Indigo

Indigo
selesai


__ADS_3

Mahkluk asral itu berdiri tegap dihadapan Sandra.


Yang lain terlihat berdiam diri , tunggu aba-aba dari pakpe..dengan memakai masker.


Sandra sedikit gemetar , tapi berusaha untuk tegar ...


"Flasback *


"Kita pancing mahkluk asral itu, Sandra kail nya...


"Sandra duduk disini ,hingga ia datang..


Tapi....


"Tapi....apa Pakpen " ucap papa ,Rafi ,mama dan Sandra berbareng.


"Jika mahkluk asral itu datang, Sandra tidak boleh menatap mata nya,...


"Terus..."tanya Sandra penasaran..


"Mahkluk asral itu.pasti akan menyuruh mu.untuk menayap mata nya...jika kamu melihat mata nya, kamu.akan menuruti semua ucapan mahkluk asral itu.


"Agar kami tidak terpengaruh oleh mahkluk itu, jangan lihat mata, hanya terbatas hidung saja..


"Oh begitu ...


Seperti pesan dari Pakpend..


Ia menatap Raja mahkluk asral itu,tapi tidak melihat mata nya ....


"Sayangku...kamu tak menyambut aku datang sayang "rayu nya..


"HM....kamu darimana sayang "ucap Sandra setelah mendapat tanda dari Pakpen , dan semangat dari Rafi .


untuk Segera beraksi...


"HM....cantik sekali kamu sayang hari ini "ucap nya...


"Untuk kamu aku harus cantik "Ucap Sandra , mau berdiri tetapi kaki nya gemetar.

__ADS_1


Sedangkan Rafi menahan marah melihat rayuan mahkluk itu ...dan kasihan melihat Sandra.ia tahu jika kaki Sandra gemetar...


"Grrrr ......mahkluk asral itu seperti mulai curiga...ia menatap sekeliling nya...


"Ada apa sayang "tanya Sandra berusaha merayu...perlahan bangkit mendekati mahkluk asral itu...


"Aku seperi mencium manusia..."ucap nya terlihat.dwngan mata memerah...


"Aku kan manusia " ucap Sandra santai....


"Akh....kamu lain sayang , manusia yang bisa melihat saya dan cantik "ucap nya merayu


"HM....masa...apa iya aku cantik " ucap Sandra mengambil cermin...


"Ah ternyata sayangku benar ...aku cantik "ucap nya lebih dekat...


"Betul sayang kamu cantik "memegang dagu Sandra ingin mencium nya...


Tiba-tiba ia merasakan aneh terhadap Sandra...


"Kamu....


"Saya tahu kamu hamil...


ha...ha...ha...ha....kamu pintar sekali, membawa makanan untuk saya...


****


Mendengar itu Rafi berdiri, papa mencegah Rafi.sebab belum mendapat aba-aba dari Pakpen.


Lewat tatapan mata yang ingin menangis Rafi menatap papa, memohon tangan nya dilepas.


Tatapan papa tetap kekeh, tak ingin melepaskan tangan Rafi.


Rupa nya Pakpen sudah memberi isyarat ke Sandra agar bergerak perlahan...


Walau pun takut, dengan memberanikan diri , Sandra berjalan perlahan menghampiri mahkluk asral itu...


"Aku tidak tahu jika aku hamil, coba kamu periksa perut aku " ucap Sandra.

__ADS_1


Sedangkan di ujung sana terlihat Rafi melotot mendengar ucapan Sandra...


"Apa iya tak sadar jika membahaya kan calon anakku "batin Rafi melotot.


****


Dengan tersenyum licik, mahkluk asral itu menghampiri Sandra dan membuka baju Sandra perlahan...


Melihat kulit Sandra yang mulus membuat mahkluk asral itu menelan air liur nya ...


Dengan tersenyum licik...semakin tinggi mengangkat baju Sandra..


Tiba - tiba...


Byuuurrrr..


Sandra menyiram minyak itu sambil berdoa...


"Akk.....akh....panas....kamu kurang ajar "teriak nya hendak mencekik Sandra...


Dengan cepat Pakpen menarik mahkluk asral itu sambil berdoa...


Akhirnya mahkluk itu pecah menjadi seperti serpihan kaca ...


"Alhamdulilah...


"Puji Tuhan "ucap seisi rumah berbareng.


Menarik nafas lega , sebab permasalahan nya sudah selsai.


Rafi menghampiri Sandra dan memeluk nya...


"Kamu ga apa-apa ? "tanya Rafi.melihat wajah Sandra yang pucat .


like,cmnd dan vote nya dung.


biar author semangat ...


terima kasih sudah mampir di novelku

__ADS_1


__ADS_2