Indigo

Indigo
Makhluk kepala


__ADS_3

"Ya sudah, kalau mau kamu begitu " ucap Mama Rafi..


"Tapi kamu harus sering main kerumah " ucap nya.


"HM...iya mam....makasih ya mam" ucap Sandra langsung memeluk nya.


"Ayo kita makan, cari restauran yok " ajak Mama.


"Ayo...jawab mereka serentak..


Mobil berjalan perlahan mencari restauran terdekat.


Tiba - tiba ..


"Ahhhh....jeritan Sandra membuat mobil yang dibawa Rafi berhenti mendadak...


"Ada apa sayang ???


"I..itu ada orang kepala buntung berjalan, tapi ii..i.itu kepala nya dibawa-bawa, seperti bawa barang belanjaan " ucap Sandra terpatah-patah.


"Haaa....teriak Rafi.melihat kearah yang ditunjuk Sandra.


Sedang kedua orang tua Rafi melihat kekanan dan kiri.


"Dimana ?...tanya mereka


"Orang itu kenapa ? tanya Sandra...sambil membuka pintu .


"Mau kemana yang ? tanya


Rafi melihat Sandra hendak turun.


"Mau tanya mahkluk itu " Sandra menjawab dengan santai.


"Ih...sayang ga usah ditanya lah " ucap Rafi merinding .

__ADS_1


"penasaran aku kak....


"Ko kepala nya dibawa -bawa seperti itu,bukan nya di atas kepala


"ucap Sandra penasaran .


"Huuuffff....payah indigo satu ini" batin Rafi menyerah dengan kemauan Sandra.


Mengalah akhirnya Rafi memutuskan untuk turun dan mengikuti sang istri.


"Mas...mas "teriak Sandra dengan berani menghampiri nya..


Mahkluk yang kepala nya bukan ditempat nya dan selalu dibawa -bawah dengan tetesan darah menetes,seperti memegang plastik menengok Sandra.


Badan masih menghadap kedepan ,kepala yang dipegang dengan tangan kanan memutar kan kepala nya...


Dengan melotot, pandangan mata yang sangat seram.melihat Sandra tak senang.


****


"Saya mau tanya, ko kepala nya dipegang-pegang begitu, tidak ditempat nya ? tanya Sandra penasaran....


"Saya dipenggal waktu jaman nipon "ucap nya...


Hihihihihi ...


Glek...


Sandra menelan Saliva nya ...


Dan mahkluk itu pun kembali berjalan, entah apa yang dicari ...


"Kan sudah dibilang jangan ditanya " ucap ucap Rafi juga menelan Saliva nya mendengar perkataan makhluk itu.


Sambil berjalan , kepala yang masih dipegang nya melihat ke arah Sandra dan Rafi...tajam.

__ADS_1


Ia berjalan meningalkan tetesan darah dimana-mana...


"Kalian lihat apa sih ?tanya Mama melihat kedua orang yang disayangi nya.


"UPS ...ucap Sandra menutup mulut nya...


"Tidak ada apa-apa mam "Jawab Sandra dan Rafi berbarengan.


Dan mobil kembali berjalan mencari Restauran...


"Itu..tuh rumah makan, seperti nya ramai..."ucap sang Mama.


Tetapi dari luar Sandra melihat aura yang tak enak didalam rumah makan itu..


"Kenapa ya rumah makan yang ramai selalu seperti ini "tanya Sandra dalam hati..


"Kaya nya jangan deh mam, ada aura mistik nya " ucap Rafi sambil melihat waja sang istri yang sudah berubah.


****


"Terserah kamu nak, mama sudah lapar ni ....


"Nah ini bersih mam..."ucap Rafi melihat rumah makan yang tak terlalu ramai..


Memasuki sebuah rumah makan dan memilih menu yang mereka ingin kan...


Sandra melihat seorang anak kecil yang selalu menangis digedongan sang ibu .


"Ah kasihan anak itu, pantas menangis terus....dia ketempelan " batin Sandra...


Merasa kasihan Sandra menghampiri nya...


Kali ini Tadi hanya diam saja dan memperhatikan dari jauh.


"Mba anak nya kenapa ? tanya Sandra...

__ADS_1


"Tidak tahu mba...dari kemarin nangis terus, sampai-sampai saya tidak tahu harus bagaimana,ke dokter bilang anak saya sehat " ucap nya bingung...


terimakasih sudah mau mampir


__ADS_2