat marah , salah satu dari mereka musnah..."Ucap Sandra..
"Sayang...yang kamu bicarakan itu benar, dengar tidak lolongan anjing.
"ucap Rafi.
"Ia aku mendengar, maka nya mereka pulang nya besok saja, kita tuntas kan malam ini.."ucap Sandra.
"Huufff....bagaimana kamu bisa punya anak sayang....kamu terlalu cape dengan urusan begini, sampai-sampai tak mengurus diri sendiri " batin Rafi dalam hati...
"Maafkan aku kak " batin Sandr yang mendengar ucapan sang suami...
"Kita harus bagaimana dik ? tanya Juan....
"Bantu Saya untuk mengolesi ini Disetiap sudut....,bang Bejo,bang Ucok, bang Theo...tolong oleska kesetiap sudut....jangan ada yang terlewatkan..."ucap Sandra...
"Kita duduk disini kak, sambil berdoa " ajak Sandra kepada Wanda,Juan dan Rafi suami nya...
****
__ADS_1
"O ya...anak-anak "ucap Sandra berdiri diikuti oleh Rafi dan kedua orang tua Febian...
"Ada apa yang ???....
"Kita suruh bibi untuk mengolesi mereka....
Tok...tok...tok...
"BI...
Kreeek....
"Non...bibi takut itu dijendela ada aniing melolong." ucap bibi...
Leo dan Febian yang sudah tertidur terbangun mendengar suara itu...
"Ayo bangun ikut kakak Leo,Febi...
Kedua anak kecil itu dengan cepat berlompat...
Dengan segera bibi menyalahkan lampu dan terlihat anjing itu berdiri kaca jendela kamar.
Melihat cahaya lampu anjing itu langsung pergi...
"Ayo cepat...kita turun...binjangan matikan lampu ya...
"Baik non...ucap bibi gemetar...
"Abang semua.lampu - lampu di nyalakan semua....sampai lampu taman "teriak Sandra...
Saat lampu menyala semua, anjing itu seperti menghindar...
Aaauuuuu....auuuu...
__ADS_1
Salah satu dari mereka memberi aba-aba agar mereka maju...
Dan segerombolan anjing itu maju hendak memasuki rumah...
Dan mereka semua berjatuhan ketanah dengan berlumuran darah...akhir nya semua nya mati...
****
"Akhirnya...ucap Juan...
"Sudah istirahat semua, biar bang Ucok,bang Theo dan bang Bejo yang menjaga rumah "ucap Rafi.
"Jangan dulu kak, lebih baik kita semua tidur kumpul disini,aku belum yakin "ucap Sandra...
"Ada lagi ????
'Entah perasaan ku atau tidak...yang jelas kita istirahat disini semua, ngumpul...sebelum tidur Kita berdoa..."Ucap Sandra..ia merasa hari ini ia lalui sangat panjang sekali...
Tiba-tiba ..
Rumah terasa bergetar ...
"Haa...gempa...ada gempa..kita keluar semua "Teriak Papa .
"Tidak ini bukan gempa, percaya sama Sandra....ini bukan gempa.."Ucap Sandra meyakini...
"Coba lihat diluar jika gempa...kenapa tetangga kita diam saja, ada yang duduk diteras sedang bercakap-cakap "ucap Sandra panjang lebar.
Seisi rumah kebingungan...
Dan rumah pun bergetar kembali...aneh nya para tetangga tidak mendengar seisi rumah Sandra terjadi keributan...
"Percaya sama Sandra, rumah sudah diurapi, kita berdoa...
__ADS_1
"Masalahnya kalau kita keluar , jadi santapan empuk yang ada diatas genteng " ucap Sandra meoihat keatas .