
"Den .."teriak bibi...
"Febi...nak kenapa kamu keluar...ucap Juan menahan sang anak.
"Mama, Pap...jangan sakiti mama ku..cukup kamu sakiti aku..kamu pukuli aku dan jadi kan aku pengamen " teriak Febi.
"Lepasin mama....lepasin...teriak Febi histeri.
"Sudah nak "ucap Juan sambil memeluk sang anak dan menangis.
"Mama , Pap...mama kesakitan " ucap Febi ucapan nya terdengar dewasa...
"Febi...ikut bibi ya kedalam , percaya deh mama pasti selamat "bujuk Sandra...
"Tapi kak .."ucap Febi ragu ..
"Iya nak, ini urusan orang dewasa, kamu kedalam ya sama bibi "bujuk Juan tak ingin anak nya kenapa-kenapa .
"BI , bawa Febi kedalam "Perintah Sandra memberi isyarat kepada bibi.
"Iya non, bibi kunci pintu nya " bisik bibi...
"Ayo den...mama pasti selamat, kita didalam harus berdoa...ya...ayo sama bibi ...
****
Sandra dan Rafi sedang konsentrasi ada apa dalam tubuh wanita ini...
Pemuja setan yang sangat kejam, ia akan mengorbankan siapa pun demi yang diinginkan nya...
__ADS_1
"Cuma ada 1 cara " ucap Sandra sambil berjalan menghampiri Juan.
"Maksud nya yang....???tanya Rafi tak mengerti....
"Rayu dia dan cium dimulut, anda harus bisa meletakkan ini dimulut nya" ucap Sandra sambil memberikan botol minyak urapan itu setengah berbisik.
"Haa...aku...Juan menatap Sandra bingung..
"Ya kamu,sebab hanya kamu yang diinginkan nya...
"Demi istri mu, lihat ia hampir mati " ucap Sandra masih setengah berbisik.
"Baik lah " ucap Juan ketika melihat sang istri terlihat pucat
"Kamu harus rela , kamu harus mencintai Tia, sebab Tia sangat mencintai mu "ucap Sandra sengaja mengeraskan suara nya...
"Aaa...kamu " Wandah menatap Sandra marah...
"Ah yaaa...kalau dipikir memang kamu yang paling cantik Tia..."ucap Juan mulai serangan nya..
****
"Masss...."teriak Wandah.
Tetapi rupa nya Tia tak gampang dibohongi.
"Aku tahu kamu ingin menjebak ku kan. "ucap nya menatap Juan intens.
"Sebenar nya aku tuh sudah lama mencintai mu, tapi karena sudah ada Febi aku pendam rasa itu " ucap Juan memasang muka kasihan...
__ADS_1
"HM...aku tak percaya apa bukti nya ???...
"Oh kamu mau bukti ??? "ucap Juan merasa ditantang.
"Ya..aku perlu bukti " ucap Tia merasa sedikit tersanjung.
"Baik...kalau kamu ingin bukti ,lepaskan ia, mari kita bercinta disini " ucap Juan menatap mesra.
"Maksud mu...Tia merasa diawan-awan.
"Aku ingin mencium mu dan bercinta dengan mu " ucap Juan mendekati dan memegang tangan Tia...tangan yang tadi mencekik Wandah ia lepaskan .
Juan memegang tangan Tia dan tangan kiri nya memeluk pinggang Tia...
Tia merasa ia sudah menang, ia pikir ajian yang sudah ia ucap kan berkali-kali sudah mengenai diri Juan.
"Boleh aku.mencium mu " ucap Juan setengah bergetar menahan jijik melihat adik ipar nya itu.
"Masss....kamu sadar...mas..sadar " teriak Wandah berusaha untuk berdiri.tetapinia sangat lemas .
Rafi dan Sandra datang membantu nya untuk berdiri....
"Lepaskan aku....kamu bukan membantu ku.malah berpihak pada nya " jerit Wandah sambil menangis.
"Bang Theo,tolong bawa mbak Wandah kedalam, saya akan memeriksa nya " ucap Rafi...
"Tidak...tidak ...lepaskan aku " jerit Wandah ...
"Mas....sadar mas...kamu sudah masuk dalam ajian santet ia masss " jerit Wandah...
__ADS_1
Hi guys....mampir dinovel ku ya..
like,comnd dan vote nya dung biar author semangat...terima kasih