
"Tidak apa-apa selama kami bisa membantu " ucap Papa...
"Untung kami bertemu dengan dik Sandra " ucap Juan dan Wandah mengikuti nya...
"Itu sudah rencana Tuhan "ucap papa...
"Sekali lagi terimakasih sudah menolong anak kami dan Kami sekeluarga .kami ingin pamit.salam kami buat dik Sandra dan suami nya, "ucap Juan berjalan
"Bilang terima kasih ke opa Febi...ucap Juan..
"Om febi.pangil om Leo juga pangil om "ucap Febi dengan polos...
Juan mengaruk kepala nya yang tak gatal...
"Leo itu adik nya Sandra. kami dapat karunia setelah sekian tahun Kami menunggu "ucap papa tak ingin memberitahu jika Leo anak angkat...
"O begitu om, saya pikir Leo anak dik Sandra " ucap Juan tersenyum.
"Tidak apa-apa "ucap papa ikut tersenyum .
"terima kasih om...ucap Febi sambil Salim dengan papa...
"Sama-sama....kalau libur main sini,pasti Leo senang " ucap papa..
"Febi mau pulang "teriak Leo berlari dari kamar...
"Iya...nanti kalau aku libur, aku main kesini "ucap Febi...
Dan keluarga Juan pun kembali kerumah nya ,didalam perjalanan Juan memikirkan cara untuk menjelas kan ke suami Tia....
__ADS_1
****
Pukul 12.00 Sandra dan Rafi terbangun...
"Hoooam...aku tertidur lelap sekali "batin Sandra menatap sang suami yang sedang mengucek mata nya...
"Sayang...kita tidur lama sekali...
"Iya...sampai kesiangan....
setelah mereka mandi dan berganti pakaian....
"Kalian sudah melewati sarapan dan makan siang " ucap Mama...
"Ayo cepat makan nak ...
"Iya mam...Juan dan keluarga nya sudah pulang mam ?...
"Kak...pangil Leo sambil memeluk Sandra...
"Sudah makan dik ?.
"Sudah..kakak Sandra dan kak Rafi terlambat makan nya..
"Hehehe...."tawa Sandra melihat adik nya...
"Yang semalam dapat telefon dari Belanda , kamu dibutuhkan disana, ada beberapa file yang mencurigakan , jadi mereka mengharapkan kedatangan mu, bagaimana ?tanya Rafi memandang Sandra..
"Iya nak, kembali lah kesana,sekalian kalian bulan madu.nanti kalau ada apa-apa , kami kesana "ucap Mama.
__ADS_1
"Menurut kakak ?tanya Sandra, ia bertanya seperti itu karena manghargai Rafi sebagai suami nya..
"Ya terserah kamu, cuma kamu jangan terlalu cape sayang...aku cuma bisa dampingi kamu paling 1 bulan...cuti ku hanya tinggal 1 bulan "ucap Rafi...
"Dan mama berharap kamu pulang ,mama sudah mendapat kabar baik "ucap Mama santai
****
"Kabar baik apa mam ? ycap Sandra polos...
Rafi mengaruk kepala nya yang tak gatal...
"Hadeww....istri ku pintar tapi polos amat "batin Rafi geleng-geleng kepala.
"Maksud nya kabar baik, mama sudah mendapat kabar jika kamu sudah hamil " ucap Mama tersenyum...
"O....
"HM hanya O...."ucap Rafi menepuk dahi nya...
"Hahaha...sabar Rafi...indigo polos " ucap Mama sambil berlalu dari ruang makan dengan mengendong Leo....
"Iya sayang, bagaimana bisa punya anak jika kamu lelah ? ucap Rafi memandang Sandra...
"Kak...bagaimana kalau kakak berhenti jadi dokter, jadi assisten ku.jadi kemana aja kita berdua...kalau kakak disini, aku disana.kapan ketemu kak "ucap Sandra merayu...
"Iya..ya...kapan jadi anak nya "batin Rafi ...
"Akan aku pikirkan, sebab jadi dokter sudah cita-cita ku " ucap Rafi....
__ADS_1
Sandra melihat bibi sedang menyapu debu para mahkluk asral itu...
"BI...itu abu nya jangan dikubur , buang di air ya....biar hanyut dan tak menjadi satu "ucap Sandra