Indigo

Indigo
berkunjung 2


__ADS_3

"Ada apa Rita "ucap Juan..


"Ada pak John Squed, dari perusahaan JS group , ingin bertemu dengan anda ...


"Oh ya, saya memang sudah berjanji dengan nya, suruh persilahkan masuk " ucap Juan..


Beberapa menit kemudian John masuk kedalam ruang Juan.


Tok...tok...tok.


"Masuk...


"Pagi.pak Juan " ucap papa Sandra santai.


"Ah pagi pak, eh saya 0angilnpak atau om ya,mengingat anda dulu teman akrab papa saya " ucap Juan tersenyum ramah...


"Terserah kamu..mau panggil om juga tidak apa-apa " ucap papa melihat ruangan Juan.


"Tidak berubah sedikit pun sejak papa mu meninggal....


"Oh ya...apa kabar mama mu, sehat ?.


"Alhamdulilah sehat om, tapi mama lebih memilih dikampung " keluh Juan...


"Begitulah Juan orang tua, ia memilih hidup damai dikampung " ucap papa tersenyum..


"Iya om ..oh ya bagaimana proyek kita om ? ucap Juan mengingatkan.

__ADS_1


"Kamu sudah menyetujui kesepakatan kita,om menunggu kamu kapan akan dikerjakan ? tanya papa.


"Bagaimana kalau Minggu depan om ? ucap Juan terlihat sedih..


"Boleh...om tahu kamu anak muda yang sangat pintar , tapi kalau om boleh tahu.


"Kenapa harus menunggu Minggu depan , tidak mulai dari sekarang dan om lihat kamu terlihat sedih ? pancing papa, agar Juan mau bercerita.


"Begini om...ucapan Juan terhenti saat tangan papa , memberi tanda untuk nya berhenti berbicara.


Saat Juan.


"Apa ini wanita yang dimaksud Febi " batin papa dalam hati...


Tanpa sengaja mata papa melihat keluar, karena pintu terbuka . ia melihat wanita dengan baju kekurangan bahan dan berdandan menor.berjalan memasuki ruangan Juan...


"HM airmata buaya "batin papa melihat kelicikan diwajah perempuan menor itu .


****


"Andai Sandra ikut mungkin ia bisa melihat jika wanita ini memakai sesuatu dibadan nya "batin papa.


"Aku yang tidak mempunyai Indra ke 6.bisa merasakan aura yang jahat pada wanita menor itu " batin papa.sekali lagi papa hanya dapat berbicara dalam hati.melihat aura jahat pada diri wanita itu.


"Aku sudah mengirim orang untuk mencari nya dik " ycap Juan merasa risih dan tak enak hati dengan kelakuan adik ipar nya ini, yang mengelus pundak Juan..


"Dik, sudah tidak enak seperti ini, aku sedang ada tamu " ucap Juan.

__ADS_1


"Tidak apa-apa toh mas,sama adiknya sendiri " ucap nya masih dengan gaya genit mengelus-elus pundak Juan sambil mulut komat Kamit...


"Ia tapi sebentar ya sayang, aku ada tamu " ucap Juan melemah, karena Juan sudah dalam pengaruh santet adik ipar nya.dalam pandanganya, yang disebelah nya itu adalah sang istri.


Papa mengelengkan kepala,melihat ada yang tidak beres dengan Juan...


Dengan cepat papa berdoa...


Juan tersadar...


"Dik bisa keluar, aku ada tamu "bentak Juan merasa malu ...


Alangkah kaget adik ipar nya Juan ,tapi ia masih berusaha santai.


"Kalau begitu nanti aku kesini ya mas,jam makan siang " ucap nya genit .


****


Ingin rasa nya papa tampar wanita jahat itu, tapi ia harus bersabar melihat situasi yang tak memungkinkan ...


"Maaf om, adik ipar saya memang begitu....


"Saya ingin berbicara , tapi jangan disini.sebab dinding bisa mendengar " ucap papa setengah berbisik...papa masih melihat wanita menor itu sedang mengguping.


"Dimana om kita bisa bicara ?jawab Juan...


"Dirumah om jika berkenan "ucap papa...

__ADS_1


thanks all...sekali lagi thanks all


__ADS_2