Indigo

Indigo
dingin


__ADS_3

Didalam gelang Giok hadiah pernikahan dari mertua Lian lie..


Melihat cerita dari gelang giok yang kemudian dibuang oleh A Vung dan diketemukan dijalan oleh orang .


Dan gelang itu kmudian dijual kembali...


Lian Lie yang terpenjara dalam gelang giok..terkatung -katung mengikuti kemana orang yang menemukan dan kembali menjual nya sampai akhirnya bertemu dengan Mama Rafi.


"Ha...oo itu penyebab nya kasihan sekali putri cantik ini.."ucap Sandra menatap gelang yang berwarna hijau .terlihat menyalah seperti ada api didalam nya.nyalah membara.


"Mam boleh gelang ini aku pecahkan untuk mengeluarkan mahkluk asral yang terperangkap didalam nya ?tanya Sandra meminta pendapat mama mertua nya sebab ia merasa tak enak hati karena itu pemberian dari sang mama mertua...yang harus dipecahkan


****


"Ya kalau begitu mama juga takut ada apa-apa sama kamu , menurut kamu benar...mama tidak melarang " ucap sang mama mertua melihat anak mantu nya itu,merasa tak enak hati setiap pemberian dari nya selalu bermasalah.


Tidak ingin terjadi hal-hal yang ta diinginkan, Sandra mengolesi gelang giok itu dengan minyak urapan sambil berdoa dan membanting gelang.dengan sekuat tenaga.


Praannng....


Gelang Giok itu pecah dan mengeluarkan asap dan abu.


Terlihat wujud seorang putri dari negri C itu, seorang putri jaman dulu yang berpakaian ala Putri bangsawan yang sangat cantik ...


"Terima kasih telah mengeluarkan aku " ucap nya...


Tiba -tiba...

__ADS_1


Sreeennnngggg....


Sandra,Rafi dan kedua orang tua Sandra terkejut datang seorang Pria yang berpakaian seperti seorang rakyat jelata menghampiri kami.


"Phong Wo...teriak Lian Lie gembira.


Ia menghampiri Phong Wo dan mereka kemudian saling berpelukan...


"Kisah cinta seperti Romeo dan Juliet "batin Sandra sambil menghapus air mata nya yang jatuh perlahan.


****


"Terima kasih, berkat kamu kami bisa berkumpul kembali " ucap Phong Wo memeluk sang kekasih hatinya .


"Terima kasih " ucap nya berbareng sambil menundukkan kepala.


Dan mereka pergi dengan bergandengan tangan sambil tersenyum bahagia...karena kebahagiaan telah menanti mereka.


"Maaf ya nak, sudah dua kali terjadi seperti ini " ucap Mama mertua Sandra tak enak hati.


"Tidak apa - apa mam,toh mama tidak tahu jika bisa terjadi seperti ini " ucap Sandra menenangkan...


"Ya sudah, ayo kita sarapan " ucap Mama sambil keluar dau kamar


"Aku terharu sekali yang melihat Phong Wo dan Lian Lie" ucap Rafi sambil memeluk sang istri .


"Ia aku juga, sampai menangis...

__ADS_1


"Aku terlahir indigo merasa bersyukur bisa menolong mereka yang memerlukan bantuan ku " ucap Sandra menghapus air mata nya..


"iya ...benar itu, walau kadang kehidupan pribadi kita tidak kita hiraukan " ucap Rafi..


"Iya..itu sudah menjadi takdir kita sayang " ucap Sandra mencubit pipi Rafi.sambil tertawa mereka keluar dari kamar...sarapan...


Tiba - tiba..


"Kak cium sesuatu ga ? tanya Sandra.


"Cium kamu belum mandi " ucap nya asal...


"Ih kakak ini bukan bau bangkai...tapi dimana ya ? tanya Sandra mencari-cari.


Mencari dan mencari ,tapi tidak menemukan..


"Akh bener ga ketemu salah kali "batin Sandra dan berlalu....


"Kak, nanti pulang ya...


Rafi terlihat hanya diam saja...


"Kak...ucap Sandra menyentuh pundak Rafi dan terasa dingin...


terimakasih sudah mau mampir .


maaf keun bila aku salah

__ADS_1


__ADS_2