
"Terus berdoa "ucap orang itu...
Selama perjalanan Rafi tak henti-hentinya berdoa meminta pertolongan dari yang maha Kuasa.
Tangan dan kaki Sandra sudah kembali menghangat ..tetapi mata nya masih terpejam...seperti orang tidur.
"Sayang...bangun.kamu jangan bikin aku takut "ucap Rafi sambil memeluk dan mencium istri nya berkali-kali.
Sesampai dirumah, Rafi mengendong Sandra ...hingga masuk kedalam kamar.
"Astaga...ada apa dengan Sandra nak "tanya mama terkejut.mengikuti Rafi masuk kedalam kamar.
"Nanti Rafi cerita mam, sekarang Rafi mau ambil alat kedokteran dulu "ucap nya menghampiri meja kerja nya dan mengambil peralatan kedokteran.
Rafi cek denyut nadi , tekanan darah dan memasang infus untuk Sandra...
Selesai semua, Rafi berdiri dan menghampiri dokter Indra dan teman-teman nya.
"Maaf saya tinggalkan, karena saya harus menangani istri saya dulu " ucap Rafi terlihat sedih.
"Tidak apa-apa Rafi bagaimana dengan denyut nadi dan tekanan darah nya "ucap dokter Indra..
"Semua normal...
"BI...tolong bersihkan badan Sandra dan gantikan bajunya..."teriak Rafi.
"Baik tuan...jawab bibi dengan setengah berlari masuk kedalam kamar Sandra.
__ADS_1
"Ada apa sebenar nya ini Rafi ? tanya papa tak sabaran.
Dengan menarik nafas panjang dokter Indra menceritakan kejadian nya.
"Ya Tuhan, sabar ya nak , ini ujian yang harus kamu hadapi dengan tabah , yang sabar ya "ucap Mama menangis.
****
Rencana akan ke Belanda hanya tinggal rencana.
Sudah 3 Minggu Sandra belum sadarkan diri...Papa yang sudah tua , harus bolak balik Jakarta Belanda untuk mengurus perusahaan peninggalan Steve.
"Malam mam " sapa Rafi lesu, ia baru pulang dari rumah sakit.setiap pulang kerja hanya mendapatkan sang istri yang belum sadarkan diri...layaknya seperti orang yang tertidur.
"Malam Rafi...ayo langsung makan ya "ucap Mama kasihan melihat Rafi.
Rafi membuka pintu kamar dan memandang sang istri yang tertidur panjang.
"Yang kamu kapan sadar, kamu tidak kasihan sama aku "ucap Rafi sambil menghapus amata nya yang sudah mulai menetes.
Sementara Sandra yang terkurung hanya bisa berharap ada yang membantu Rafi untuk mengeluarkan diri nya. Sementara Sandra tak dapat menghubungi Rafi lewat mata batin nya, karena sang Raja masih berada disitu.
Ia masih menutup hidung dan mulut nya.
Raja mahkluk asral hanya bolak balik mencari keberadaan Sandra.
"Kemana Ratu ku " ucap.nya mondar mandir..
__ADS_1
"Kalian semua mencari 1 wanita saja tidak becus, cari sampai dapat."bentak Raja.oara pengawal itu pun keluar kembali mencari dimana keberadaan nya.
****
Tanpa sadar mata Rafi melihat minyak itu diatas nakas...
"Ya Tuhan..aku sampai lupa...
Dengan segera Rafi membalur minyaknitu keseluruh tubuh Sandra...
Lalu ia berdoa..
Rafi tetap membalur keseluruh tubuh Sandra sambil berdoa.
Dan akhirnya badan Sandra merespon itu..
"Yang... aku tahu kamu disana.... kamu pasti bingung mau keluar dari penjara Raja itu...berdoa sayang...ayo berdoa "ajak Rafi...
Walau cuma sebentar, Sandra merespon ucapan Rafi.walau hanya gerakan jari nya saja.
"Kamu mendengar ucapan ku???..
"Ayo kita berdoa sayang "ajak Rafi.
Masih seperti tadi, Rafi membalur kembali minyak itu sambil berdoa....
Perlahan tapi pasti kaki Sandra bergerak , Perlahan kemudian tangan nya.mulai bergerak....
__ADS_1
"Sandra...yang...kamu sudah buka mata