Indigo

Indigo
Gol 3 kali


__ADS_3

"Terima kasih ya Bu Sandra dan pak Rafi" ucap polisi itu berkali-kali.ketika mobil Sandra dan Rafi sampai didepan rumah polisi itu


"Sama-sama pak" ucap Sandra tersenyum.


Setelah sang polisi itu memasuki rumah nya.


Mata Sandra melihat sekeliling rumah polisi itu..


"Jalan mang " ucap Rafi.


"Sayang jangan-jangan besok polisi itu menghubungi mu "ucap Rafi.


"Ngapain ? tanya Sandra polos.


"Ya..contoh kejadian tadi...ucap Rafi memandang gemas sang istri yang begitu polos...


"O..


Rafi mengelengkan kepala mendengar sang istri hanya menjawab O...saja.


"Yang itu apa ya, sepertiii "ucap Sandra menunjuk kesebuah atap rumah.sang polisi dari kejauhan sambil menelan Saliva nya


"Ha burung gagak....


"Mang berhenti dulu...balik kerumah pak polisi tadi " perintah Rafi..


"Baik tuan " ucap Mamang memutar balik kan mobil.

__ADS_1


"Sayang umur memang ditangan Tuhan, tapi bila kita bisa mencegah kejahatan manusia.bukan berarti menyalah guna kan " ucap Rafi.


Setelah mobil berhenti didepan rumah polisi itu.


"Yuk kita lihat ada apa dengan polisi itu " ucap Rafi memegang kedua tangan istri nya agar segera konsentrasi .


Ternyata Ibu dari pak polisi yang sudah tua dan sakit-sakitan meningal dunia...


"Oh ini baru, umur ditangani Tuhan "ucap Rafi sambil mengaruk kepala yang tak gatal.menahan senyum nya


"Huuuu..."Teriak Sandra tertawa.


Setelah sampai dirumah,Sandra dan Rafi disambut oleh kedua orang tua Sandra...


"Hallo sayang, gimana bulan madu nya ?


"Mama sudah dibuatin cucu belum ?tanya sang Mama beruntun.


"Hallo anak papa apa kabar ? tanya papa sambil memeluk anak kesayangan nya itu .


"Baik Pap...ucap Sandra .


"Raf gimana sudah gol berapa kali ? tanya Papa asal disambut sebuah cubitan oleh sang Mama.


****


"Baru tiga kali Pap " jawab Rafi asal .

__ADS_1


"Ko bisa Raf ???...


"Kaya papa ga tau aja,nasip orang indigo " ucap Rafi memasang wajah memelas.


Hahahaha...tawa papa terdengar mendengar jawaban dari sang anak mantu nya..


"Kapan dapat cucu nya ni,kalau begitu cara nya , gol baru tiga kali " ucap Papa sekali lagi asal.


"Haa...Pap, Rafi ga main bola ko " ucap Sandra dengan polos.


Hahahahahahah ....semakin tak tahan Papa mendengar sang putri semata wayang nya itu berbicara.


"Huk...huk..huk...sang Mama sampai tersedak mendengar nya.


"Minum mam " ucap Sandra memberi air minum sang Mama.


"Kenapa sih pada ketawa " ucap Sandra cemberut melihat sang Papa dan suami nya tertawa terbahak-bahak.


"Rafi...istri mu boleh pintar, die bisa memimpin perusahaan dua sekaligus, tapi masalah begini.polos nyaaa minta ampun " ucap Papa masih tertawa terpingkal - pingkal sambil memegang perut nya yang sudah terlihat agak membuncit.


"Tau ah ga ngerti " ucap Sandra sambil berjalan memasuki kamar nya...


"Raf, Sandra polos karena kebanyakan belajar jarang keluar seperti anak-anak yang lain.teman punya banyak, tapi ia milih-milih dengan indigo nya..ada manfaat nya juga ia tak terjerumus pergaulan bebas, sisih lain jadi anak polos " ucap Papa melirik sang Mama yang terlihat masih sedikit terbatuk-batuk.


***


RAfi hanya tersenyum mendengar cerita sang mertua nya itu...

__ADS_1


"Didik kan Mama mu perlu dianjungkan jempol "ucap Papa sambil mengelus sang Istri.


"Wajar pap,Mama menjaga ketat Sandra,ia cantik perpaduan Mama dan Papa.."Ucap Rafi...


__ADS_2