Indigo

Indigo
memancing


__ADS_3

"Kalau nyawa calon anak saya yanh jadi taruhan nya, lebih baik tidak usah pak...


"Apa tidak ada cara lain ? 'tanya Rafi sedikit marah....


"jika tidak kita hanya menunggu mereka datang dan mengusir nya...


"Hanya itu,....


"Memang nya kenapa pakpend ko calon cucu saya taruhan nya "tanya papa heran...


"Rencana saya , Sandra buat pancingan, agar mahkluk asral itu mau keluar di hadapan kita "ucap Pakpen.


"Tapi jika mahkluk itu tahu Sandra sedang hamil, ia akan menyedot janin di perut Sandra ...ucap nya membuat orang yang mendengarkan nya merinding.


"Apa ia belum mengetahui nya pakpen ??tanya Rafi penasaran...


"Untuk sementara belum...karena saya sudah menjaga tubuh Sandra , agar mahkluk itu tidak mengetahui nya ..


"Jika mendekat , mungkin ia akan mencium dan mengetahui Sandra sedang hamil.."Oleh sebab itu saya bilang janin yang jadi taruhan nya...


"Ya TUHAN...pekik Rafi ..


"Bagaimana....jika saya terserah anda semua "ucap pakpend merasa tak enak hati dengan usul nya...


"Apa tak ada jalan lain pak ? " tanya Rafi sedih...


Pakpend hanya geleng - geleng kepala...


"Saya akan mencari jalan keluar nya ..."ucapnya sambil berdiri dan pamit pulang ...


Papa berdiri dan mengantar nya ke luar...


"Terimakasih pak bantuan nya ,kami tunggu "ucap papa .


"Sama - sama , permisi ...

__ADS_1


****


Keesokan hari nya pakpen datang lagi.


"Pagi semua...


"Pagi pak ...


"Boleh saya ikut gabung ...


"Silahkan ...ucap papa dan Rafi...


"jika mahkluk itu kita pancing pangil dirumah bagaimana ?...


"Supaya kita tak usah jauh-jauh masuk hutan ...


"Baik pak kalau menurut bapak baik "ucao Rafi pasrah dengan keputusan Pakpend.


"Baiklah.kutanlaksanakan hari Kamis malam Jumat, Minggu ini...ucap Pakpen melihat Rafi dan papa...


"Tak lupa kita berdoa ya , agar kita semua selamat dari para mahkluk asral itu.


"Baiklah...Kamis saya akan datang...


Setelah Pakpend pamit , terlihat ketegangan di wajah papa dan Rafi..


"Sudahlah...jangan tegang, kita berdoa meminta bantuan dari yang maha Kuasa "ucap Mama datang dari dalam.


"Iya mam....


Hari yang dinanti tiba , pakpend yang sudah datang.langsung memerintah untuk setiap sudut di doa kan...


Dan ia segera fokus berdoa


Para Bibi dan Leo di sembunyi kan di kamar Leo...

__ADS_1


Kamar itu telah di pageri oleh doa.


Sehingga Leo dan para bibi aman.


Pakpend fokus untuk memangil mahkluk asral itu dan Sandra sebagai pancingan nya .


Sandra yang sudah diberi minyak dan mengengam minyak itu, serta di doa kan duduk dengan santai.


Sandra duduk bersila di bawah dekat pakpend...


Angin bertiup perlahan ...


Perlahan dan pasti angin itu bertiup dengan kencang


Hingga barang-barang yang ada di dalam rumah berhamburan...


Dengan saran Pakpend Sandra berdandan menor...untuk memancing mahkluk asral itu...dan terdapat bunga 7 rupa . serta wangi bunga kenang ....


****


Angin bertiup semakin cepat, bahkan seperti angin puyuh ...


"Yang lain fokus berdoa....jangan sampai terbawa angin itu...


Serentak se isi rumah kembali fokus berdoa..


Ada yang tidak fokus mereka terbawa angin entah kemana...


Sandra santai , karena ia yang di inginkan , Angin itu tak menyentuhnya sama sekali.


Ia memandang Rafi, dengan bahasa isyarat , mereka saling menguatkan...


Sampai datang angin seperti angin puyuh , angin itu hanya berputar - putar di depan Sandra...dan berhenti , Datang mahkluk asral itu...


Terima kasih sudah like, cmnd .

__ADS_1


tambahin vote dung biar author semangat


__ADS_2